alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Thursday, August 11, 2022

Kapolresta: Polisi Bekingi Tambang Ilegal Bisa Dipecat

RadarBanyuwangi.id – Ini peringatan keras bagi oknum anggota kepolisian yang ikut ”bermain” tambang sirtu ilegal. Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin memberikan warning keras kepada anggotanya yang mencoba ”main-main” tambang ilegal.

Jika ada yang terbukti membekingi pertambangan liar, Arman mengatakan anggotanya itu bisa dipecat. Tentunya harus disertai laporan dan bukti yang ada. ”Isu adanya oknum nakal ini memang ada. Sudah kita tindak lanjuti, tapi tidak ditemukan kebenarannya. Tidak mungkin kita tiba-tiba menuduh oknum tersebut tanpa bukti yang kuat,” jelasnya.

Jika memang mengetahui adanya oknum nakal tersebut, Arman meminta masyarakat untuk melaporkan. Jika terbukti, oknum tersebut akan terancam dengan sidang disiplin kepolisian dan peradilan umum. ”Tidak boleh ada polisi jadi beking-beking,” tegasnya.

Baca Juga :  BB Kasus Tambang Ilegal Dipinjam Pakai, Kasus Jalan Terus

Dikatakan Arman, penertiban tambang sirtu tersebut menjadi ranah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). ”Kewenangan menertibkan tambang ilegal ada di Satpol PP. Kita hanya pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Arman mengungkapkan, saat ini di Banyuwangi  ada 16 tambang sirtu yang berizin alias legal. Pihaknya meminta kepada masyarakat jika memang ada tambang ilegal bisa dilaporkan ke pihak berwajib. Kepolisian bertindak sesuai Undang-Undang (UU). ”Kita harapkan tidak ada oknum nakal jadi beking tambang,” tandasnya.

RadarBanyuwangi.id – Ini peringatan keras bagi oknum anggota kepolisian yang ikut ”bermain” tambang sirtu ilegal. Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin memberikan warning keras kepada anggotanya yang mencoba ”main-main” tambang ilegal.

Jika ada yang terbukti membekingi pertambangan liar, Arman mengatakan anggotanya itu bisa dipecat. Tentunya harus disertai laporan dan bukti yang ada. ”Isu adanya oknum nakal ini memang ada. Sudah kita tindak lanjuti, tapi tidak ditemukan kebenarannya. Tidak mungkin kita tiba-tiba menuduh oknum tersebut tanpa bukti yang kuat,” jelasnya.

Jika memang mengetahui adanya oknum nakal tersebut, Arman meminta masyarakat untuk melaporkan. Jika terbukti, oknum tersebut akan terancam dengan sidang disiplin kepolisian dan peradilan umum. ”Tidak boleh ada polisi jadi beking-beking,” tegasnya.

Baca Juga :  Lagi, Muhammadiyah Bantu Air Minum Warga Wongsorejo

Dikatakan Arman, penertiban tambang sirtu tersebut menjadi ranah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). ”Kewenangan menertibkan tambang ilegal ada di Satpol PP. Kita hanya pemeliharaan keamanan dan ketertiban, penegakan hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” terangnya.

Arman mengungkapkan, saat ini di Banyuwangi  ada 16 tambang sirtu yang berizin alias legal. Pihaknya meminta kepada masyarakat jika memang ada tambang ilegal bisa dilaporkan ke pihak berwajib. Kepolisian bertindak sesuai Undang-Undang (UU). ”Kita harapkan tidak ada oknum nakal jadi beking tambang,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/