alexametrics
27.2 C
Banyuwangi
Tuesday, May 24, 2022

Puncak Kepadatan Penyeberangan, Ketapang Dijaga Ketat

BANYUWANGI – Puncak arus kendaraan yang menyeberang ke Bali terjadi pada Sabtu malam (23/12) dan Minggu pagi kemarin (24/12). Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Pelabuhan PT ASDP Ketapang kemarin (23/12), tampak kendaraan kecil pribadi dan bus pariwisata masih mendominasi arus kendaraan di pelabuhan penyeberangan terpadat kedua di Indonesia itu.

Sementara itu, Kapal Motor Penumpang (KMP) yang beroperasi di Selat Bali sebanyak 32 unit. Sedangkan untuk trip sebanyak 277 kali dalam sehari. Hasil pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, jumlah penumpang pejalan kaki yang menyeberang ke Pulau Bali sebanyak 27.541 orang. Menurut data PT ASDP Ketapang, jumlah penumpang tersebut naik sekitar 4 persen dari tahun lalu yakni 25.536 orang.

Baca Juga :  Pohon Kering Ancam Pengguna Jalan

Sementara itu, pengendara roda dua yang menyeberang ke Bali kemarin sebanyak 1.647 unit. Jumlah tersebut turun 19 persen dari tahun lalu, yakni hanya 2.028 unit sepeda motor. Sedangkan untuk kendaraan kecil dan bus sebanyak 4.716 unit, naik 7 persen dari tahun lalu dengan jumlah 4.414 unit.

Sebaliknya, dari arah Pelabuhan Gilimanuk jumlah penumpang pejalan kaki berjumlah 26.590 orang, naik 1 persen dari tahun lalu 26.439 orang. Untuk pengendara roda dua berjumlah 2.162 unit naik 17 persen dari tahun lalu yang hanya berjumlah 1.852 unit. Sedangkan untuk kendaraan roda empat berjumlah 4.385 unit naik 1 persen dari tahun lalu dengan jumlah 4.414 unit. ”Saya berangkat memang sengaja pas hari Sabtu, karena bertepatan dengan liburan kantor. Di Bali, saya akan liburan bersama keluarga selama empat hari,” jelas Faruq Akbar, 45, penumpang asal Probolinggo, Jawa Timur.

Baca Juga :  Tahun Baru Gelar Pesta Miras, Mabuk Berat, Bablas ke Akhirat

Secara terpisah, General Manager (GM) PT ASDP Ketapang-Gilimanuk Elvi Yoza mengatakan, puncak arus kendaraan untuk perayaan Natal akan terjadi selama dua hari. Pihak PT ASDP sudah memprediksikan hal tersebut dan sudah menyiapkan beberapa KMP tambahan, jika seandainya terjadi penumpukan kendaraan. ”Jika penumpukan kendaraan semakin padat di kantong parkir maka kami akan menambah armada. Namun selama waktu bongkar muat dipangkas, hal tersebut sangat minim terjadi,” ungkap Elvi.

BANYUWANGI – Puncak arus kendaraan yang menyeberang ke Bali terjadi pada Sabtu malam (23/12) dan Minggu pagi kemarin (24/12). Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi di Pelabuhan PT ASDP Ketapang kemarin (23/12), tampak kendaraan kecil pribadi dan bus pariwisata masih mendominasi arus kendaraan di pelabuhan penyeberangan terpadat kedua di Indonesia itu.

Sementara itu, Kapal Motor Penumpang (KMP) yang beroperasi di Selat Bali sebanyak 32 unit. Sedangkan untuk trip sebanyak 277 kali dalam sehari. Hasil pantauan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, jumlah penumpang pejalan kaki yang menyeberang ke Pulau Bali sebanyak 27.541 orang. Menurut data PT ASDP Ketapang, jumlah penumpang tersebut naik sekitar 4 persen dari tahun lalu yakni 25.536 orang.

Baca Juga :  Pilkada 2024, KPU Situbondo Ajukan Anggaran Rp 65 Miliar

Sementara itu, pengendara roda dua yang menyeberang ke Bali kemarin sebanyak 1.647 unit. Jumlah tersebut turun 19 persen dari tahun lalu, yakni hanya 2.028 unit sepeda motor. Sedangkan untuk kendaraan kecil dan bus sebanyak 4.716 unit, naik 7 persen dari tahun lalu dengan jumlah 4.414 unit.

Sebaliknya, dari arah Pelabuhan Gilimanuk jumlah penumpang pejalan kaki berjumlah 26.590 orang, naik 1 persen dari tahun lalu 26.439 orang. Untuk pengendara roda dua berjumlah 2.162 unit naik 17 persen dari tahun lalu yang hanya berjumlah 1.852 unit. Sedangkan untuk kendaraan roda empat berjumlah 4.385 unit naik 1 persen dari tahun lalu dengan jumlah 4.414 unit. ”Saya berangkat memang sengaja pas hari Sabtu, karena bertepatan dengan liburan kantor. Di Bali, saya akan liburan bersama keluarga selama empat hari,” jelas Faruq Akbar, 45, penumpang asal Probolinggo, Jawa Timur.

Baca Juga :  15 Klinik yang Ditutup Urus Izin, Bakal Dibuka Secara Bertahap

Secara terpisah, General Manager (GM) PT ASDP Ketapang-Gilimanuk Elvi Yoza mengatakan, puncak arus kendaraan untuk perayaan Natal akan terjadi selama dua hari. Pihak PT ASDP sudah memprediksikan hal tersebut dan sudah menyiapkan beberapa KMP tambahan, jika seandainya terjadi penumpukan kendaraan. ”Jika penumpukan kendaraan semakin padat di kantong parkir maka kami akan menambah armada. Namun selama waktu bongkar muat dipangkas, hal tersebut sangat minim terjadi,” ungkap Elvi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/