alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Jalur Menuju Kawah Ijen Sudah Bisa Dilewati

LICIN, Jawa Pos Radar Banyuwangi Akses jalan menuju tempat wisata alam (TWA) Ijen melewati Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi kembali dibuka, Minggu (3/7). Sisa material longsor yang menutup jalan Erek-Erek Senin lalu (27/6) akhirnya tuntas dibersihkan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah relawan.

Tim gabungan terdiri BPBD, Dinas PU-CKPP, Dinsos Banyuwangi, serta TNI-Polri. Sepekan lamanya, mereka bekerja keras membersihkan tumpukan longsor setinggi enam meter dengan panjang mencapai 30 meter. Keberhasilan tersebut berkat kekompakan tim yang bekerja pagi hingga  malam.

Dengan hilangnya sisa lumpur, akses jalan penghubung Bondowoso ke Banyuwangi atau sebaliknya bisa kembali dilewati oleh semua kendaraan roda dua maupun roda empat. “Alhamdulillah proses evakuasi sisa mataerial longsor bisa tertangani. Akses jalan penghubung ke Bondowoso melalui erek-erek bisa kembali dibuka untuk semua kendaraan,” ujar Plt Kalaksa BPBD Banyuwangi, Ilzam Nuzuli.

Baca Juga :  Rantang Duafa untuk Lansia Wongsorejo

Ilzam mengatakan, proses evakuasi longsor dikebut sejak Sabtu (2/7). Tiga alat berat yang dikerahkan oleh Dinas PU CKPP Banyuwangi terus dimaksimalkan. “Tiga alat berat dimaksimalkan dengan beroperasi sejak pukul 08.00 hingga 17.00,” katanya.

Beruntung, selama proses percepatan evakuasi longsor  cuaca di kawasan Ijen cukup cerah. Seluruh tim bisa bekerja secara maksimal. “Tim dari Damkar dengan mobil tangkinya bekerja membersihkan sisa lumpur sejak pukul 17.00 hingga pukul 20.00,” terangnya.

Sejak pukul 21.00, masih kata Ilzam, jalur wisata Ijen sudah bisa dilewati secara bergantian dari dua arah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi salipan di di erek-erek. “Kita lakukan sistem buka-tutup kendaraan agar tidak ada kendaraan yang melintas dari dua arah secara bersamaan,’’ kata Ilzam.

Baca Juga :  Kesepakatan Pemilik Klinik, Tarif Tes Antigen Dibanderol Rp 40 Ribu

Ilzam menambahkan, setelah pembersihan lumpur tuntas, seluruh peralatan dan personel kembali ditarik ke markas BPBD.   “Kita tetap akan siagakan personel dan peralatan, jika memang kembali terjadi longsor,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras kembali mengguyur lereng Gunung Ijen Jumat  (1/7). Longsor kembali terjadi di tebing Erek-Erek, Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Hanya saja material longsoran tidak sampai menutup jalan seperti kejadian pertama, Selasa (28/6) lalu. Gara-gara bencana susulan, proses pembersihan material longsor di jalur Erek-Erek Ijen yang sudah mencapai 90 persen terpaksa dihentikan.

Jalur penghubung Bondowoso–Banyuwangi yang sedianya bisa dilalui pada Jumat (1/7) tetap belum bisa dilewati. Hujan deras mengguyur kawasan Erek-Erek pukul 10.00. Sisa-sisa lumpur yang masih menumpuk di jalan ikut hanyut. Jalan terlihat seperti aliran sungai yang penuh kotoran ranting pohon. (rio/aif)

LICIN, Jawa Pos Radar Banyuwangi Akses jalan menuju tempat wisata alam (TWA) Ijen melewati Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi kembali dibuka, Minggu (3/7). Sisa material longsor yang menutup jalan Erek-Erek Senin lalu (27/6) akhirnya tuntas dibersihkan oleh tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah relawan.

Tim gabungan terdiri BPBD, Dinas PU-CKPP, Dinsos Banyuwangi, serta TNI-Polri. Sepekan lamanya, mereka bekerja keras membersihkan tumpukan longsor setinggi enam meter dengan panjang mencapai 30 meter. Keberhasilan tersebut berkat kekompakan tim yang bekerja pagi hingga  malam.

Dengan hilangnya sisa lumpur, akses jalan penghubung Bondowoso ke Banyuwangi atau sebaliknya bisa kembali dilewati oleh semua kendaraan roda dua maupun roda empat. “Alhamdulillah proses evakuasi sisa mataerial longsor bisa tertangani. Akses jalan penghubung ke Bondowoso melalui erek-erek bisa kembali dibuka untuk semua kendaraan,” ujar Plt Kalaksa BPBD Banyuwangi, Ilzam Nuzuli.

Baca Juga :  Rantang Duafa untuk Lansia Wongsorejo

Ilzam mengatakan, proses evakuasi longsor dikebut sejak Sabtu (2/7). Tiga alat berat yang dikerahkan oleh Dinas PU CKPP Banyuwangi terus dimaksimalkan. “Tiga alat berat dimaksimalkan dengan beroperasi sejak pukul 08.00 hingga 17.00,” katanya.

Beruntung, selama proses percepatan evakuasi longsor  cuaca di kawasan Ijen cukup cerah. Seluruh tim bisa bekerja secara maksimal. “Tim dari Damkar dengan mobil tangkinya bekerja membersihkan sisa lumpur sejak pukul 17.00 hingga pukul 20.00,” terangnya.

Sejak pukul 21.00, masih kata Ilzam, jalur wisata Ijen sudah bisa dilewati secara bergantian dari dua arah. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi salipan di di erek-erek. “Kita lakukan sistem buka-tutup kendaraan agar tidak ada kendaraan yang melintas dari dua arah secara bersamaan,’’ kata Ilzam.

Baca Juga :  Sungai Deluwang Longsor Lagi

Ilzam menambahkan, setelah pembersihan lumpur tuntas, seluruh peralatan dan personel kembali ditarik ke markas BPBD.   “Kita tetap akan siagakan personel dan peralatan, jika memang kembali terjadi longsor,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan deras kembali mengguyur lereng Gunung Ijen Jumat  (1/7). Longsor kembali terjadi di tebing Erek-Erek, Desa Tamansari, Kecamatan Licin. Hanya saja material longsoran tidak sampai menutup jalan seperti kejadian pertama, Selasa (28/6) lalu. Gara-gara bencana susulan, proses pembersihan material longsor di jalur Erek-Erek Ijen yang sudah mencapai 90 persen terpaksa dihentikan.

Jalur penghubung Bondowoso–Banyuwangi yang sedianya bisa dilalui pada Jumat (1/7) tetap belum bisa dilewati. Hujan deras mengguyur kawasan Erek-Erek pukul 10.00. Sisa-sisa lumpur yang masih menumpuk di jalan ikut hanyut. Jalan terlihat seperti aliran sungai yang penuh kotoran ranting pohon. (rio/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/