Kamis, 02 Dec 2021
Radar Banyuwangi
Home / Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Hidup Sendirian, Fendrayono Ditemukan Meninggal Dalam Rumah

25 November 2021, 14: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Hidup Sendirian, Fendrayono Ditemukan Meninggal Dalam Rumah

EVAKUASI: Tim medis dan Polsek Banyuwangi mengevakuasi tubuh Fendrayono yang ditemukan membusuk di dalam rumahnya, Jalan Kapten Ilyas, Banyuwangi, Senin malam lalu (23/11). (Polsek Banyuwangi for RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Fendrayono, 40, yang hidup sebatang kara sejak beberapa tahun lalu, ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Senin malam lalu (22/11). Karena sudah membusuk, warga pun harus dibantu petugas medis bersama petugas untuk mengevakuasi jenazah lelaki yang tinggal Jalan Kapten Ilyas 108 Banyuwangi itu.

Sebelumnya, tak ada seorang pun yang mengetahui saat Fendrayono meninggal dunia. Hingga akhirnya, salah satu tetangganya, Rudi Bagus Hendratama, 41, mencium aroma tak sedap dari dalam rumah Fendra. Apalagi, tetangga sudah lama tidak melihat Fendra selama beberapa hari terakhir.

Bau busuk yang merebak menimbulkan rasa curiga. Rudi pun melaporkannya ke Lurah Singonegaran dan Polsek Banyuwangi. Para personel Polsek yang mendapatkan laporan tersebut, langsung datang untuk mengecek ke dalam rumah Fendra.

Baca juga: Truk Logistik Demo Besar-besaran Tolak Kebijakan ODOL

Sayangnya, kondisi rumah tertutup dengan kondisi rumah terkunci rapat. Sehingga petugas Polsek yang dipimpin Kapolsek AKP Kusmin itu memaksa masuk dengan cara mendobrak pintu.

Selanjutnya, jenazah Fendra ditemukan dalam kondisi membusuk di lantai rumahnya. ”Mayat sudah dalam kondisi membusuk. Menghitam dan membengkak,” ujar Kapolsek AKP Kusmin.

Kusmin mengatakan, posisi korban berada di lantai ruang tamu dalam rumah. Anggota langsung berkoordinasi dengan tim medis dari RSUD Blambangan untuk mengevakuasi korban. ”Korban kita evakuasi ke RSUD Blambangan untuk dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Hasilnya, tidak ditemukan tanda kekerasan. Dari hasil pemeriksaan, korban diperkirakan meninggal dunia seminggu lalu. Menurut penuturan tetangga, Fendra diketahui memiliki riwayat beberapa penyakit. ”Korban diketahui tinggal di rumah seorang diri,” ungkapnya.

Kusmin menambahkan, pihak keluarga yang datang menolak upaya otopsi terhadap jenazah korban. Seluruh keluarga mengaku ikhlas dengan kematian korban. ”Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi, sehingga meminta jenazah korban untuk dibawa pulang dan dilakukan pemakaman,” pungkasnya. 

(bw/rio/rbs/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia