alexametrics
25.4 C
Banyuwangi
Tuesday, August 9, 2022

CJH Harus Bersabar Tunggu Keputusan Keberangkatan

RadarBanyuwangi.id Meski telah mendapatkan prioritas vaksin Covid-19, para calon jamaah haji (CJH) Banyuwangi diminta untuk tetap menunggu kepastian keberangkatan haji dari Kementerian Agama. Pasalnya, hingga Rabu (31/3) masih belum ada kepastian terkait keberangkatan CJH di Indonesia termasuk di Banyuwangi.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi H Moh. Jali mengatakan, meski CJH telah mendapatkan prioritas vaksin bukan berarti sudah ada kepastian soal pemberangkatan haji tahun ini. Pasalnya, CJH masih harus menunggu keputusan resmi pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia.

”Sampai hari ini, kami Kantor Kemenag Banyuwangi masih belum mendapatkan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan mengenai keberangkatan jamaah haji tahun ini,” ungkap Jali.

Baca Juga :  Baznas-BPN Bahas Program Tanah Wakaf

Dia menyebut, vaksin prioritas diberikan kepada para CJH yang telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah haji (BPIH). ”Sekali lagi, untuk kepastian berangkat kami masih menunggu keputusan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur berdasarkan keputusan Kemenag RI,” jelas Jali.

Meski belum ada kejelasan terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK-KBIHU) Banyuwangi mengenai langkah-langkah skenario dan kemungkinan jika CJH diberangkatkan 50 persen atau 30 persen. ”Karena masih belum ada kepastian keberangkatan, tetapi segala kemungkinan tentu kita persiapkan dan komunikasikan dengan FKKBIHU,” terang Jali .

Baca Juga :  Selama PPKM Darurat, Daop 9 Jember Hanya Operasikan Empat Kereta

Jali mengimbau agar para CJH di Banyuwangi senantiasa bersabar, berikhtiar, dan terus berdoa agar diberikan kesehatan dan panjang umur sehingga bisa berangkat menunaikan rukun Islam ke Baitullah. ”Perkembangan kepastian keberangkatan memang masih belum menentu, tapi tentu pemerintah mengupayakan yang terbaik bagi para calon jamaah haji Indonesia,” tandasnya. 

RadarBanyuwangi.id Meski telah mendapatkan prioritas vaksin Covid-19, para calon jamaah haji (CJH) Banyuwangi diminta untuk tetap menunggu kepastian keberangkatan haji dari Kementerian Agama. Pasalnya, hingga Rabu (31/3) masih belum ada kepastian terkait keberangkatan CJH di Indonesia termasuk di Banyuwangi.

Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Banyuwangi H Moh. Jali mengatakan, meski CJH telah mendapatkan prioritas vaksin bukan berarti sudah ada kepastian soal pemberangkatan haji tahun ini. Pasalnya, CJH masih harus menunggu keputusan resmi pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama Republik Indonesia.

”Sampai hari ini, kami Kantor Kemenag Banyuwangi masih belum mendapatkan petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaan mengenai keberangkatan jamaah haji tahun ini,” ungkap Jali.

Baca Juga :  Edarkan Pil Koplo Tengah Malam, Bagus Dibekuk

Dia menyebut, vaksin prioritas diberikan kepada para CJH yang telah melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah haji (BPIH). ”Sekali lagi, untuk kepastian berangkat kami masih menunggu keputusan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Timur berdasarkan keputusan Kemenag RI,” jelas Jali.

Meski belum ada kejelasan terkait penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK-KBIHU) Banyuwangi mengenai langkah-langkah skenario dan kemungkinan jika CJH diberangkatkan 50 persen atau 30 persen. ”Karena masih belum ada kepastian keberangkatan, tetapi segala kemungkinan tentu kita persiapkan dan komunikasikan dengan FKKBIHU,” terang Jali .

Baca Juga :  Mahasiswi dan Pelajar SMK Digerebek di Tempat Kos

Jali mengimbau agar para CJH di Banyuwangi senantiasa bersabar, berikhtiar, dan terus berdoa agar diberikan kesehatan dan panjang umur sehingga bisa berangkat menunaikan rukun Islam ke Baitullah. ”Perkembangan kepastian keberangkatan memang masih belum menentu, tapi tentu pemerintah mengupayakan yang terbaik bagi para calon jamaah haji Indonesia,” tandasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/