alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Relief Kepala Barong yang Bikin Heboh

LICIN, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Lokasi pembangunan Posramil 0825/22 Licin kemarin pagi (23/1) mendadak ramai didatangi warga dari berbagai dari Desa Banjar. Pemicunya, di lokasi tersebut mendadak muncul dua relief mirip kepala barong. Relief itu terlihat di tebing tanah yang akan dibangun Posramil Licin.

       Pukul 10.00, sejumlah warga mengerumuni tempat tersebut. Mereka takjub dengan dua ukiran barong yang seolah-olah muncul mendadak. Banyak yang mengabdikan kemunculan dua relief kepala barong dengan berswafoto di sana.

Celakanya, tiga jam kemudian, dua relief tersebut sudah rusak. Banyak warga yang kecewa. Mereka balik kanan karena tak mendapati relief tersebut. Tak ada yang tahu siapa yang membuat dan merusak relief tersebut.

Komandan Posramil Licin Peltu Agus Sugiarto mengatakan, sejak awal pengerukan lahan calon markas Koramil Licin, sama sekali tidak ditemukan adanya relief. Agus menyebut pengerukan tanah di lahan tersebut terakhir dilakukan seminggu lalu. “Semisal ada temuan relief, mestinya pekerja (operator alat berat) pasti tahu, tapi ini tidak ada laporan,’’ kata Agus.

       Selama pengerukan lahan berlangsung, setiap hari ada anggota Koramil Licin yang bertugas menjaga dan mengawasi. Jika memang ada sesuatu pasti dilaporkan kepada Agus. Kemungkinan, orang yang membuat relief tersebut melakukan di luar pemantauan anggota Koramil. “Tiap hari ada anggota Koramil yang ngepam, mengawasi di sana. Kalau memang ada relief barong, pasti lapor ke saya,” tegasnya.

       Agus menduga relief barong tersebut sengaja dibuat oleh seseorang untuk mencari sensasi. Pembuat relief sengaja mengukir dinding tanah  mendapatkan perhatian banyak orang. “Mungkin yang bikin relief ingin terkenal saja,” kata Agus. 

LICIN, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Lokasi pembangunan Posramil 0825/22 Licin kemarin pagi (23/1) mendadak ramai didatangi warga dari berbagai dari Desa Banjar. Pemicunya, di lokasi tersebut mendadak muncul dua relief mirip kepala barong. Relief itu terlihat di tebing tanah yang akan dibangun Posramil Licin.

       Pukul 10.00, sejumlah warga mengerumuni tempat tersebut. Mereka takjub dengan dua ukiran barong yang seolah-olah muncul mendadak. Banyak yang mengabdikan kemunculan dua relief kepala barong dengan berswafoto di sana.

Celakanya, tiga jam kemudian, dua relief tersebut sudah rusak. Banyak warga yang kecewa. Mereka balik kanan karena tak mendapati relief tersebut. Tak ada yang tahu siapa yang membuat dan merusak relief tersebut.

Komandan Posramil Licin Peltu Agus Sugiarto mengatakan, sejak awal pengerukan lahan calon markas Koramil Licin, sama sekali tidak ditemukan adanya relief. Agus menyebut pengerukan tanah di lahan tersebut terakhir dilakukan seminggu lalu. “Semisal ada temuan relief, mestinya pekerja (operator alat berat) pasti tahu, tapi ini tidak ada laporan,’’ kata Agus.

       Selama pengerukan lahan berlangsung, setiap hari ada anggota Koramil Licin yang bertugas menjaga dan mengawasi. Jika memang ada sesuatu pasti dilaporkan kepada Agus. Kemungkinan, orang yang membuat relief tersebut melakukan di luar pemantauan anggota Koramil. “Tiap hari ada anggota Koramil yang ngepam, mengawasi di sana. Kalau memang ada relief barong, pasti lapor ke saya,” tegasnya.

       Agus menduga relief barong tersebut sengaja dibuat oleh seseorang untuk mencari sensasi. Pembuat relief sengaja mengukir dinding tanah  mendapatkan perhatian banyak orang. “Mungkin yang bikin relief ingin terkenal saja,” kata Agus. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/