alexametrics
24 C
Banyuwangi
Monday, August 15, 2022

Polres Juga Belum Terima Laporan Penipuan

SEMENTARA itu, Polres Banyu­wangi belum menerima penga­duan dan laporan dari warga yang mengalami kerugian dari biro perjalanan travel umrah, PT Solusi Balad Lumampah (SBL) di Ba­nyu­wangi.

Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi mengatakan, pihaknya masih belum menerima pe­ngaduan maupun laporan dari masyarakat, terkait kasus penipuan yang dilakukan oleh PT SBL di Banyuwangi. “Saya cek sampai sore ini (kemarin sore), masih belum ada pengaduan atau la­po­ran,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Jika ada warga Banyuwangi yang merasa ditipu dan menjadi korban dari biro perjalanan travel umrah yang berpusat di Bandung tersebut, bisa melakukan pengaduan maupun laporan langsung ke Mapolres Banyu­wangi. “Jika ingin prosesnya mau cepat, bisa lang­sung datang ke tempat penanganan kasus tersebut yakni di Mapolda Jawa Barat,” jelasnya.

Baca Juga :  Nangkring di Pulau Jalan, Nissan Juke Jadi Tontonan Warga

Dia mengimbau, jika di Banyu­wangi terjadi kasus yang sama, agar para calon jamaah umrah PT SBL bertemu untuk bermu­syawarah sebelum mengambil tindakan. Tu­juannya yakni meng­umpulkan keterangan agar pelaku kasus penipuan memper­tang­gung­jawabkan perbuatannya. “Untuk bos SBL, AJW sudah diaman­kan di Mapolda Jabar. Jadi, para korban juga akan dikum­pulkan bersama-sama untuk di­minta keterangan juga,” terang­nya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan calon jamaah umrah PT. SBl Cabang Banyuwangi di­un­dang oleh Kepala Kantor Cabang PT.SBL Banyuwangi, Tulus Adi Surendra, 40 dalam acara sosialisasi dan pen­jelasan terkait permasalahan yang mendera PT SBL yang ber­kan­tor pusat di Bandung, Jawa Barat.

Dalam pertemuan yang ber­langsung di aula lantai dua Pusat Oleh-oleh Istana Gandrung, Kabat, itu tidak sedikit dari para calon jamaah yang sudah membayar lunas mengeluhkan tentang jadwal pemberangkatan yang masih ditunda.

Baca Juga :  BKSDA Tiga Elang dan Tiga Merak Dilepasliarkan

Tidak hanya itu, para calon ja­maah yang sudah mendaftar de­ngan sistem tabungan juga waswas. Mereka khawatir uang yang sudah ditabung akan hangus dan tidak bisa diambil kembali. Permasalahan itu buntut dari tertangkapnya Direktur Utama PT.SBL, AJW oleh Polda Jawa Barat. (*)

SEMENTARA itu, Polres Banyu­wangi belum menerima penga­duan dan laporan dari warga yang mengalami kerugian dari biro perjalanan travel umrah, PT Solusi Balad Lumampah (SBL) di Ba­nyu­wangi.

Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Sodik Efendi mengatakan, pihaknya masih belum menerima pe­ngaduan maupun laporan dari masyarakat, terkait kasus penipuan yang dilakukan oleh PT SBL di Banyuwangi. “Saya cek sampai sore ini (kemarin sore), masih belum ada pengaduan atau la­po­ran,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi.

Jika ada warga Banyuwangi yang merasa ditipu dan menjadi korban dari biro perjalanan travel umrah yang berpusat di Bandung tersebut, bisa melakukan pengaduan maupun laporan langsung ke Mapolres Banyu­wangi. “Jika ingin prosesnya mau cepat, bisa lang­sung datang ke tempat penanganan kasus tersebut yakni di Mapolda Jawa Barat,” jelasnya.

Baca Juga :  Ban Pecah, Truk Jatuh Terguling di Watudodol

Dia mengimbau, jika di Banyu­wangi terjadi kasus yang sama, agar para calon jamaah umrah PT SBL bertemu untuk bermu­syawarah sebelum mengambil tindakan. Tu­juannya yakni meng­umpulkan keterangan agar pelaku kasus penipuan memper­tang­gung­jawabkan perbuatannya. “Untuk bos SBL, AJW sudah diaman­kan di Mapolda Jabar. Jadi, para korban juga akan dikum­pulkan bersama-sama untuk di­minta keterangan juga,” terang­nya.

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan calon jamaah umrah PT. SBl Cabang Banyuwangi di­un­dang oleh Kepala Kantor Cabang PT.SBL Banyuwangi, Tulus Adi Surendra, 40 dalam acara sosialisasi dan pen­jelasan terkait permasalahan yang mendera PT SBL yang ber­kan­tor pusat di Bandung, Jawa Barat.

Dalam pertemuan yang ber­langsung di aula lantai dua Pusat Oleh-oleh Istana Gandrung, Kabat, itu tidak sedikit dari para calon jamaah yang sudah membayar lunas mengeluhkan tentang jadwal pemberangkatan yang masih ditunda.

Baca Juga :  Kemenag Belum Terima Pengaduan Jamaah SBL

Tidak hanya itu, para calon ja­maah yang sudah mendaftar de­ngan sistem tabungan juga waswas. Mereka khawatir uang yang sudah ditabung akan hangus dan tidak bisa diambil kembali. Permasalahan itu buntut dari tertangkapnya Direktur Utama PT.SBL, AJW oleh Polda Jawa Barat. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/