alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Dua Maskapai Beroperasi, Hampir Semua Seat Pesawat Terisi

BLIMBINGSARI – Selama angkutan Lebaran, jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi terus mengalami pergerakan signifikan.  Kamis (28/4), ada dua maskapai yang beroperasi, yakni Citilink dan Batik Air.

Kedua pesawat tersebut menempuh rute penerbangan Jakarta–Banyuwangi. ”Hampir semua seat terisi, baik Citilink maupun Batik Air,” ungkap Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Banyuwangi Indrawansyah melalui Plt Manager of Operation, Service, and Maintenance Perananta Sembiring

Batik Air dengan nomor penerbangan ID6590, landing di Bandara Banyuwangi pada pukul 07.43 dengan mengangkut 156 penumpang. Disusul pada pukul 07.58 mendarat pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 702 yang membawa 184 penumpang. ”Total penumpang yang datang di Bandara Banyuwangi mencapai 340 orang,” ujarnya.

Selain yang datang, jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Banyuwangi menuju Jakarta juga cukup signifikan. Pesawat Batik Air tujuan Jakarta terisi 67 orang penumpang dan pesawat Citilink dengan tujuan Banyuwangi ke Jakarta terisi 76 penumpang. ”Selama angkutan Lebaran, jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi, baik kedatangan maupun keberangkatan, cukup menunjukkan pergerakan yang baik,” ungkap Perananta.

Pada angkutan Lebaran tahun ini, kata dia, penumpang pesawat diprediksi akan mengalami peningkatan. Kenaikan jumlah penumpang diprediksi berkisar 2 hingga 5 persen. Prediksi adanya kenaikan jumlah pengguna transportasi udara itu akibat aturan baru yang lebih memudahkan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).

Selain itu, tahun ini pemerintah kembali mengizinkan mudik Lebaran setelah dua tahun ditiadakan. ”Selama periode angkutan Lebaran, kami juga memberikan layanan vaksin dan rapid test antigen di sekitar terminal Bandara Banyuwangi,” terangnya

PT Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Banyuwangi juga menerima extra flight dari maskapai Batik Air selama masa angkutan Lebaran. Sebelumnya, maskapai Batik Air hanya beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni hari Rabu, Jumat, dan Minggu. ”Selama angkutan Lebaran, Batik Air akan beroperasi setiap hari dengan satu kali penerbangan dengan rute Jakarta–Banyuwangi,” jelas Perananta.

Dengan beroperasinya Batik Air setiap hari, secara otomatis akan menambah jumlah pergerakan pesawat setiap harinya di Bandara Banyuwangi.  Berdasarkan prognosa yang ada, puncak arus mudik diprediksi pada 27 sampai 30 April 2022. Perkiraan tersebut didapat dari data tahun 2018 dan 2019, sebelum adanya pandemi Covid-19 dan proyeksi setelah dua tahun terakhir tidak ada program mudik Lebaran. 

BLIMBINGSARI – Selama angkutan Lebaran, jumlah penumpang pesawat di Bandara Internasional Banyuwangi terus mengalami pergerakan signifikan.  Kamis (28/4), ada dua maskapai yang beroperasi, yakni Citilink dan Batik Air.

Kedua pesawat tersebut menempuh rute penerbangan Jakarta–Banyuwangi. ”Hampir semua seat terisi, baik Citilink maupun Batik Air,” ungkap Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Banyuwangi Indrawansyah melalui Plt Manager of Operation, Service, and Maintenance Perananta Sembiring

Batik Air dengan nomor penerbangan ID6590, landing di Bandara Banyuwangi pada pukul 07.43 dengan mengangkut 156 penumpang. Disusul pada pukul 07.58 mendarat pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 702 yang membawa 184 penumpang. ”Total penumpang yang datang di Bandara Banyuwangi mencapai 340 orang,” ujarnya.

Selain yang datang, jumlah penumpang yang berangkat dari Bandara Banyuwangi menuju Jakarta juga cukup signifikan. Pesawat Batik Air tujuan Jakarta terisi 67 orang penumpang dan pesawat Citilink dengan tujuan Banyuwangi ke Jakarta terisi 76 penumpang. ”Selama angkutan Lebaran, jumlah penumpang di Bandara Banyuwangi, baik kedatangan maupun keberangkatan, cukup menunjukkan pergerakan yang baik,” ungkap Perananta.

Pada angkutan Lebaran tahun ini, kata dia, penumpang pesawat diprediksi akan mengalami peningkatan. Kenaikan jumlah penumpang diprediksi berkisar 2 hingga 5 persen. Prediksi adanya kenaikan jumlah pengguna transportasi udara itu akibat aturan baru yang lebih memudahkan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN).

Selain itu, tahun ini pemerintah kembali mengizinkan mudik Lebaran setelah dua tahun ditiadakan. ”Selama periode angkutan Lebaran, kami juga memberikan layanan vaksin dan rapid test antigen di sekitar terminal Bandara Banyuwangi,” terangnya

PT Angkasa Pura II Bandar Udara Internasional Banyuwangi juga menerima extra flight dari maskapai Batik Air selama masa angkutan Lebaran. Sebelumnya, maskapai Batik Air hanya beroperasi tiga kali dalam sepekan, yakni hari Rabu, Jumat, dan Minggu. ”Selama angkutan Lebaran, Batik Air akan beroperasi setiap hari dengan satu kali penerbangan dengan rute Jakarta–Banyuwangi,” jelas Perananta.

Dengan beroperasinya Batik Air setiap hari, secara otomatis akan menambah jumlah pergerakan pesawat setiap harinya di Bandara Banyuwangi.  Berdasarkan prognosa yang ada, puncak arus mudik diprediksi pada 27 sampai 30 April 2022. Perkiraan tersebut didapat dari data tahun 2018 dan 2019, sebelum adanya pandemi Covid-19 dan proyeksi setelah dua tahun terakhir tidak ada program mudik Lebaran. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/