alexametrics
27.7 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

Gas Beracun Hilang, Ijen Segera Dibuka

Kabar gembira untuk para penikmat wisata Kawah Ijen. Tempat wisata alam yang sudah hampir tiga minggu ditutup karena mengeluarkan gas beracun kabarnya akan segera dibuka untuk umum oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pada pekan ini.

Kepala BKSDA Wilayah V Banyuwangi Sumpena mengatakan, kemarin (4/4) dilaksanakan rapat koordinasi bersama BKSDA Jawa Timur terkait kondisi Ijen. Hasilnya, muncul rekomendasi dari PBVMG Bandung yang memaparkan bahwa kondisi kawah Ijen sudah mulai normal. Baik itu kondisi gas yang selama ini dikhawatirkan membawa muatan racun maupun aktivitas kegempaan.

”Tadi sudah sepakat pada rakor untuk segera membuka Ijen bagi wisatawan dan pengunjung. Kita tinggal menunggu surat dari Jatim saja,” tegas Sumpena.

Baca Juga :  Tokoh Agama Imbau Masyarakat Tak Terpancing Provokasi

Dia menambahkan, secara visual kondisi di dalam kawah sudah mulai cerah dan kembali berwarna toska. Begitu pula dengan suhu permukaan yang sudah mulai stabil. Dari tampilan visual kecerahan itu menunjukkan jika kawah Ijen sudah benar-benar normal.

Ditambah dengan laporan hasil evaluasi dari PBVMG yang sebelumnya sudah meneliti Ijen. ”Mungkin Jumat ya paling cepat sudah bisa kita buka. Secara kondisi memang sudah aman tapi kita menanti yang resmi dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait beberapa penambang yang sudah beraktivitas sebelumnya, Sumpena mengatakan sama sekali belum memberikan izin kepada mereka. Sebab, peraturan ditutupnya Ijen bersifat menyeluruh, baik untuk wisatawan, pendaki, pengunjung, maupun penambang belerang. ”Nanti kalau sudah dibuka semuanya boleh naik ke kawah. Kalau yang kemarin naik saya rasa yang tidak patuh dengan aturan,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Baca Juga :  Serap Ilmu Pembuatan Video dari Arya Teja

Kabar gembira untuk para penikmat wisata Kawah Ijen. Tempat wisata alam yang sudah hampir tiga minggu ditutup karena mengeluarkan gas beracun kabarnya akan segera dibuka untuk umum oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) pada pekan ini.

Kepala BKSDA Wilayah V Banyuwangi Sumpena mengatakan, kemarin (4/4) dilaksanakan rapat koordinasi bersama BKSDA Jawa Timur terkait kondisi Ijen. Hasilnya, muncul rekomendasi dari PBVMG Bandung yang memaparkan bahwa kondisi kawah Ijen sudah mulai normal. Baik itu kondisi gas yang selama ini dikhawatirkan membawa muatan racun maupun aktivitas kegempaan.

”Tadi sudah sepakat pada rakor untuk segera membuka Ijen bagi wisatawan dan pengunjung. Kita tinggal menunggu surat dari Jatim saja,” tegas Sumpena.

Baca Juga :  Antre 3 Kilometer di Watudodol

Dia menambahkan, secara visual kondisi di dalam kawah sudah mulai cerah dan kembali berwarna toska. Begitu pula dengan suhu permukaan yang sudah mulai stabil. Dari tampilan visual kecerahan itu menunjukkan jika kawah Ijen sudah benar-benar normal.

Ditambah dengan laporan hasil evaluasi dari PBVMG yang sebelumnya sudah meneliti Ijen. ”Mungkin Jumat ya paling cepat sudah bisa kita buka. Secara kondisi memang sudah aman tapi kita menanti yang resmi dulu,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait beberapa penambang yang sudah beraktivitas sebelumnya, Sumpena mengatakan sama sekali belum memberikan izin kepada mereka. Sebab, peraturan ditutupnya Ijen bersifat menyeluruh, baik untuk wisatawan, pendaki, pengunjung, maupun penambang belerang. ”Nanti kalau sudah dibuka semuanya boleh naik ke kawah. Kalau yang kemarin naik saya rasa yang tidak patuh dengan aturan,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Baca Juga :  Tokoh Agama Imbau Masyarakat Tak Terpancing Provokasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/