BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Hujan deras mengguyur wilayah Banyuwangi, Rabu dini hari (1/6). Hujan disertai petir itu menyebabkan rumah warga di tiga Rukun Tetangga (RT) Lingkungan Pakis Rowo, Kelurahan Pakis, tergenang air.

Sedikitnya 19 rumah terendam air setinggi betis kaki orang dewasa. Air masuk ke rumah warga di RT 02/RW 01, RT 01/RW 02, dan RT 02/RW 02. Air mulai masuk rumah pukul 04.00, Rabu pagi (1/6). Genangan air berangsur surut pukul 12.40. ”Setiap hujan lebih dari lima jam, kami selalu waswas. Apalagi kalau hujan malam hari, kami tak bisa tidur,” ungkap Nurul Hakim, salah seorang warga setempat.

Lokasi rumah warga jaraknya tak jauh dari pantai. Daerah tersebut memang langganan banjir. Air yang kerap menggenangi rumah warga di Lingkungan Pakis Rowo bukan tanpa sebab. Kawasan itu menjadi salah satu daerah langganan banjir karena beberapa hal.

Salah satunya lantaran plengsengan di sebelah selatan perkampungan warga jebol. Akibatnya, air sungai langsung meluber, termasuk ke tempat yang lebih rendah. Ada dua lingkungan dengan kondisi sama, yakni Lingkungan Pantai Rejo dan Pantai Sari. Semuanya masih masuk wilayah Kelurahan Pakis.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Banyuwangi Ilzam Nuzuli mengatakan, pihaknya menerima laporan warga pada pukul 09.30. Petugas relawan langsung terjun tinjau ke lokasi. Di sana, ada 19 rumah yang terendam air setinggi betis orang dewasa. ”Penyebab banjir karena intensitas hujan lebat selama lima jam dan aliran irigasi yang sudah dangkal,” kata Ilzam.

Meski masuk rumah warga, banjir dadakan itu tak sampai menimbulkan korban jiwa atau kerusakan. Pukul 12.40, genangan air berangsur surut. ”Kami akan tinjau bersama Dinas PU Pengairan dan Binamarga untuk menangani masalah ini,” tandas Ilzam. (ddy/aif/c1)