alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Sebulan 15 Kejadian Pohon Tumbang, Warga Diminta Waspada

JawaPos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, mengimbau warga tetap waspada terhadap pohon tumbang di puncak musim hujan ini. Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Banyuwangi mengaku sering menangani kejadian bencana pohon tumbang dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Kejadian terakhir adalah pohon tumbang di Jalan Ikan Wader Pari, Kelurahan Karangrejo, pukul 07.25 Sabtu (27/1).  Pohon jenis trembesi berdiameter 75 sentimeter itu roboh di lahan milik warga. Untung saja, pohon tersebut tidak menimpa bangunan atau kendaraan. Pohon itu tumbang mengarah ke tempat yang kosong.

Secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi Eka Muharam mengatakan, semua petugas BPBD sudah saling berkoordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk mengatasi pohon tumbang. ”Hujan disertai angin kencang berlangsung dari November 2017 dan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Februari 2018 mendatang. Karena itu, kewaspadaan masyarakat diperlukan bila melintasi daerah yang banyak pohon,” ujarnya.

Eka menambahkan, potensi bencana lain yang kemungkinan bisa terjadi di musim hujan antara lain tanah longsor dan banjir. Karena itu, BPBD Banyuwangi meminta warga selalu siap dan meningkatkan kewaspadaan. Serta tetap berkoordinasi dengan kepolisian, petugas BPBD, dan tim SAR. ”Selain itu juga, kami meminta warga untuk melakukan kerja bakti membersihkan gorong-gorong agar aliran air buang bisa lancar. Ini adalah salah satu bentuk antisipasi bencana banjir,” ujar Eka.

Sementara ini, kejadian pohon tumbang yang terjadi pada Januari ini tercatat sebanyak 15 kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa pohon tumbang tersebut. BPBD Banyuwangi terus berupaya dan siap siaga menanggulangi segala macam bencana yang mengancam warga Banyuwangi.

JawaPos.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, mengimbau warga tetap waspada terhadap pohon tumbang di puncak musim hujan ini. Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Banyuwangi mengaku sering menangani kejadian bencana pohon tumbang dalam kurun waktu sebulan terakhir.

Kejadian terakhir adalah pohon tumbang di Jalan Ikan Wader Pari, Kelurahan Karangrejo, pukul 07.25 Sabtu (27/1).  Pohon jenis trembesi berdiameter 75 sentimeter itu roboh di lahan milik warga. Untung saja, pohon tersebut tidak menimpa bangunan atau kendaraan. Pohon itu tumbang mengarah ke tempat yang kosong.

Secara terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi Eka Muharam mengatakan, semua petugas BPBD sudah saling berkoordinasi dengan perangkat kelurahan atau desa dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) untuk mengatasi pohon tumbang. ”Hujan disertai angin kencang berlangsung dari November 2017 dan diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Februari 2018 mendatang. Karena itu, kewaspadaan masyarakat diperlukan bila melintasi daerah yang banyak pohon,” ujarnya.

Eka menambahkan, potensi bencana lain yang kemungkinan bisa terjadi di musim hujan antara lain tanah longsor dan banjir. Karena itu, BPBD Banyuwangi meminta warga selalu siap dan meningkatkan kewaspadaan. Serta tetap berkoordinasi dengan kepolisian, petugas BPBD, dan tim SAR. ”Selain itu juga, kami meminta warga untuk melakukan kerja bakti membersihkan gorong-gorong agar aliran air buang bisa lancar. Ini adalah salah satu bentuk antisipasi bencana banjir,” ujar Eka.

Sementara ini, kejadian pohon tumbang yang terjadi pada Januari ini tercatat sebanyak 15 kejadian. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa pohon tumbang tersebut. BPBD Banyuwangi terus berupaya dan siap siaga menanggulangi segala macam bencana yang mengancam warga Banyuwangi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/