25 C
Banyuwangi
Tuesday, November 29, 2022

Panen Sampah Bambu dan Kayu di Jembatan Sungai Sebani

RADAR BANYUWANGI – Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan aliran Sungai Sebani di Dusun Tosari, Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, dipenuhi sampah Senin (3/10). Sampah didominasi potongan kayu dan bambu yang hanyut terbawa aliran air.

Khawatir potongan kayu dan bambu menyebabkan air sungai meluap, petugas penjaga pintu air Sungai Sebani Korsda Rogojampi membersihkan sampah batang kayu dan bambu yang melintang di tengah tiang jembatan. ”Batang kayu dan bambu yang melintang dapat menyebabkan sampah-sampah yang lain juga nyangkut di tengah tiang penyangga jembatan,” ujar Dody Rendra, salah seorang petugas yang membersihkan sampah.

Beruntung, debit air tidak terlalu besar. Dody bersama tiga orang petugas lainnya, Ahmad Fawaid, Hendro Supratmanto, dan Ipung Sakti Maulana harus terjun ke sungai untuk membongkar kayu dan bambu serta sampah yang tersangkut di tiang jembatan. ”Kalau tidak segera dibersihkan, jika hujan turun dan debit air meningkat, bisa naik ke jalan. Makanya, harus rutin dibersihkan,” katanya.

Baca Juga :  Tujuh Titik Longsor Terjang Desa Kandangan

Warga ”panen” potongan bambu dan kayu yang hanyut terbawa derasnya air. Warga juga ikut membersihkan batang kayu yang tersangkut di tiang penyangga jembatan yang menghubungkan Desa Gombolirang dengan Desa Macanputih tersebut. ”Kalau batang kayu besar yang melintang dan panjang, biasanya juga dibantu warga setempat,” jelas Dody.

Setiap turun hujan dengan intensitas lebat dalam kurun beberapa hari, seluruh petugas penjaga pintu air harus ekstra waspada. Khususnya, mengawasi aliran sungai yang dekat dengan perkampungan padat penduduk. Pasalnya, debit air sungai bisa sewaktu-waktu naik. ”Pokoknya kalau hujan seperti ini harus siaga,” tandasnya. (ddy/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan aliran Sungai Sebani di Dusun Tosari, Desa Gombolirang, Kecamatan Kabat, Banyuwangi, dipenuhi sampah Senin (3/10). Sampah didominasi potongan kayu dan bambu yang hanyut terbawa aliran air.

Khawatir potongan kayu dan bambu menyebabkan air sungai meluap, petugas penjaga pintu air Sungai Sebani Korsda Rogojampi membersihkan sampah batang kayu dan bambu yang melintang di tengah tiang jembatan. ”Batang kayu dan bambu yang melintang dapat menyebabkan sampah-sampah yang lain juga nyangkut di tengah tiang penyangga jembatan,” ujar Dody Rendra, salah seorang petugas yang membersihkan sampah.

Beruntung, debit air tidak terlalu besar. Dody bersama tiga orang petugas lainnya, Ahmad Fawaid, Hendro Supratmanto, dan Ipung Sakti Maulana harus terjun ke sungai untuk membongkar kayu dan bambu serta sampah yang tersangkut di tiang jembatan. ”Kalau tidak segera dibersihkan, jika hujan turun dan debit air meningkat, bisa naik ke jalan. Makanya, harus rutin dibersihkan,” katanya.

Baca Juga :  BAP Tiga Tersangka Tenggelamnya KMP Yunicee Dilimpahkan ke Kejagung

Warga ”panen” potongan bambu dan kayu yang hanyut terbawa derasnya air. Warga juga ikut membersihkan batang kayu yang tersangkut di tiang penyangga jembatan yang menghubungkan Desa Gombolirang dengan Desa Macanputih tersebut. ”Kalau batang kayu besar yang melintang dan panjang, biasanya juga dibantu warga setempat,” jelas Dody.

Setiap turun hujan dengan intensitas lebat dalam kurun beberapa hari, seluruh petugas penjaga pintu air harus ekstra waspada. Khususnya, mengawasi aliran sungai yang dekat dengan perkampungan padat penduduk. Pasalnya, debit air sungai bisa sewaktu-waktu naik. ”Pokoknya kalau hujan seperti ini harus siaga,” tandasnya. (ddy/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/