alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Pejabat, Kiai, dan Santri Doa Bersama untuk Awak KRI Nanggala 402

RadarBanyuwangi.id – Berbalut suasana khidmat. Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi menggelar tahlil dan doa bersama para kiai dan ratusan santri Senin malam (26/4). Kegiatan yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) tersebut ditujukan bagi para awak dan penumpang KRI Nanggala-402.

Sebelum doa bersama, digelar pula salat gaib untuk para patriot bangsa yang gugur saat menunaikan tugas negara tersebut. Tahlil dan doa bersama digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

Tahlil dan doa bersama tersebut diikuti Kepala Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi Nova Flory Bunda dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mohammad Rawi. Hadir pula sejumlah kiai, di antaranya Pengasuh Ponpes Al Falah yang juga Rais Syuriah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi KH Muhammad Zainullah Marwan, Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda KH Suyuti Thoha, Pengasuh Ponpes Bustanul Makmur KH Muwafiq Amir, Pengasuh Ponpes Mambaul Ulum KH Ali Hasan Syadili, serta 50 kiai dan ulama lainnya dari berbagai kecamatan di Banyuwangi.

Tak banyak kata yang disampaikan Bupati Ipuk. Dia menuturkan, kegiatan malam itu dikhususkan untuk membaca tahlil dan doa bagi seluruh awak kapal selam Nanggala-402 yang di dalamnya juga terdapat dua warga Banyuwangi. ”Bukan hanya Banyuwangi yang berduka, tapi seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ipuk tampak tercekat. Sama seperti halnya saat dia menemui keluarga dua awak KRI Nanggala pada Senin pagi. ”Beliau-beliau yang gugur merupakan patriot bangsa. Insya Allah syahid, mendapat tempat paling mulia di sisi Allah SWT. Kita juga terus beri dukungan ke keluarga, kita kuatkan agar bisa melewati masa yang sungguh tidak mudah ini,” kata dia.

Sementara itu, pembacaan tahlil dipimpin oleh KH Muhammad Nur Khatib dan disusul doa oleh KH Suyuti Thoha dan KH Zainullah Marwan. Dalam doanya, para kiai menyebut, para patriot bangsa di KRI Nanggala-402 yang gugur tersebut termasuk syuhada, orang-orang yang meninggal dalam keadaan syahid. ”Mereka gugur dalam menjaga negara di tengah samudera. Insya Allah, mereka tercatat sebagai syuhada yang akan mendapatkan balasan yang luar biasa di sisi Allah SWT,” tutur KH Zainullah Marwan.

Tahlil dan doa bersama ini juga diikuti para santri Pesantren Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Sebelum tahlil dan doa bersama digelar, para santri bersama warga menggelar salat gaib untuk para awak Nanggala-402. Salat gaib ini digelar usai salat Tarawih berjamaah. 

Di hari yang sama sebelum tahlil dan doa bersama, Bupati Ipuk dan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis juga mengunjungi dua keluarga awak KRI Nanggala-402. Mereka adalah keluarga Serda (Ede) Pandu Yudha Kusuma, warga Desa Ketapang dan Sertu (Mes) Dedi Hari Susilo, warga Kelurahan Mojopanggung. Serda Pandu adalah operator senjata, sementara Sertu Dedi sebagai juru diesel pada KRI Nanggala 402. (sgt/aif/c1)

RadarBanyuwangi.id – Berbalut suasana khidmat. Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi menggelar tahlil dan doa bersama para kiai dan ratusan santri Senin malam (26/4). Kegiatan yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) tersebut ditujukan bagi para awak dan penumpang KRI Nanggala-402.

Sebelum doa bersama, digelar pula salat gaib untuk para patriot bangsa yang gugur saat menunaikan tugas negara tersebut. Tahlil dan doa bersama digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

Tahlil dan doa bersama tersebut diikuti Kepala Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi Nova Flory Bunda dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Mohammad Rawi. Hadir pula sejumlah kiai, di antaranya Pengasuh Ponpes Al Falah yang juga Rais Syuriah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Banyuwangi KH Muhammad Zainullah Marwan, Pengasuh Ponpes Mansyaul Huda KH Suyuti Thoha, Pengasuh Ponpes Bustanul Makmur KH Muwafiq Amir, Pengasuh Ponpes Mambaul Ulum KH Ali Hasan Syadili, serta 50 kiai dan ulama lainnya dari berbagai kecamatan di Banyuwangi.

Tak banyak kata yang disampaikan Bupati Ipuk. Dia menuturkan, kegiatan malam itu dikhususkan untuk membaca tahlil dan doa bagi seluruh awak kapal selam Nanggala-402 yang di dalamnya juga terdapat dua warga Banyuwangi. ”Bukan hanya Banyuwangi yang berduka, tapi seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ipuk tampak tercekat. Sama seperti halnya saat dia menemui keluarga dua awak KRI Nanggala pada Senin pagi. ”Beliau-beliau yang gugur merupakan patriot bangsa. Insya Allah syahid, mendapat tempat paling mulia di sisi Allah SWT. Kita juga terus beri dukungan ke keluarga, kita kuatkan agar bisa melewati masa yang sungguh tidak mudah ini,” kata dia.

Sementara itu, pembacaan tahlil dipimpin oleh KH Muhammad Nur Khatib dan disusul doa oleh KH Suyuti Thoha dan KH Zainullah Marwan. Dalam doanya, para kiai menyebut, para patriot bangsa di KRI Nanggala-402 yang gugur tersebut termasuk syuhada, orang-orang yang meninggal dalam keadaan syahid. ”Mereka gugur dalam menjaga negara di tengah samudera. Insya Allah, mereka tercatat sebagai syuhada yang akan mendapatkan balasan yang luar biasa di sisi Allah SWT,” tutur KH Zainullah Marwan.

Tahlil dan doa bersama ini juga diikuti para santri Pesantren Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari. Sebelum tahlil dan doa bersama digelar, para santri bersama warga menggelar salat gaib untuk para awak Nanggala-402. Salat gaib ini digelar usai salat Tarawih berjamaah. 

Di hari yang sama sebelum tahlil dan doa bersama, Bupati Ipuk dan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Banyuwangi Letkol Laut (P) Eros Wasis juga mengunjungi dua keluarga awak KRI Nanggala-402. Mereka adalah keluarga Serda (Ede) Pandu Yudha Kusuma, warga Desa Ketapang dan Sertu (Mes) Dedi Hari Susilo, warga Kelurahan Mojopanggung. Serda Pandu adalah operator senjata, sementara Sertu Dedi sebagai juru diesel pada KRI Nanggala 402. (sgt/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/