alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Miniatur Keragaman Masyarakat Indonesia ada di Kampung Pancasila

BLIMBINGSARI – Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadan mengapresiasi Kampung Pancasila di Dusun Patoman Tengah, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Kamis (24/3/2022). Kedatangan orang nomor satu di Kodim 0825 itu disambut oleh Kepala Desa Patoman Suwito bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka)  Blimbingsari.

”Kami ingin melihat langsung Posko Sila ini dan bertemu dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat di sini,” ungkap Dandim Eko.

Eko mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh  yang merawat dan menjaga kebinekaan dengan luar  biasa. Kampung ini merupakan salah satu miniatur Indonesia yang terdapat suku dan etnis dan agama yang berbeda tetapi tetap hidup berdampingan dan rukun,” ujarnya.

Desa Patoman merupakan contoh desa yang welas asih dan harmoni. Dandim mengajak seluruh tokoh dan lapisan masyarakat untuk tetap hidup rukun menjaga dan merawat keberagaman dan kebersamaan. ”Mari kita wujudkan Banyuwangi dinamis, guyub rukun dengan saling menghormati sesama makhluk Tuhan,” pesannya.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banyuwangi bertekad menjadikan Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari sebagai destinasi wisata kebangsaan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Kepala Desa Patoman Suwito mengatakan, Kampung Pancasila sudah terbentuk dari zaman leluhur yang hidup rukun berdampingan, bertetangga, dan saling toleransi sebagai warga negara Indonesia. ”Kami berterima kasih kepada Pak Dandim yang berkenan mampir dan bertemu dengan warga dalam upaya mendukung Kampung Pancasila,” kata Suwito.

Desa Patoman memiliki ragam budaya serta adat istiadat penduduk yang berasal dari suku Bali, Osing, Jawa, dan Madura. Sejak desa berdiri tahun 2002, tidak pernah terjadi gesekan antarmasyarakat. Hubungan sosial antarwarga tergolong harmonis dan rukun meski di dalamnya terdapat perbedaan keyakinan dan adat istiadat. ”Toleransi kebangsaan dan kemanusiaan adalah prinsip kukuh yang dipegang teguh masyarakat hingga saat ini,”  tegasnya. 

BLIMBINGSARI – Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadan mengapresiasi Kampung Pancasila di Dusun Patoman Tengah, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, Kamis (24/3/2022). Kedatangan orang nomor satu di Kodim 0825 itu disambut oleh Kepala Desa Patoman Suwito bersama Forum Pimpinan Kecamatan (Forpimka)  Blimbingsari.

”Kami ingin melihat langsung Posko Sila ini dan bertemu dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat di sini,” ungkap Dandim Eko.

Eko mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh  yang merawat dan menjaga kebinekaan dengan luar  biasa. Kampung ini merupakan salah satu miniatur Indonesia yang terdapat suku dan etnis dan agama yang berbeda tetapi tetap hidup berdampingan dan rukun,” ujarnya.

Desa Patoman merupakan contoh desa yang welas asih dan harmoni. Dandim mengajak seluruh tokoh dan lapisan masyarakat untuk tetap hidup rukun menjaga dan merawat keberagaman dan kebersamaan. ”Mari kita wujudkan Banyuwangi dinamis, guyub rukun dengan saling menghormati sesama makhluk Tuhan,” pesannya.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Banyuwangi bertekad menjadikan Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari sebagai destinasi wisata kebangsaan di kabupaten ujung timur Pulau Jawa ini.

Kepala Desa Patoman Suwito mengatakan, Kampung Pancasila sudah terbentuk dari zaman leluhur yang hidup rukun berdampingan, bertetangga, dan saling toleransi sebagai warga negara Indonesia. ”Kami berterima kasih kepada Pak Dandim yang berkenan mampir dan bertemu dengan warga dalam upaya mendukung Kampung Pancasila,” kata Suwito.

Desa Patoman memiliki ragam budaya serta adat istiadat penduduk yang berasal dari suku Bali, Osing, Jawa, dan Madura. Sejak desa berdiri tahun 2002, tidak pernah terjadi gesekan antarmasyarakat. Hubungan sosial antarwarga tergolong harmonis dan rukun meski di dalamnya terdapat perbedaan keyakinan dan adat istiadat. ”Toleransi kebangsaan dan kemanusiaan adalah prinsip kukuh yang dipegang teguh masyarakat hingga saat ini,”  tegasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/