alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Tepati Janji, Dinas PU-CKPP Tambal Sulam Jalan Berlubang

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Menindaklanjuti hasil audiensi dengan masyarakat Songgon, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi (PU-CKPP) melakukan pengerjaan tambal sulam jalan berlubang di sepanjang ruas jalan utama Rogojampi–Songgon kemarin (3/11). Satu truk berisi material aspal dan delapan pekerja diterjunkan untuk menyelesaikan perbaikan jalan tersebut.

Plt Kepala Dinas PU-CKPP Danang Hartanto menyampaikan, bahwa ini merupakan bentuk keseriusan dan kepedulian dari Dinas PU-CKPP untuk segera memperbaiki jalan yang rusak di Desa Songgon. ”Sementara kami tambal terlebih dulu, yang terpenting kondisi jalan kembali normal. Pengerjaan tambal sulam berlangsung selama dua hari, mulai hari Senin dan Selasa ini,” ujarnya.

Danang menambahkan akan dilakukan pengecoran dengan aspal hotmix pada bulan November ini. Menurutnya, kerusakan jalan di wilayah Songgon harus segera disikapi karena Songgon merupakan salah satu destinasi wisata di Banyuwangi. ”Jangan sampai wisatawan menjadi enggan untuk datang ke Songgon karena akses jalan yang rusak,” jelas Danang.

Baca Juga :  69 Personel Polisi Naik Pangkat, Kapolresta Pimpin Upacara Virtual

Danang berharap armada truk pengangkut pasir dapat mengendalikan jumlah muatan yang dibawa. Sehingga jalan yang sudah ditambal tidak rusak kembali. ”Kalau muatan pasirnya sesuai dengan tonase pasti akan awet, meski hanya dilakukan penambalan. Semoga muatan pasirnya tidak melebihi tonase agar tidak merugikan pengguna jalan yang lain,” ungkapnya.

Ketua Aliansi Peduli Songgon Bersatu (APSB) Sugiono mengucapkan terima kasih atas respons dari Dinas PU-CKPP yang telah melakukan tambal sulam jalan berlubang. Sugiono menegaskan bahwa pemkab tidak boleh tebang pilih dalam hal pembangunan. Menurutnya, Songgon punya daya tarik yang mampu menjadi magnet bagi wisatawan. Salah satunya, daerah ini sudah dikenal sebagai sentra penghasil buah durian di Banyuwangi. ”Kami akan tetap mengawal perbaikan jalan ini sesuai dengan kesepakatan pada saat audiensi,” tegas Sugiono.

Baca Juga :  Penyebab Jalan Rusak, Dump Truk Dipotong

Sebelumnya, perwakilan masyarakat Songgon telah melakukan audiensi dengan Dinas PU-CKPP dan Dinas Perhubungan pada Kamis lalu (28/10). Mereka menuntut perbaikan jalan yang rusak akibat sering dilalui truk muatan pasir. Salah satu poin kesepakatan yaitu tambal sulam jalan yang berlubang pada ruas jalan utama Rogojampi–Songgon. 

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Menindaklanjuti hasil audiensi dengan masyarakat Songgon, Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya Perumahan dan Permukiman Kabupaten Banyuwangi (PU-CKPP) melakukan pengerjaan tambal sulam jalan berlubang di sepanjang ruas jalan utama Rogojampi–Songgon kemarin (3/11). Satu truk berisi material aspal dan delapan pekerja diterjunkan untuk menyelesaikan perbaikan jalan tersebut.

Plt Kepala Dinas PU-CKPP Danang Hartanto menyampaikan, bahwa ini merupakan bentuk keseriusan dan kepedulian dari Dinas PU-CKPP untuk segera memperbaiki jalan yang rusak di Desa Songgon. ”Sementara kami tambal terlebih dulu, yang terpenting kondisi jalan kembali normal. Pengerjaan tambal sulam berlangsung selama dua hari, mulai hari Senin dan Selasa ini,” ujarnya.

Danang menambahkan akan dilakukan pengecoran dengan aspal hotmix pada bulan November ini. Menurutnya, kerusakan jalan di wilayah Songgon harus segera disikapi karena Songgon merupakan salah satu destinasi wisata di Banyuwangi. ”Jangan sampai wisatawan menjadi enggan untuk datang ke Songgon karena akses jalan yang rusak,” jelas Danang.

Baca Juga :  Destinasi Wisata di Songgon Porak-Poranda

Danang berharap armada truk pengangkut pasir dapat mengendalikan jumlah muatan yang dibawa. Sehingga jalan yang sudah ditambal tidak rusak kembali. ”Kalau muatan pasirnya sesuai dengan tonase pasti akan awet, meski hanya dilakukan penambalan. Semoga muatan pasirnya tidak melebihi tonase agar tidak merugikan pengguna jalan yang lain,” ungkapnya.

Ketua Aliansi Peduli Songgon Bersatu (APSB) Sugiono mengucapkan terima kasih atas respons dari Dinas PU-CKPP yang telah melakukan tambal sulam jalan berlubang. Sugiono menegaskan bahwa pemkab tidak boleh tebang pilih dalam hal pembangunan. Menurutnya, Songgon punya daya tarik yang mampu menjadi magnet bagi wisatawan. Salah satunya, daerah ini sudah dikenal sebagai sentra penghasil buah durian di Banyuwangi. ”Kami akan tetap mengawal perbaikan jalan ini sesuai dengan kesepakatan pada saat audiensi,” tegas Sugiono.

Baca Juga :  Aksi Bullying Libatkan Anak-Anak, Viral di Medsos

Sebelumnya, perwakilan masyarakat Songgon telah melakukan audiensi dengan Dinas PU-CKPP dan Dinas Perhubungan pada Kamis lalu (28/10). Mereka menuntut perbaikan jalan yang rusak akibat sering dilalui truk muatan pasir. Salah satu poin kesepakatan yaitu tambal sulam jalan yang berlubang pada ruas jalan utama Rogojampi–Songgon. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/