alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Mobil Dinas”Haram” Dibawa Mudik

BANYUWANGI – Idul Fitri 1443 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Banyuwangi. Setelah dua kali Lebaran tak mendapat ”jatah” cuti bersama imbas pandemi Covid-19, tahun ini para abdi negara tersebut dapat mengambil cuti sekaligus mudik ke kampung halaman masing-masing.

Meski demikian, ada sejumlah ”rambu” yang tidak boleh ditabrak para ASN. Salah satunya larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik, berlibur, atau kepentingan lain di luar kepentingan dinas.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono mengatakan, pemkab melarang kendaraan dinas di lingkup pemerintah kabupaten ujung timur Pulau Jawa untuk perjalanan mudik. Bahkan, selama pelaksanaan cuti bersama Lebaran, seluruh mobil dinas wajib dikandangkan. ”Kebijakan ini telah kita laksanakan setiap tahun sejak 2014. Insya Allah tahun ini tetap sama,” ujarnya kemarin (25/4).

Sekkab Mujiono memastikan bahwa kendaraan dinas pemkab tidak akan dipergunakan ASN untuk mudik. Hanya boleh dipergunakan untuk operasional ASN yang sedang bertugas.

Terlebih, hal senada juga telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 13 Tahun 2022. Dalam SE tersebut diinstruksikan agar para pejabat pembina kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi pemerintah memastikan seluruh pejabat serta pegawai tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik, berlibur, atau pun kepentingan lainnya di luar kepentingan dinas. ”Ini kan sesuai dengan pemerintah pusat. Namun kalau untuk operasional bertugas, penggunaan kendaraan dinas diperbolehkan,” tuturnya. 

Berkaitan dengan kebijakan tersebut, Mujiono mengimbau agar seluruh kendaraan berpelat merah dikandangkan mulai Kamis (28/4) paling lambat pukul 16.00. Mobil dinas yang telah diparkir tersebut dapat diambil kembali pada hari terakhir libur Lebaran, yakni Minggu (8/5) mendatang. ”Kecuali kendaraan operasional khusus yang memang untuk tugas di lapangan. Seperti mobil pemadam kebakaran, mobil tangki penyiram tanaman, mobil operasional Dinas Perhubungan (Dishub), dan mobil dinas di kantor-kantor camat,” pungkasnya. 

BANYUWANGI – Idul Fitri 1443 Hijriah membawa berkah tersendiri bagi kalangan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Banyuwangi. Setelah dua kali Lebaran tak mendapat ”jatah” cuti bersama imbas pandemi Covid-19, tahun ini para abdi negara tersebut dapat mengambil cuti sekaligus mudik ke kampung halaman masing-masing.

Meski demikian, ada sejumlah ”rambu” yang tidak boleh ditabrak para ASN. Salah satunya larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik, berlibur, atau kepentingan lain di luar kepentingan dinas.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mujiono mengatakan, pemkab melarang kendaraan dinas di lingkup pemerintah kabupaten ujung timur Pulau Jawa untuk perjalanan mudik. Bahkan, selama pelaksanaan cuti bersama Lebaran, seluruh mobil dinas wajib dikandangkan. ”Kebijakan ini telah kita laksanakan setiap tahun sejak 2014. Insya Allah tahun ini tetap sama,” ujarnya kemarin (25/4).

Sekkab Mujiono memastikan bahwa kendaraan dinas pemkab tidak akan dipergunakan ASN untuk mudik. Hanya boleh dipergunakan untuk operasional ASN yang sedang bertugas.

Terlebih, hal senada juga telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 13 Tahun 2022. Dalam SE tersebut diinstruksikan agar para pejabat pembina kepegawaian (PPK) di masing-masing instansi pemerintah memastikan seluruh pejabat serta pegawai tidak menggunakan kendaraan dinas untuk kepentingan mudik, berlibur, atau pun kepentingan lainnya di luar kepentingan dinas. ”Ini kan sesuai dengan pemerintah pusat. Namun kalau untuk operasional bertugas, penggunaan kendaraan dinas diperbolehkan,” tuturnya. 

Berkaitan dengan kebijakan tersebut, Mujiono mengimbau agar seluruh kendaraan berpelat merah dikandangkan mulai Kamis (28/4) paling lambat pukul 16.00. Mobil dinas yang telah diparkir tersebut dapat diambil kembali pada hari terakhir libur Lebaran, yakni Minggu (8/5) mendatang. ”Kecuali kendaraan operasional khusus yang memang untuk tugas di lapangan. Seperti mobil pemadam kebakaran, mobil tangki penyiram tanaman, mobil operasional Dinas Perhubungan (Dishub), dan mobil dinas di kantor-kantor camat,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/