alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Ipuk Semangati Personel Paskibraka Asal Banyuwangi

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Dua perempuan inspiratif bertemu di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Kamis (30/6). Keduanya adalah Bupati Ipuk Fiestiandani dan siswi Banyuwangi yang bakal mewakili Jatim sebagai anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) nasional, Ayumi Putri Sasaki.

Ipuk sengaja mengundang Ayumi ke pendapa guna memberikan dukungan kepada pelajar kelas sepuluh SMAN 2 Taruna Bhayangkara tersebut. Sebab, tak lama lagi, Ayumi bakal melaksanakan tugas sebagai paskibraka nasional pada HUT ke-77 RI di Istana Negara.

Bupati Ipuk mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi Ayumi sehingga bisa membawa nama baik keluarga dan Banyuwangi. ”Alhamdulillah, kita semua patut berbangga atas prestasi Ayumi. Dia berhasil menjadi yang terbaik di Jatim. Saya berharap, dengan tugas baru Ayumi, bisa membawa nama baik Provinsi Jatim bahkan Kabupaten Banyuwangi di kancah nasional sebagai petugas paskibraka di HUT RI nanti,” ujarnya.

Baca Juga :  Gelar Upacara Sederhana, lalu Serahkan Tali Asih ke Veteran

Ipuk juga memberikan dukungannya kepada Ayumi sebagai calon paskibraka nasional. Dia juga berharap Ayumi bisa menjadi contoh bagi banyak pelajar di Banyuwangi agar terus mencetak prestasi. ”Semangat untuk Ayumi, terima kasih telah membawa nama baik Banyuwangi. Jaga kesehatan dan berikan contoh baik dengan membawa banyak prestasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ayumi mengaku tidak menyangka langkahnya bisa sejauh ini. Awalnya, dia hanya mematok target hingga level provinsi saja. ”Ternyata, setelah seleksi tahap demi tahap dari level sekolah yang saya jalani, akhirnya membawa saya lolos jadi paskibraka nasional. Sungguh tidak menyangka, karena awalnya target cuma di provinsi,” kata gadis dengan tinggi badan 169 cm tersebut.

Baca Juga :  Agustus, Bulan Pernak-Pernik Merah Putih

Ayumi mengaku tertantang saat mendapat info tentang seleksi paskibraka. Dia menambahkan, seleksi paskibraka yang diikuti ini sangatlah ketat. Tidak hanya tes akademik, ketahanan tubuh juga menjadi penilaian utama untuk bisa lolos menjadi paskibraka. ”Saya bersyukur karena selama di sekolah taruna ini fisik saya juga tertempa. Sehingga ini menjadi bekal,” kata dia.

Ayumi lantas mohon dukungan kepada seluruh warga Banyuwangi. ”Mohon dukungan agar saya bisa menjalankan tugas ini dengan baik. Diberikan kelancaran dan membawa nama baik bagi warga Jatim, khususnya Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt/afi/c1)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Dua perempuan inspiratif bertemu di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Kamis (30/6). Keduanya adalah Bupati Ipuk Fiestiandani dan siswi Banyuwangi yang bakal mewakili Jatim sebagai anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) nasional, Ayumi Putri Sasaki.

Ipuk sengaja mengundang Ayumi ke pendapa guna memberikan dukungan kepada pelajar kelas sepuluh SMAN 2 Taruna Bhayangkara tersebut. Sebab, tak lama lagi, Ayumi bakal melaksanakan tugas sebagai paskibraka nasional pada HUT ke-77 RI di Istana Negara.

Bupati Ipuk mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi Ayumi sehingga bisa membawa nama baik keluarga dan Banyuwangi. ”Alhamdulillah, kita semua patut berbangga atas prestasi Ayumi. Dia berhasil menjadi yang terbaik di Jatim. Saya berharap, dengan tugas baru Ayumi, bisa membawa nama baik Provinsi Jatim bahkan Kabupaten Banyuwangi di kancah nasional sebagai petugas paskibraka di HUT RI nanti,” ujarnya.

Baca Juga :  Agustus, Bulan Pernak-Pernik Merah Putih

Ipuk juga memberikan dukungannya kepada Ayumi sebagai calon paskibraka nasional. Dia juga berharap Ayumi bisa menjadi contoh bagi banyak pelajar di Banyuwangi agar terus mencetak prestasi. ”Semangat untuk Ayumi, terima kasih telah membawa nama baik Banyuwangi. Jaga kesehatan dan berikan contoh baik dengan membawa banyak prestasi,” imbuhnya.

Sementara itu, Ayumi mengaku tidak menyangka langkahnya bisa sejauh ini. Awalnya, dia hanya mematok target hingga level provinsi saja. ”Ternyata, setelah seleksi tahap demi tahap dari level sekolah yang saya jalani, akhirnya membawa saya lolos jadi paskibraka nasional. Sungguh tidak menyangka, karena awalnya target cuma di provinsi,” kata gadis dengan tinggi badan 169 cm tersebut.

Baca Juga :  11 Ton Miras Dilindas Selender

Ayumi mengaku tertantang saat mendapat info tentang seleksi paskibraka. Dia menambahkan, seleksi paskibraka yang diikuti ini sangatlah ketat. Tidak hanya tes akademik, ketahanan tubuh juga menjadi penilaian utama untuk bisa lolos menjadi paskibraka. ”Saya bersyukur karena selama di sekolah taruna ini fisik saya juga tertempa. Sehingga ini menjadi bekal,” kata dia.

Ayumi lantas mohon dukungan kepada seluruh warga Banyuwangi. ”Mohon dukungan agar saya bisa menjalankan tugas ini dengan baik. Diberikan kelancaran dan membawa nama baik bagi warga Jatim, khususnya Banyuwangi,” pungkasnya. (sgt/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/