alexametrics
23.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Pemiluk Kuda Mati saat Puter Kayun Dapat Santunan, Kini Bisa Beli Kuda Baru

BANYUWANGI – Masih ingat dengan kejadian kuda mati saat mengikuti ritual puter kayun pada Senin (11/5) lalu? Satu kuda mati milik Atim, 80, warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, tidak bisa terselamatkan. Atim terpaksa harus kehilangan kuda kesayangannya saat iring-iringan ke Watudodol tersebut.

Masyarakat dan pemuda karang taruna Boyolangu ternyata tidak tinggal diam. Demi membantu Atim, masyarakat rela menggalang dana untuk membeli kuda baru. Alhasil, mereka berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 4 juta.

Berkat bantuan warga, Minggu (22/5) Atim bisa membeli kuda baru seharga Rp 20 juta dari  Kabupaten Lumajang. Kuda tersebut langsung dinaikkan pikap menunu rumahnya di Boyolangu. “Alhamdulillah bisa beli kuda baru lagi. Kuda tersebut saya beli  dari Lumajang. Kuda yang meninggal berasal dari Sumbawa,” ujar Atim.

Dengan kuda baru tersebut, Atim bisa bekerja kembali sebagai kusir dokar. Dia bisa kembali menabung untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Profesi saya hanya sebagai kusir, mengais rejeki dengan mengandalkan delman. Makanya, saya sangat sedih ketika kuda saya meninggal,” ungkapnya.

Tokoh muda adat setempat, Darma mengatakan, meski dana yang berhasil digalang hanya 4 juta, bantuan tersebut diharapkan bisa mengurangi beban Atim atas musibah yang dialaminya. “Meski tidak seberapa, masyarakat merasa cukup senang bisa membantu dan menggalang dana untuk membelikan kuda baru,” katanya.

Darma berharap, ke depan tak ada kejadian serupa saat acara adat Puter Kayun. “Kita tidak ingin ada kejadian kuda mati dalam perjalanan, semoga ritual tahun depan bisa berjalan dengan lancar,” harapnya. (rio/aif)

BANYUWANGI – Masih ingat dengan kejadian kuda mati saat mengikuti ritual puter kayun pada Senin (11/5) lalu? Satu kuda mati milik Atim, 80, warga Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, tidak bisa terselamatkan. Atim terpaksa harus kehilangan kuda kesayangannya saat iring-iringan ke Watudodol tersebut.

Masyarakat dan pemuda karang taruna Boyolangu ternyata tidak tinggal diam. Demi membantu Atim, masyarakat rela menggalang dana untuk membeli kuda baru. Alhasil, mereka berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 4 juta.

Berkat bantuan warga, Minggu (22/5) Atim bisa membeli kuda baru seharga Rp 20 juta dari  Kabupaten Lumajang. Kuda tersebut langsung dinaikkan pikap menunu rumahnya di Boyolangu. “Alhamdulillah bisa beli kuda baru lagi. Kuda tersebut saya beli  dari Lumajang. Kuda yang meninggal berasal dari Sumbawa,” ujar Atim.

Dengan kuda baru tersebut, Atim bisa bekerja kembali sebagai kusir dokar. Dia bisa kembali menabung untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. “Profesi saya hanya sebagai kusir, mengais rejeki dengan mengandalkan delman. Makanya, saya sangat sedih ketika kuda saya meninggal,” ungkapnya.

Tokoh muda adat setempat, Darma mengatakan, meski dana yang berhasil digalang hanya 4 juta, bantuan tersebut diharapkan bisa mengurangi beban Atim atas musibah yang dialaminya. “Meski tidak seberapa, masyarakat merasa cukup senang bisa membantu dan menggalang dana untuk membelikan kuda baru,” katanya.

Darma berharap, ke depan tak ada kejadian serupa saat acara adat Puter Kayun. “Kita tidak ingin ada kejadian kuda mati dalam perjalanan, semoga ritual tahun depan bisa berjalan dengan lancar,” harapnya. (rio/aif)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/