alexametrics
29 C
Banyuwangi
Monday, August 8, 2022

Gelar Rakor, Pengurus ISNU Sowan ke Bupati Ipuk

RadarBanyuwangi.id –  Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Banyuwangi berkumpul di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Selasa malam (30/3). Mereka menggelar rapat koordinasi (rakor) Pengurus Cabang dan Pengurus Anak Cabang (PAC) sekaligus silaturahmi dengan Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Meski belum genap setahun dilantik, kepengurusan PC ISNU Banyuwangi di bawah kepemimpinan Abdul Azis sudah membentuk 19 PAC. Tinggal enam PAC yang sekarang masih dalam tahap pembentukan.  ”Alhamdulillah ISNU terus melebarkan kepengurusan di tingkat PAC. Kontribusi ISNU diharapkan bisa memberikan warna demi kemajuan Banyuwangi,” ujar Abdul Azis ketika didaulat memberikan sambutan.

Rakor dan silaturahmi kemarin dihadiri Rois Syuriah PCNU Banyuwangi KH Zainullah Marwan, Katib Syuriyah PCNU Banyuwangi Kiai Sunandi Zubaidi, pengurus PC ISNU, dan PAC ISNU. Penasihat PW ISNU Jatim Abdulllah Azwar Anas juga menyempatkan hadir bersama Bupati Ipuk Fiestiandani.  

Baca Juga :  Siapkan Embung Untuk Desa Kekeringan

Azis mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ipuk yang telah memfasilitasi tempat untuk menggelar rakor ISNU.  Dia juga mengapresiasi langkah Bupati Ipuk yang terus menuntaskan prioritas program 100 hari memimpin Banyuwangi. ”Kemajuan Banyuwangi saat ini tak bisa lepas dari sentuhan Pak Anas. Makanya sah-sah saja, Pak Anas menjadi mentor Bupati Ipuk selama memimpin Banyuwangi, kata Azis.

Menurut Azis, Anas punya pengalaman yang cukup mumpuni menjadi pemimpin. Selain mengangkat nama Banyuwangi ke kancah nasional, kepemimpinan Anas benar-benar teruji. ”Terpilihnya Bu Ipuk menjadi bupati kemarin tak bisa lepas dari peran Pak Anas. Hampir 60 sampai 70 persen pendukung Pak Anas memilih Bu Ipuk. Makanya sah-sah saja kalau Pak Anas menjadi mentor Bu Ipuk, tegasnya.

Baca Juga :  Rektor Untag Lamar Anas Jadi Dosen Luar Biasa

Sementara itu, Bupati Ipuk minta ISNU ikut memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan Banyuwangi. Banyak peluang yang dikerjakan ISNU untuk menekan angka kemiskinan, memajukan sektor pendidikan, hingga mendukung program pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. ”Covid masih ada di sekitar kita. Kami mengajak ISNU untuk bersama-sama tetap taat prokes, ajaknya.

Tahun 2020, kata Ipuk, angka pertumbuhan ekonomi Banyuwangi mengalami kontraksi hingga minus 3,5 persen. Dengan kondisi seperti itu, dia mengajak masyarakat untuk tetap waspada. ”Dengan anggaran terbatas harus tetap eksis.  Kami optimistis tahun 2021  pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh menjadi  4,5 persen. Doakan saja 2022 naik menjadi 5,29,kata Ipuk.

RadarBanyuwangi.id –  Pengurus Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Banyuwangi berkumpul di Pendapa Sabha Swagata Blambangan, Selasa malam (30/3). Mereka menggelar rapat koordinasi (rakor) Pengurus Cabang dan Pengurus Anak Cabang (PAC) sekaligus silaturahmi dengan Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas.

Meski belum genap setahun dilantik, kepengurusan PC ISNU Banyuwangi di bawah kepemimpinan Abdul Azis sudah membentuk 19 PAC. Tinggal enam PAC yang sekarang masih dalam tahap pembentukan.  ”Alhamdulillah ISNU terus melebarkan kepengurusan di tingkat PAC. Kontribusi ISNU diharapkan bisa memberikan warna demi kemajuan Banyuwangi,” ujar Abdul Azis ketika didaulat memberikan sambutan.

Rakor dan silaturahmi kemarin dihadiri Rois Syuriah PCNU Banyuwangi KH Zainullah Marwan, Katib Syuriyah PCNU Banyuwangi Kiai Sunandi Zubaidi, pengurus PC ISNU, dan PAC ISNU. Penasihat PW ISNU Jatim Abdulllah Azwar Anas juga menyempatkan hadir bersama Bupati Ipuk Fiestiandani.  

Baca Juga :  Siapkan Embung Untuk Desa Kekeringan

Azis mengucapkan terima kasih kepada Bupati Ipuk yang telah memfasilitasi tempat untuk menggelar rakor ISNU.  Dia juga mengapresiasi langkah Bupati Ipuk yang terus menuntaskan prioritas program 100 hari memimpin Banyuwangi. ”Kemajuan Banyuwangi saat ini tak bisa lepas dari sentuhan Pak Anas. Makanya sah-sah saja, Pak Anas menjadi mentor Bupati Ipuk selama memimpin Banyuwangi, kata Azis.

Menurut Azis, Anas punya pengalaman yang cukup mumpuni menjadi pemimpin. Selain mengangkat nama Banyuwangi ke kancah nasional, kepemimpinan Anas benar-benar teruji. ”Terpilihnya Bu Ipuk menjadi bupati kemarin tak bisa lepas dari peran Pak Anas. Hampir 60 sampai 70 persen pendukung Pak Anas memilih Bu Ipuk. Makanya sah-sah saja kalau Pak Anas menjadi mentor Bu Ipuk, tegasnya.

Baca Juga :  Tiap SKPD Paparkan Program Kerja di Hadapan Bupati

Sementara itu, Bupati Ipuk minta ISNU ikut memberikan kontribusi pemikiran demi kemajuan Banyuwangi. Banyak peluang yang dikerjakan ISNU untuk menekan angka kemiskinan, memajukan sektor pendidikan, hingga mendukung program pemerintah dalam menanggulangi Covid-19. ”Covid masih ada di sekitar kita. Kami mengajak ISNU untuk bersama-sama tetap taat prokes, ajaknya.

Tahun 2020, kata Ipuk, angka pertumbuhan ekonomi Banyuwangi mengalami kontraksi hingga minus 3,5 persen. Dengan kondisi seperti itu, dia mengajak masyarakat untuk tetap waspada. ”Dengan anggaran terbatas harus tetap eksis.  Kami optimistis tahun 2021  pertumbuhan ekonomi bisa tumbuh menjadi  4,5 persen. Doakan saja 2022 naik menjadi 5,29,kata Ipuk.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/