alexametrics
28.9 C
Banyuwangi
Saturday, August 13, 2022

Geledah Pil Koplo Temukan Sabu

JawaPos.com – Genderang perang terhadap peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang terus ditabuh Satuan Narkoba Polres Banyuwangi. Kali ini, polisi berhasil mengamankan pelaku yang diduga mengedarkan pil koplo jenis trihexyphenidil, dan pelaku yang menyimpan, memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Muhammad Indra Nadjib melalui Kaur Bin Ops Iptu Suryono Bhakti mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi tentang adanya peredaran pil koplo jenis trihexyphenidil di daerah Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru.

Dari hasil penyelidikan petugas, polisi akhirnya mendapatkan informasi dan mengarah pada Ahmad Samsul Arifin, 21, warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Hasilnya, petugas berhasil menemukan barang bukti 1.808 butir obat trihexyphenidil terdiri dari 127 klip yang berisi masing-masing per klip empat butir, 20 klip berisi masing-masing lima butir, dua klip berisi 100 butir, dan satu bungkus isi seribu butir.

Baca Juga :  Pelaku Bom Ikan Mulai Jalani Sidang

Tidak hanya itu, polisi juga mendapati barang bukti berupa 1.850 butir obat dextromethorphan dua buah tas warna hitam, dua buah tas kresek warna hitam, satu bendel plastik klip, dan satu buah HP Samsung A7 warna hitam. ”Saat kami geledah, ternyata kami juga temukan barang bukti sabu-sabu dari pelaku lain,” ungkap Suryono.

Di tempat bersamaan, polisi juga mendapati barang bukti dua paket narkotika jenis sabu berat kotor 0,48 gram dengan berat bersih 0,08 gram, dua lembar potongan kertas, satu buah HP Samsung warna putih, dan satu buah HP Nokia warna hitam. Barang bukti itu disita dari tangan Suswandi, 41, warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru.

Baca Juga :  Jenderal Singapura Kepincut Keris Terpanjang di Banyuwangi

Saat diinterogasi petugas, barang bukti sabu tersebut diperoleh dari Cahyaningrum, 43, warga Dusun Sidodadi, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. ”Dari pelaku Cahyaningrum kami amankan satu buah HP Samsung warna putih,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka Ahmad Samsul Arifin akan dijerat dengan pasal 197 sub pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sementara untuk tersangka Suswandi dan Cahyaningrum akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ketiga tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolres Banyuwangi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ”Saat ini masih dalam proses penyidikan. Jika ada kemungkinan keterkaitan jaringan lainnya tentu akan kami lakukan pengembangan dan penangkapan,” tandas Suryono.

JawaPos.com – Genderang perang terhadap peredaran narkoba dan obat-obatan terlarang terus ditabuh Satuan Narkoba Polres Banyuwangi. Kali ini, polisi berhasil mengamankan pelaku yang diduga mengedarkan pil koplo jenis trihexyphenidil, dan pelaku yang menyimpan, memiliki narkotika jenis sabu-sabu.

Kasat Narkoba Polres Banyuwangi AKP Muhammad Indra Nadjib melalui Kaur Bin Ops Iptu Suryono Bhakti mengatakan, awalnya petugas mendapat informasi tentang adanya peredaran pil koplo jenis trihexyphenidil di daerah Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru.

Dari hasil penyelidikan petugas, polisi akhirnya mendapatkan informasi dan mengarah pada Ahmad Samsul Arifin, 21, warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru. Hasilnya, petugas berhasil menemukan barang bukti 1.808 butir obat trihexyphenidil terdiri dari 127 klip yang berisi masing-masing per klip empat butir, 20 klip berisi masing-masing lima butir, dua klip berisi 100 butir, dan satu bungkus isi seribu butir.

Baca Juga :  Bikin KTP Elektronik Kini Tak Perlu Pengantar dari RT dan RW

Tidak hanya itu, polisi juga mendapati barang bukti berupa 1.850 butir obat dextromethorphan dua buah tas warna hitam, dua buah tas kresek warna hitam, satu bendel plastik klip, dan satu buah HP Samsung A7 warna hitam. ”Saat kami geledah, ternyata kami juga temukan barang bukti sabu-sabu dari pelaku lain,” ungkap Suryono.

Di tempat bersamaan, polisi juga mendapati barang bukti dua paket narkotika jenis sabu berat kotor 0,48 gram dengan berat bersih 0,08 gram, dua lembar potongan kertas, satu buah HP Samsung warna putih, dan satu buah HP Nokia warna hitam. Barang bukti itu disita dari tangan Suswandi, 41, warga Dusun Krajan, Desa Kalibaru Kulon, Kecamatan Kalibaru.

Baca Juga :  Jenderal Singapura Kepincut Keris Terpanjang di Banyuwangi

Saat diinterogasi petugas, barang bukti sabu tersebut diperoleh dari Cahyaningrum, 43, warga Dusun Sidodadi, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore. ”Dari pelaku Cahyaningrum kami amankan satu buah HP Samsung warna putih,” jelasnya.

Atas perbuatannya itu, tersangka Ahmad Samsul Arifin akan dijerat dengan pasal 197 sub pasal 196 UU RI No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Sementara untuk tersangka Suswandi dan Cahyaningrum akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Ketiga tersangka kini mendekam di sel tahanan Mapolres Banyuwangi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. ”Saat ini masih dalam proses penyidikan. Jika ada kemungkinan keterkaitan jaringan lainnya tentu akan kami lakukan pengembangan dan penangkapan,” tandas Suryono.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/