alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Friday, August 12, 2022

Gadaikan Mobil Kreditan, Warga Gintangan Ditahan

JawaPos.com – Heri Pujianto, 42, harus meringkuk di tahanan Polsek Rogojampi. Warga RT 3/RW 4 Dusun Kedungbaru, Desa Gintangan, Kecamatan  Blimbingsari itu ditahan atas perkara penggelapan kendaraan pikap Suzuki Futura nopol  P 9177 VA.

Kapolsek Rogojampi AKP Agung Setyo Budi mengungkapkan, kasus ini merupakan laporan lama, yakni sekitar Januari lalu. Saat itu tersangka dilaporkan menggadaikan kendaraan yang dia angsur dari PT. MPM Finance Banyuwangi.

 Kendaraan roda empat itu digadaikan kepada orang lain lewat perantara Misnadi, warga Desa Bunder, Kecamatan Kabat senilai Rp 11 juta. Atas perbuatan tersangka, pihak kreditur mengalami kerugian sebesar  Rp 134,4 juta. “Ini ceritanya barang kreditan digadaikan. Tersangka sempat kabur ke Bali. Setelah kita tetapkan sebagai DPO akhirnya berhasil kita tangkap,’’ kata Agung.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa kelengkapan surat menyurat kendaraan. Barang bukti tersebut berupa sertifikat jaminana fidusia, satu bendel perjanjian pembiayaan, selembar bukti penerimaan barang/jasa kendaraan Suzuki Carry pikap atas nama Heri Pujianto, dan satu bendel akta jaminan fidusia.

Baca Juga :  Jalan Berlubang Wringinrejo Kerap Makan Korban

Barang bukti lainnya berupa , satu bendel  BPKB Merk Suzuki Futura, selembar kartu pembayaran atas nama Heri, selembar Surat Peringatan, dan selembar surat kuasa. “Bukti lengkap ada di kita,” jelas Agung.

Atas tindakannya tersebut, tersangka dijerat  pasal 372 KUHP sub pasal 36 UU RI Nomor 42 Tahun 1999 tentang jaminan fidusia. Dikatakan Agung, tidak menutup kemungkinan korban dari perbuatan Heri bisa bertambah. ”Bagi warga yang merasa pernah dirugikan atau terlibat transaksi dengan tersangka bisa melapor ke Polsek Rogojampi,’’ pinta Agung. 

Kepala Cabang MPM Finance Banyuwangi  Ichwan Dwi Pratomo membenarkan kalau tersangka Heri Pujianto  telah diamankan polisi. Menurut dia, perbuatan konsumen menggadaikan unitkendaraan yang menjadi jaminan di perusahaan bisa dipidanakan. Hal ini sesuai UU Fidusia. ”Kasus ini sudah kita laporkan ke polisi.  Setelah buron selama  6 bulan, akhirnya konsumen tersebut ditangkap dan sekarang ditahan,’’ kata Ichwan.

Baca Juga :  Pengeroyok Andri Kuntoro Akhirnya Dijatuhi Hukuman 22 Bulan

Kasus seperti ini, kata Ichwan, kerap menimpa  perusahaan multi finance lainnya. Masyarakat awam sering diming-imingi sejumlah uang agar mau dipakai atas nama, lalu  unit kendaraannya digelapkan atau digadaikan. ”Ada sindikat yang  sengaja mencari keuntungan dari kejahatan seperti ini. Karena itu masyarakat harus lebih hati-hati. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolsek yang telah menangani perkara ini,’’ kata Ichwan.

JawaPos.com – Heri Pujianto, 42, harus meringkuk di tahanan Polsek Rogojampi. Warga RT 3/RW 4 Dusun Kedungbaru, Desa Gintangan, Kecamatan  Blimbingsari itu ditahan atas perkara penggelapan kendaraan pikap Suzuki Futura nopol  P 9177 VA.

Kapolsek Rogojampi AKP Agung Setyo Budi mengungkapkan, kasus ini merupakan laporan lama, yakni sekitar Januari lalu. Saat itu tersangka dilaporkan menggadaikan kendaraan yang dia angsur dari PT. MPM Finance Banyuwangi.

 Kendaraan roda empat itu digadaikan kepada orang lain lewat perantara Misnadi, warga Desa Bunder, Kecamatan Kabat senilai Rp 11 juta. Atas perbuatan tersangka, pihak kreditur mengalami kerugian sebesar  Rp 134,4 juta. “Ini ceritanya barang kreditan digadaikan. Tersangka sempat kabur ke Bali. Setelah kita tetapkan sebagai DPO akhirnya berhasil kita tangkap,’’ kata Agung.

Selain mengamankan tersangka, polisi juga menyita sejumlah barang bukti (BB) berupa kelengkapan surat menyurat kendaraan. Barang bukti tersebut berupa sertifikat jaminana fidusia, satu bendel perjanjian pembiayaan, selembar bukti penerimaan barang/jasa kendaraan Suzuki Carry pikap atas nama Heri Pujianto, dan satu bendel akta jaminan fidusia.

Baca Juga :  Jalan Berlubang Wringinrejo Kerap Makan Korban

Barang bukti lainnya berupa , satu bendel  BPKB Merk Suzuki Futura, selembar kartu pembayaran atas nama Heri, selembar Surat Peringatan, dan selembar surat kuasa. “Bukti lengkap ada di kita,” jelas Agung.

Atas tindakannya tersebut, tersangka dijerat  pasal 372 KUHP sub pasal 36 UU RI Nomor 42 Tahun 1999 tentang jaminan fidusia. Dikatakan Agung, tidak menutup kemungkinan korban dari perbuatan Heri bisa bertambah. ”Bagi warga yang merasa pernah dirugikan atau terlibat transaksi dengan tersangka bisa melapor ke Polsek Rogojampi,’’ pinta Agung. 

Kepala Cabang MPM Finance Banyuwangi  Ichwan Dwi Pratomo membenarkan kalau tersangka Heri Pujianto  telah diamankan polisi. Menurut dia, perbuatan konsumen menggadaikan unitkendaraan yang menjadi jaminan di perusahaan bisa dipidanakan. Hal ini sesuai UU Fidusia. ”Kasus ini sudah kita laporkan ke polisi.  Setelah buron selama  6 bulan, akhirnya konsumen tersebut ditangkap dan sekarang ditahan,’’ kata Ichwan.

Baca Juga :  Polisi Sita Uang Rp 30 Juta dari Admin Investasi Bodong

Kasus seperti ini, kata Ichwan, kerap menimpa  perusahaan multi finance lainnya. Masyarakat awam sering diming-imingi sejumlah uang agar mau dipakai atas nama, lalu  unit kendaraannya digelapkan atau digadaikan. ”Ada sindikat yang  sengaja mencari keuntungan dari kejahatan seperti ini. Karena itu masyarakat harus lebih hati-hati. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolsek yang telah menangani perkara ini,’’ kata Ichwan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/