alexametrics
29 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Targetkan Banyuwangi Bebas Anak Putus Sekolah

 Untuk mengentas angka putus sekolah di Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi menyiapkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk uang saku dan biaya transportasi bagi warga tidak mampu. Bupati Abdullah Azwar Anas menargetkan Banyuwangi bebas dari anak putus sekolah.

Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi sedang kerja keras untuk mengentas anak putus sekolah. Beberapa langkah dilakukan pemerintah daerah untuk membebaskan anak putus sekolah di Banyuwangi. ”Target kami tidak ada anak putus sekolah,” ujar Anas usai menjadi inspektur upacara Hari Pendidikan di Taman Blambangan kemarin (2/5)

Anas menambahkan, meski program ini sudah disiapkan dengan baik, pihaknya tetap meminta kerja sama semua pihak terutama sekolah dan masyarakat untuk mendukung program ini. Yakni dengan jemput bola ketika  mengetahui ada anak yang tidak bersekolah. ”Kita harap semua jejaring baik sekolah maupun masyarakat ikut menoleh ke kanan kiri, yang belum sekolah tolong didatangi,” terangnya.

Baca Juga :  Kirim Doa & Tahlil dari Markas Kepolisian untuk Awak KRI Nanggala 402

Anas menambahkan, jika masalah anak putus sekolah karena tidak punya uang saku dan biaya transportasi ke sekolah, maka Pemkab Banyuwangi sudah menyediakan anggarannya. Untuk siswa SD sebesar Rp 10 ribu, SMP Rp 15 ribu, dan SMA sebesar Rp 20 ribu. ”Kalau mereka sangat miskin, Pemda menyiapkan uang saku 1,5 miliar,” jelasnya.

Di samping itu, pihaknya juga mendorong agar pemerintah di tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan berperan aktif untuk mendukung program ini. ”Kalau ada yang krusial bisa datang ke kepala sekolah, ke Dinas Pendidikan dan juga datang ke camat atau kelurahan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tabungan untuk siswa putus sekolah agar mereka kembali lagi ke bangku sekolah. Tidak main-main, jumlah yang akan diterima senilai Rp 1 juta. ”Kita beri tabungan pelajar 1 juta untuk 2.800 pelajar, bagi anak yang putus sekolah,” terangnya.

Baca Juga :  Lubang Ditandai, Wongsorejo Jadi Atensi

 Untuk mengentas angka putus sekolah di Banyuwangi, Pemkab Banyuwangi menyiapkan anggaran Rp 1,5 miliar untuk uang saku dan biaya transportasi bagi warga tidak mampu. Bupati Abdullah Azwar Anas menargetkan Banyuwangi bebas dari anak putus sekolah.

Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi sedang kerja keras untuk mengentas anak putus sekolah. Beberapa langkah dilakukan pemerintah daerah untuk membebaskan anak putus sekolah di Banyuwangi. ”Target kami tidak ada anak putus sekolah,” ujar Anas usai menjadi inspektur upacara Hari Pendidikan di Taman Blambangan kemarin (2/5)

Anas menambahkan, meski program ini sudah disiapkan dengan baik, pihaknya tetap meminta kerja sama semua pihak terutama sekolah dan masyarakat untuk mendukung program ini. Yakni dengan jemput bola ketika  mengetahui ada anak yang tidak bersekolah. ”Kita harap semua jejaring baik sekolah maupun masyarakat ikut menoleh ke kanan kiri, yang belum sekolah tolong didatangi,” terangnya.

Baca Juga :  Cegah Islam Radikal, Polisi Lakukan Safari Jumat

Anas menambahkan, jika masalah anak putus sekolah karena tidak punya uang saku dan biaya transportasi ke sekolah, maka Pemkab Banyuwangi sudah menyediakan anggarannya. Untuk siswa SD sebesar Rp 10 ribu, SMP Rp 15 ribu, dan SMA sebesar Rp 20 ribu. ”Kalau mereka sangat miskin, Pemda menyiapkan uang saku 1,5 miliar,” jelasnya.

Di samping itu, pihaknya juga mendorong agar pemerintah di tingkat kecamatan dan desa atau kelurahan berperan aktif untuk mendukung program ini. ”Kalau ada yang krusial bisa datang ke kepala sekolah, ke Dinas Pendidikan dan juga datang ke camat atau kelurahan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tabungan untuk siswa putus sekolah agar mereka kembali lagi ke bangku sekolah. Tidak main-main, jumlah yang akan diterima senilai Rp 1 juta. ”Kita beri tabungan pelajar 1 juta untuk 2.800 pelajar, bagi anak yang putus sekolah,” terangnya.

Baca Juga :  Kirim Doa & Tahlil dari Markas Kepolisian untuk Awak KRI Nanggala 402

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/