alexametrics
25.5 C
Banyuwangi
Wednesday, July 6, 2022

Hujan Deras Akibat Gelombang Kelvin, Laut Selatan Tetap Aman untuk Peselancar

RADAR BANYUWANGI – Hujan mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi hingga tujuh jam lebih, Kamis (26/5). Hujan mulai turun sejak pukul 09.00 hingga pukul 15.00.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mencatat hujan tersebut diakibatkan adanya gelombang kelvin. Gelombang kelvin merupakan gelombang skala besar yang terdapat di atmosfer bumi dan lautan.

Hujan tersebut mengakibatkan pertumbuhan awan kumulonimbus semakin cepat. ”Perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba diakibatkan gelombang kelvin yang melintas di wilayah Jawa Timur,” ujar Prakirawan BMKG Banyuwangi Agus Purbawa.

Agus memprediksi gelombang kelvin yang mengakibatkan perubahan cuaca secara mendadak akan terjadi hingga dua hari mendatang. BMKG mengimbau masyarakat lebih waspada. ”Waspadai perubahan musim yang mendadak yang berakibat mengganggu kesehatan. Tetap jaga kesehatan tubuh,” terangnya.

Gelombang kelvin, jelas Agus, tidak berpengaruh terhadap gelombang air laut, terutama gelombang air laut selatan yang akan berlangsung World Surf League (WSL) Championship, Sabtu (28/5). ”Gelombang air laut diperkirakan relatif aman, bahkan menurun,” ungkapnya.

Meski begitu, masih kata Agus, semua harus tetap waspada. Ketika awan kumolonimbus tumbuh, tentu mengakibatkan gelombang tinggi. ”Gelombang air laut paling tinggi mencapai 3,5 meter. Saat ini masih relatif aman karena tinggi gelombang hanya 2 meter hingga 2,5 meter,” tandasnya. (rio/aif/c1)

RADAR BANYUWANGI – Hujan mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Banyuwangi hingga tujuh jam lebih, Kamis (26/5). Hujan mulai turun sejak pukul 09.00 hingga pukul 15.00.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mencatat hujan tersebut diakibatkan adanya gelombang kelvin. Gelombang kelvin merupakan gelombang skala besar yang terdapat di atmosfer bumi dan lautan.

Hujan tersebut mengakibatkan pertumbuhan awan kumulonimbus semakin cepat. ”Perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba diakibatkan gelombang kelvin yang melintas di wilayah Jawa Timur,” ujar Prakirawan BMKG Banyuwangi Agus Purbawa.

Agus memprediksi gelombang kelvin yang mengakibatkan perubahan cuaca secara mendadak akan terjadi hingga dua hari mendatang. BMKG mengimbau masyarakat lebih waspada. ”Waspadai perubahan musim yang mendadak yang berakibat mengganggu kesehatan. Tetap jaga kesehatan tubuh,” terangnya.

Gelombang kelvin, jelas Agus, tidak berpengaruh terhadap gelombang air laut, terutama gelombang air laut selatan yang akan berlangsung World Surf League (WSL) Championship, Sabtu (28/5). ”Gelombang air laut diperkirakan relatif aman, bahkan menurun,” ungkapnya.

Meski begitu, masih kata Agus, semua harus tetap waspada. Ketika awan kumolonimbus tumbuh, tentu mengakibatkan gelombang tinggi. ”Gelombang air laut paling tinggi mencapai 3,5 meter. Saat ini masih relatif aman karena tinggi gelombang hanya 2 meter hingga 2,5 meter,” tandasnya. (rio/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/