alexametrics
23 C
Banyuwangi
Wednesday, August 17, 2022

Polisi Buru Pelempar 570 Pil Trex ke Dalam Lapas

BANYUWANGI – Narapidana yang menyembunyikan 570 butir pil Trihexyphenidyl (trex) di dalam kamar kini harus berurusan dengan Satnarkoba Polresta Banyuwangi. Dia adalah Suji Purnomo 38, asal Kabupaten Malang. Suji harus menjalani penyidikan secara maraton untuk menemukan pelempar pil trex ke dalam penjara yang beralamat di Jalan Letkol Istiqlah tersebut.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasatnarkoba AKP Rudy Prabowo mengatakan, kasus masuknya pil trex ke dalam lapas tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya masih melakukan penelusuran terhadap asal barang terlarang tersebut. ”Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Siapa pemilik atau yang melempar barang ke dalam lapas, masih kita selidiki,” katanya.

Baca Juga :  Terdakwa Penyimpan 1 Kg Sabu Baru 4 Bulan Pulang dari Malaysia

Dalam perkara ini, pelaku termasuk pembeli barang, sedangkan pelaku pelemparan diduga sebagai penjual. ”Makanya dalam perkara narkoba, harus ada pembeli dan penjual. Jika hanya pembeli saja, tidak bisa ditangani. Kita masih akan memburu penjual barang tersebut,” terangnya.

Untuk saat ini pihaknya belum mengantongi identitas pelaku yang melempar obat terlarang tersebut. ”Interogasi terus kita lakukan untuk mengetahui asal-muasal barang terlarang tersebut. Sehingga, bisa mengamankan penjualnya,” tegas Nasrun.

Diberitakan sebelumnya, Suji Purnomo, 38, narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi asal Kabupaten Malang itu kedapatan menyimpan pil Trihexyphenidyl (trex) Senin (1/11). Pil koplo tersebut disembunyikan di kamarnya setelah dilempar oleh temannya dari luar lapas.

Baca Juga :  Polisi Buru Pelempar Bola Tenis Berisi Sabu-Sabu

Dengan tambahan perkara baru itu, napi kasus pencurian dengan pemberatan tersebut harus tinggal lebih lama di penjara. Padahal, tinggal tiga bulan 15 hari lagi masa penahanan Suji di lapas berakhir. Gara-gara kedapatan menyimpan pil trex sebanyak 570 butir, Suji harus berurusan lagi dengan hukum. 

BANYUWANGI – Narapidana yang menyembunyikan 570 butir pil Trihexyphenidyl (trex) di dalam kamar kini harus berurusan dengan Satnarkoba Polresta Banyuwangi. Dia adalah Suji Purnomo 38, asal Kabupaten Malang. Suji harus menjalani penyidikan secara maraton untuk menemukan pelempar pil trex ke dalam penjara yang beralamat di Jalan Letkol Istiqlah tersebut.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasatnarkoba AKP Rudy Prabowo mengatakan, kasus masuknya pil trex ke dalam lapas tersebut masih dalam penyelidikan. Pihaknya masih melakukan penelusuran terhadap asal barang terlarang tersebut. ”Kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Siapa pemilik atau yang melempar barang ke dalam lapas, masih kita selidiki,” katanya.

Baca Juga :  Tidak Menyangka Bakal Masuk Penjara

Dalam perkara ini, pelaku termasuk pembeli barang, sedangkan pelaku pelemparan diduga sebagai penjual. ”Makanya dalam perkara narkoba, harus ada pembeli dan penjual. Jika hanya pembeli saja, tidak bisa ditangani. Kita masih akan memburu penjual barang tersebut,” terangnya.

Untuk saat ini pihaknya belum mengantongi identitas pelaku yang melempar obat terlarang tersebut. ”Interogasi terus kita lakukan untuk mengetahui asal-muasal barang terlarang tersebut. Sehingga, bisa mengamankan penjualnya,” tegas Nasrun.

Diberitakan sebelumnya, Suji Purnomo, 38, narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi asal Kabupaten Malang itu kedapatan menyimpan pil Trihexyphenidyl (trex) Senin (1/11). Pil koplo tersebut disembunyikan di kamarnya setelah dilempar oleh temannya dari luar lapas.

Baca Juga :  Heboh Fenomena Waterspout di Pantai Boom

Dengan tambahan perkara baru itu, napi kasus pencurian dengan pemberatan tersebut harus tinggal lebih lama di penjara. Padahal, tinggal tiga bulan 15 hari lagi masa penahanan Suji di lapas berakhir. Gara-gara kedapatan menyimpan pil trex sebanyak 570 butir, Suji harus berurusan lagi dengan hukum. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/