alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Pelanggar Lalin Diberi Pita Janur Kuning

BANYUWANGI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi merazia sejumlah pengendara yang melanggar lalu lintas di depan Pos KTL Karangente, Banyuwangi, Jumat (22/4). Sebanyak 15 pengendara, baik roda dua dan empat, kedapatan melanggar lalu lintas.

Belasan kendaraan tersebut langsung diberi pita janur kuning di bagian depan. Pemberian pita janur kuning dilakukan sebagai simbol pelanggar lalin agar pengendara lainnya lebih berhati-hati ketika melihat atau mengetahui kendaraan yang diberi pita janur kuning.

”Pemasangan janur kuning tersebut sebagai penindakan represif edukatif yang diterapkan petugas selama berlangsungnya Operasi Ketupat Semeru mulai 28 April hingga 9 Mei 2022,” ujar Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Rian Septia Kurniawan melalui Kanit Turjawali Iptu Budi Mujiono.

Cara baru yang diterapkan polisi lalu lintas, imbuh Budi, bertujuan agar masyarakat, khususnya pengguna jalan, lebih berhati-hati selama mudik Lebaran. Pengendara diimbau selalu patuh dan tertib dengan aturan yang ada. ”Dengan tertib berlalu lintas akan dapat memberikan rasa aman bagi pengendara dan meminimalisasi terjadinya kecelakaan di jalan,” terangnya.

Budi menambahkan, kegiatan sosialisasi maupun penindakan akan terus dilakukan, mengingat arus mudik baru akan terjadi pada Kamis (28/4) mendatang. ”Kita tidak henti-hentinya melakukan kegiatan secara represif edukatif seperti ini. Janur baru boleh dibuka setelah pelanggar mengurus atau mengambil surat yang ditilang sebelumnya,” tegasnya.

BANYUWANGI – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banyuwangi merazia sejumlah pengendara yang melanggar lalu lintas di depan Pos KTL Karangente, Banyuwangi, Jumat (22/4). Sebanyak 15 pengendara, baik roda dua dan empat, kedapatan melanggar lalu lintas.

Belasan kendaraan tersebut langsung diberi pita janur kuning di bagian depan. Pemberian pita janur kuning dilakukan sebagai simbol pelanggar lalin agar pengendara lainnya lebih berhati-hati ketika melihat atau mengetahui kendaraan yang diberi pita janur kuning.

”Pemasangan janur kuning tersebut sebagai penindakan represif edukatif yang diterapkan petugas selama berlangsungnya Operasi Ketupat Semeru mulai 28 April hingga 9 Mei 2022,” ujar Kasatlantas Polresta Banyuwangi Kompol Rian Septia Kurniawan melalui Kanit Turjawali Iptu Budi Mujiono.

Cara baru yang diterapkan polisi lalu lintas, imbuh Budi, bertujuan agar masyarakat, khususnya pengguna jalan, lebih berhati-hati selama mudik Lebaran. Pengendara diimbau selalu patuh dan tertib dengan aturan yang ada. ”Dengan tertib berlalu lintas akan dapat memberikan rasa aman bagi pengendara dan meminimalisasi terjadinya kecelakaan di jalan,” terangnya.

Budi menambahkan, kegiatan sosialisasi maupun penindakan akan terus dilakukan, mengingat arus mudik baru akan terjadi pada Kamis (28/4) mendatang. ”Kita tidak henti-hentinya melakukan kegiatan secara represif edukatif seperti ini. Janur baru boleh dibuka setelah pelanggar mengurus atau mengambil surat yang ditilang sebelumnya,” tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/