alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Hanya Separo Pemudik yang Balik

KALIPURO – Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi terus dipadati kendaraan arus balik menuju Bali. Namun, hingga H+5 Lebaran kemarin (21/6), jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang ke Bali belum sampai separo dari pemudik yang telah menyeberang ke Pulau Jawa.

General manajer PT Indonesia Ferry ASDP Ketapang-Gilimanuk Elvi Yoza mengatakan, sampai Kamis (21/6) baru separo dari pemudik yang telah menyeberang ke Pulau Jawa pada saat sebelum Lebaran balik ke Bali. Dimung­kinkan, para pemudik pada H+6 dan H+7 akan kembali menyeberang ke Pulau Bali.

Sampai kemarin (21/6) arus balik ke Bali, lanjut Elvi, dari arus mudik yang mencapai 601.950 jiwa masih baru sekitar 217.841 jiwa yang menyeberang ke Pulau Bali. Dengan rincian untuk roda dua, dari 103.250 unit su­dah diseberangkan ke Bali baru 28.707 unit. Sementara roda empat dari 73.996 unit yang sudah diseberangkan sebanyak 23.543 unit. ”Penumpang yang sudah menyeberang balik ke Bali sekitar 49 persen, kendaraan roda dua sudah 32 persen, dan roda empat sekitar 59 persen. Belum separo untuk pe­numpang dan roda dua. Sementara kendaraan roda empat sudah lebih dari separo,” jelasnya.

Elvi Yoza memprediksi, puncak arus balik angkutan Lebaran di Pelabuhan Ketapang akan terjadi pada H+6 dan H+7 Lebaran. Wak­tunya sekitar hari Sabtu (23/6) dan hari Minggu besok (24/6). ”Karena cuti Lebaran dan liburnya agak panjang, jadi kemungkinan arus balik Lebaran masih akan terjadi pada akhir pekan ini,” jelasnya.

Sementara itu, untuk meng­an­tisipasi melubernya antrean kendaraan roda dua dan roda empat di depan loket pintu masuk pelabuhan, pihak ASDP Ketapang juga telah menambah relawan yang disebar di beberapa titik di Pelabuhan Ketapang untuk mencatat manifes (data penum­pang) serta melayani pembelian tiket online.

Tak hanya itu, relawan ini juga bertugas untuk mengatur pe­numpang saat akan menaiki kapal. Jumlah relawan yang ditambah adalah relawan penulis manifes untuk mempercepat proses pe­nulisan data penumpang, sehingga calon penumpang tidak mengantre di depan loket. ”Kita tambah relawan penulis manifes yang kita siapkan di loket kendaraan roda empat maupun roda dua,” terang Elvi Yoza.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang hingga akhir pekan mendatang, PT ASDP Ketapang telah mengoperasikan 32 armada, yang terdiri dari 20 kapal di dermaga MB dan dermaga Ponton, serta 12 unit kapal di dermaga Lan­ding Craft Tank (LCT), yang siap mengurai kepadatan penum­pang di Pela­buhan Ketapang mau­pun Gili­manuk.

KALIPURO – Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi terus dipadati kendaraan arus balik menuju Bali. Namun, hingga H+5 Lebaran kemarin (21/6), jumlah penumpang dan kendaraan yang menyeberang ke Bali belum sampai separo dari pemudik yang telah menyeberang ke Pulau Jawa.

General manajer PT Indonesia Ferry ASDP Ketapang-Gilimanuk Elvi Yoza mengatakan, sampai Kamis (21/6) baru separo dari pemudik yang telah menyeberang ke Pulau Jawa pada saat sebelum Lebaran balik ke Bali. Dimung­kinkan, para pemudik pada H+6 dan H+7 akan kembali menyeberang ke Pulau Bali.

Sampai kemarin (21/6) arus balik ke Bali, lanjut Elvi, dari arus mudik yang mencapai 601.950 jiwa masih baru sekitar 217.841 jiwa yang menyeberang ke Pulau Bali. Dengan rincian untuk roda dua, dari 103.250 unit su­dah diseberangkan ke Bali baru 28.707 unit. Sementara roda empat dari 73.996 unit yang sudah diseberangkan sebanyak 23.543 unit. ”Penumpang yang sudah menyeberang balik ke Bali sekitar 49 persen, kendaraan roda dua sudah 32 persen, dan roda empat sekitar 59 persen. Belum separo untuk pe­numpang dan roda dua. Sementara kendaraan roda empat sudah lebih dari separo,” jelasnya.

Elvi Yoza memprediksi, puncak arus balik angkutan Lebaran di Pelabuhan Ketapang akan terjadi pada H+6 dan H+7 Lebaran. Wak­tunya sekitar hari Sabtu (23/6) dan hari Minggu besok (24/6). ”Karena cuti Lebaran dan liburnya agak panjang, jadi kemungkinan arus balik Lebaran masih akan terjadi pada akhir pekan ini,” jelasnya.

Sementara itu, untuk meng­an­tisipasi melubernya antrean kendaraan roda dua dan roda empat di depan loket pintu masuk pelabuhan, pihak ASDP Ketapang juga telah menambah relawan yang disebar di beberapa titik di Pelabuhan Ketapang untuk mencatat manifes (data penum­pang) serta melayani pembelian tiket online.

Tak hanya itu, relawan ini juga bertugas untuk mengatur pe­numpang saat akan menaiki kapal. Jumlah relawan yang ditambah adalah relawan penulis manifes untuk mempercepat proses pe­nulisan data penumpang, sehingga calon penumpang tidak mengantre di depan loket. ”Kita tambah relawan penulis manifes yang kita siapkan di loket kendaraan roda empat maupun roda dua,” terang Elvi Yoza.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang hingga akhir pekan mendatang, PT ASDP Ketapang telah mengoperasikan 32 armada, yang terdiri dari 20 kapal di dermaga MB dan dermaga Ponton, serta 12 unit kapal di dermaga Lan­ding Craft Tank (LCT), yang siap mengurai kepadatan penum­pang di Pela­buhan Ketapang mau­pun Gili­manuk.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/