alexametrics
23.7 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Pantau Tempat Wisata dan Pusat Perbelanjaan

RadarBanyuwangi.id – Hari libur pada Senin (1/6) lalu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghilangkan kepenatan berwisata. Salah satu tempat yang ramai dikunjungi yakni kolam renang pemandian Pancoran yang berlokasi di Rogojampi.

Anggota Polsek Rogojampi pun turun ke lapangan untuk membantu pengamanan di sekitar wisata kolam renang pemandian Pancoran. Selain mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi, petugas juga mengingatkan pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Petugas melakukan pengawasan mulai dari pintu masuk hingga di dalam area pemandian.

Selain itu, petugas juga memantau kondisi pembatasan kuota pengunjung selama libur agar tetap diberlakukan sebanyak 50 persen dari kuota normal. Namun demikian, jumlah tersebut tidak sampai terpenuhi karena kunjungan tergolong sepi dibanding saat libur Lebaran lalu. ”Saat libur Lebaran lalu wisata kolam renang ini sempat ditutup karena terlalu ramai, makanya saat ini kita pantau,” ungkap Kapolsek Rogojampi Kompol Sudarsono kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  Puluhan Warga Terjaring Razia Masker

Pengawasan dan pemantauan dilaksanakan mengingat saat libur Hari Raya Lebaran lalu, kolam renang ini ramai dikunjungi wisatawan. Karena itulah pada momentum libur nasional peringatan Hari Lahir Pancasila kemarin, diprediksi ada lonjakan jumlah pengunjung tempat wisata.

”Kita cek dan pantau ternyata tidak ada lonjakan peningkatan jumlah pengunjung. Tapi tetap kami memberikan imbauan guna mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster penularan virus korona jenis baru itu,” jelas Sudarsono.

Selain tempat wisata, pihaknya juga meningkatkan pengawasan di pusat perbelanjaan yang biasanya ramai saat hari libur. Peningkatan pengawasan prokes itu juga dilakukan untuk mengawal dan menyukseskan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.  

Baca Juga :  Tetap Nekat Menjagal Kapal LCT Sritanjung Meski Izin Belum Turun

”Masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, yaitu rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, tidak berkerumun, dan mengurangi mobilitas,” tandas Sudarsono. (ddy/afi/c1)

RadarBanyuwangi.id – Hari libur pada Senin (1/6) lalu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menghilangkan kepenatan berwisata. Salah satu tempat yang ramai dikunjungi yakni kolam renang pemandian Pancoran yang berlokasi di Rogojampi.

Anggota Polsek Rogojampi pun turun ke lapangan untuk membantu pengamanan di sekitar wisata kolam renang pemandian Pancoran. Selain mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi, petugas juga mengingatkan pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Petugas melakukan pengawasan mulai dari pintu masuk hingga di dalam area pemandian.

Selain itu, petugas juga memantau kondisi pembatasan kuota pengunjung selama libur agar tetap diberlakukan sebanyak 50 persen dari kuota normal. Namun demikian, jumlah tersebut tidak sampai terpenuhi karena kunjungan tergolong sepi dibanding saat libur Lebaran lalu. ”Saat libur Lebaran lalu wisata kolam renang ini sempat ditutup karena terlalu ramai, makanya saat ini kita pantau,” ungkap Kapolsek Rogojampi Kompol Sudarsono kepada RadarBanyuwangi.id.

Baca Juga :  Sindikat Pemalsu Surat Antigen Divonis Berbeda

Pengawasan dan pemantauan dilaksanakan mengingat saat libur Hari Raya Lebaran lalu, kolam renang ini ramai dikunjungi wisatawan. Karena itulah pada momentum libur nasional peringatan Hari Lahir Pancasila kemarin, diprediksi ada lonjakan jumlah pengunjung tempat wisata.

”Kita cek dan pantau ternyata tidak ada lonjakan peningkatan jumlah pengunjung. Tapi tetap kami memberikan imbauan guna mendisiplinkan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan agar tidak menjadi klaster penularan virus korona jenis baru itu,” jelas Sudarsono.

Selain tempat wisata, pihaknya juga meningkatkan pengawasan di pusat perbelanjaan yang biasanya ramai saat hari libur. Peningkatan pengawasan prokes itu juga dilakukan untuk mengawal dan menyukseskan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.  

Baca Juga :  Gilimanuk Longgar, Pemudik Banyak yang Lolos

”Masyarakat harus disiplin menerapkan protokol kesehatan, yaitu rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, memakai masker, tidak berkerumun, dan mengurangi mobilitas,” tandas Sudarsono. (ddy/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/