Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Mengaku Pegawai DLH, Gasak Perhiasan Emas

25 November 2021, 17: 35: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Mengaku Pegawai DLH, Gasak Perhiasan Emas

CEK LOKASI: Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin bersama anggotanya memeriksa rumah Lilik, korban pencurian perhiasan di Kelurahan Tamanbaru kemarin (23/11). (Polsek Banyuwangi for RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Nasib apes menimpa seorang ibu rumah tangga bernama Lilik Hertantini, 63, warga Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Banyuwangi, Selasa (23/11). Tiga orang yang mengaku sebagai petugas dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) masuk ke rumahnya dan menggasak beberapa perhiasan emas.

Dari penuturan korban, peristiwa ini terjadi Selasa (23/11) pukul 07.30. Mulanya, pelaku yang berjumlah tiga orang masuk lewat pintu pagar rumah korban.  Lilik langsung keluar dari rumah dan menanyakan keperluan ketiga orang tersebut. Mereka mengaku berasal dari DLH dengan seragam berwarna biru.

Layaknya petugas, tiga orang tersebut meminta Lilik merapikan pohon mangga yang tumbuh di depan rumahnya. Dua dari tiga orang itu menunjukkan beberapa ranting pohon mangga yang menurut mereka harus dirapikan.

Baca juga: Bea Cukai Galang Kolaborasi Tangkal Rokok Ilegal

Rupanya apa yang dilakukan petugas DLH gadungan tersebut hanyalah skenario untuk mengalihkan perhatian korban. Pada saat yang sama, salah satu pelaku menyelinap ke kamar korban. Dia mengambil sejumlah perhiasan seperti cincin dan gelang.

Perhiasan tersebut diletakkan di dalam sebuah kotak perhiasan kecil di lemari kamar. ”Saya tahunya setelah mereka pergi. Saya masuk ke kamar ternyata kotak perhiasan sudah berada di atas tempat tidur dalam keadaan kosong,” ungkap Lilik.

Ketika ditanya detail perhiasan di dalam kotak, Lilik mengingat ada gelang seberat 15 gram dan 7 buah cincin. Setelah mengetahui perhiasannya hilang, Lilik segera berteriak memberitahukan warga sekitar. Sayang, pelaku yang datang dengan mengendarai sepeda motor sudah menghilang. Sejumlah warga berusaha mencari pelaku, tapi tidak menemukan. Meski kehilangan perhiasan, Lilik mengaku bersyukur uang tunai yang berada di dekat perhiasan tidak ikut diambil pelaku.

Wiki Suhartoyo, 60, salah satu tetangga korban menuturkan, pelaku sebelumnya sudah sempat datang ke rumah warga yang tinggal satu blok dengan rumah Lilik. Namun, mereka baru berhasil mendapatkan barang berharga di rumah Lilik. ”Informasinya sudah sempat datang ke rumah warga yang lain. Mereka memang mengaku dari Dinas Lingkungan Hidup,” jelas Wiki.

Kapolsek Banyuwangi AKP Kusmin membenarkan adanya aksi pencurian di rumah Lilik. Dia baru mendapatkan laporan pukul 12.00. Begitu menerima laporan, pihaknya langsung melakukan olah TKP. ”Kami masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini,” katanya.

Kusmin mengimbau agar warga lebih berhati-hati dan waspada jika ada orang yang tidak dikenal datang ke rumahnya. Warga harus menanyakan identitas tamu tersebut meski mengaku dari petugas atau dari instansi mana pun. ”Tanyakan identitasnya. Kalau tidak jelas silakan ditolak atau lapor ke RT setempat atau petugas kepolisian terdekat,” imbau Kusmin.

(bw/fre/aif/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia