alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Nekat Onani di Jalan gara-gara Tak ”Dijatah” Istri

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Aparat kepolisian akhirnya meringkus pria cabul yang melakukan onani sambil bersepeda motor. Pria nyeleneh tersebut adalah ES, 40, warga Desa Bagorejo, Kecamatan Srono.

Dia nekat melakukan perbuatan tak senonoh karena tidak mendapatkan nafkah batin dari istrinya. Selama dua hari ES mengaku tidak mendapatkan ”jatah” dari istri tercinta. ”Pelaku sudah kita amankan di rumahnya tanpa melakukan perlawanan. ES langsung kita bawa ke Polresta Banyuwangi untuk disidik,” ujar Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasatreskrim AKP Mustijat Priyambodo.

Mustijat mengatakan, pelaku diketahui memang melakukan aksi cabul di sepanjang jalan Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar hingga wilayah Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernopol P 6512 QZ tersebut mengakui semua perbuatannya.

Dalam aksinya, ES membuntuti seorang perempuan yang sama-sama mengendarai sepeda motor. ”Pelaku mengaku melakukan aksinya secara sadar,” kata Mustijat.

Perempuan yang dibuntuti tersebut sempat merekam aksi cabul pelaku. Dia adalah SY, 24, warga Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar.

Penyidik Reskrim belum bisa memastikan apakah ES mengalami gangguan kejiwaan atau tidak. Untuk mengetahui kejiwaannya, penyidik masih berkoordinasi dengan psikiater. ”Masih kita lakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan pelaku. Pelaku hanya mengaku selama dua hari hasrat biologisnya tidak tersalurkan ke istrinya,” kata Mustijat.

Untuk kepentingan penyidikan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa kaus dan celana yang digunakan pelaku saat melakukan aksi cabul. ”Kita juga amankan sepeda motor Honda Scoopy dengan nopol P 6512 QZ yang digunakan pelaku,” jelasnya.

Dalam perkara ini, pelaku dikenakan pasal 36 jo pasal 10 tentang tindak pidana pornografi sesuai Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008. ”Pelaku terancam hukuman 10 tahun penjara,” tandas Mustijat.

Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut aksi tidak senonoh yang diduga terjadi di sepanjang jalan Tapanrejo, Kecamatan Muncar hingga masuk wilayah Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Anggota Reskrim Polresta Banyuwangi akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku. Identitas pelaku terlacak daari nomor polisi sepeda motor Honda Scoopy yaitu P 6512 QZ.

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Aparat kepolisian akhirnya meringkus pria cabul yang melakukan onani sambil bersepeda motor. Pria nyeleneh tersebut adalah ES, 40, warga Desa Bagorejo, Kecamatan Srono.

Dia nekat melakukan perbuatan tak senonoh karena tidak mendapatkan nafkah batin dari istrinya. Selama dua hari ES mengaku tidak mendapatkan ”jatah” dari istri tercinta. ”Pelaku sudah kita amankan di rumahnya tanpa melakukan perlawanan. ES langsung kita bawa ke Polresta Banyuwangi untuk disidik,” ujar Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu melalui Kasatreskrim AKP Mustijat Priyambodo.

Mustijat mengatakan, pelaku diketahui memang melakukan aksi cabul di sepanjang jalan Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar hingga wilayah Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernopol P 6512 QZ tersebut mengakui semua perbuatannya.

Dalam aksinya, ES membuntuti seorang perempuan yang sama-sama mengendarai sepeda motor. ”Pelaku mengaku melakukan aksinya secara sadar,” kata Mustijat.

Perempuan yang dibuntuti tersebut sempat merekam aksi cabul pelaku. Dia adalah SY, 24, warga Desa Tapanrejo, Kecamatan Muncar.

Penyidik Reskrim belum bisa memastikan apakah ES mengalami gangguan kejiwaan atau tidak. Untuk mengetahui kejiwaannya, penyidik masih berkoordinasi dengan psikiater. ”Masih kita lakukan pemeriksaan terhadap kejiwaan pelaku. Pelaku hanya mengaku selama dua hari hasrat biologisnya tidak tersalurkan ke istrinya,” kata Mustijat.

Untuk kepentingan penyidikan, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti (BB) berupa kaus dan celana yang digunakan pelaku saat melakukan aksi cabul. ”Kita juga amankan sepeda motor Honda Scoopy dengan nopol P 6512 QZ yang digunakan pelaku,” jelasnya.

Dalam perkara ini, pelaku dikenakan pasal 36 jo pasal 10 tentang tindak pidana pornografi sesuai Undang-undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008. ”Pelaku terancam hukuman 10 tahun penjara,” tandas Mustijat.

Aparat kepolisian bergerak cepat mengusut aksi tidak senonoh yang diduga terjadi di sepanjang jalan Tapanrejo, Kecamatan Muncar hingga masuk wilayah Desa Sraten, Kecamatan Cluring. Anggota Reskrim Polresta Banyuwangi akhirnya berhasil mengungkap identitas pelaku. Identitas pelaku terlacak daari nomor polisi sepeda motor Honda Scoopy yaitu P 6512 QZ.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/