alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Tewas Tabrakan, Identitas Pencuri Masih Misterius

JawaPos.com – Pencuri motor yang tewas setelah kabur dan mengalami kecelakaan lalu lintas di Dusun Possumur, Desa Bengkak, Kamis malam lalu (18/1), ternyata masih belum diketahui identitasnya hingga kemarin (20/1). Jasad remaja berusia sekitar 16 tahun tersebut masih berada di RSUD Blambangan Banyuwangi hingga kemarin.

Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin mengatakan, pihak keluarga maupun saudara korban masih belum ada yang datang ke RSUD Blambangan. Langkah selanjutnya sudah dicek sidik jari di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk) Banyuwangi. Namun, sidik jari korban masih belum tercantum di server e-KTP. ”Korban memiliki ciri-ciri berbadan kurus, usia 16 tahun, kulit sawo matang. Dia mengenakan kaus berwarna hitam serta memakai celana jin pendek,” ujar Kusmin.

Kusmin menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan unit laka lantas Polres dan unit identifikasi Polres Banyuwangi. Forpimka Wongsorejo juga sudah untuk menginformasikan kepada kepala desa, kepala dusun, hingga RT dan RW. ”Kami sudah menginformasikan kepada warga apabila ada yang memiliki anak kurang lebih umur 16 tahun hingga 17 tahun, yang belum pulang sampai Kamis lalu (18/1), agar segera menghubungi petugas kepolisian dan RSUD Blambangan,” tandas Kusmin.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki tewas mengenaskan setelah membawa kabur sepeda motor hasil curiannya di Desa Bangsring, Kamis malam kemarin (18/1). Pria yang identitasnya belum diketahui itu baru saja mencuri sepeda motor Honda Revo warna hitam bernopol P 6291 VH.

Mr X tersebut tewas setelah menabrak pikap Mitsubishi L300 warna hitam dari arah berlawanan. Diperoleh informasi, pukul 19.30, Mr X menyatroni gudang timbang cabai milik Newi, 45, di Dusun Krajan I, RT 02, RW 03, Desa Bangsring. Kondisi gudang cabai tersebut sepi. Di dalam gudang terdapat sepeda motor Honda Revo parkir dengan kunci motor yang masih menempel di motor tersebut.

Melihat itu, pelaku bergegas mencurinya. Dia pun langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi melaju ke arah utara. Sesampainya di Dusun Possumur, Desa Bengkak, pencuri tersebut mendahului mobil di depannya.

Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju mobil pikap warna hitam yang dikemudikan oleh Andrean Prasetyo, 23, warga Desa Banjar, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan pun tidak dapat terhindari. Motor yang dikendarai pelaku oleng hingga terpelanting ke kanan. Setelah jatuh ke aspal, kepala pria tersebut terlindas pikap yang disopiri Andrean.

Pelaku mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung tewas di lokasi kejadian. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melarikan jasad Mr X ke RSUD Blambangan.

JawaPos.com – Pencuri motor yang tewas setelah kabur dan mengalami kecelakaan lalu lintas di Dusun Possumur, Desa Bengkak, Kamis malam lalu (18/1), ternyata masih belum diketahui identitasnya hingga kemarin (20/1). Jasad remaja berusia sekitar 16 tahun tersebut masih berada di RSUD Blambangan Banyuwangi hingga kemarin.

Kapolsek Wongsorejo Iptu Kusmin mengatakan, pihak keluarga maupun saudara korban masih belum ada yang datang ke RSUD Blambangan. Langkah selanjutnya sudah dicek sidik jari di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispenduk) Banyuwangi. Namun, sidik jari korban masih belum tercantum di server e-KTP. ”Korban memiliki ciri-ciri berbadan kurus, usia 16 tahun, kulit sawo matang. Dia mengenakan kaus berwarna hitam serta memakai celana jin pendek,” ujar Kusmin.

Kusmin menambahkan, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan unit laka lantas Polres dan unit identifikasi Polres Banyuwangi. Forpimka Wongsorejo juga sudah untuk menginformasikan kepada kepala desa, kepala dusun, hingga RT dan RW. ”Kami sudah menginformasikan kepada warga apabila ada yang memiliki anak kurang lebih umur 16 tahun hingga 17 tahun, yang belum pulang sampai Kamis lalu (18/1), agar segera menghubungi petugas kepolisian dan RSUD Blambangan,” tandas Kusmin.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki tewas mengenaskan setelah membawa kabur sepeda motor hasil curiannya di Desa Bangsring, Kamis malam kemarin (18/1). Pria yang identitasnya belum diketahui itu baru saja mencuri sepeda motor Honda Revo warna hitam bernopol P 6291 VH.

Mr X tersebut tewas setelah menabrak pikap Mitsubishi L300 warna hitam dari arah berlawanan. Diperoleh informasi, pukul 19.30, Mr X menyatroni gudang timbang cabai milik Newi, 45, di Dusun Krajan I, RT 02, RW 03, Desa Bangsring. Kondisi gudang cabai tersebut sepi. Di dalam gudang terdapat sepeda motor Honda Revo parkir dengan kunci motor yang masih menempel di motor tersebut.

Melihat itu, pelaku bergegas mencurinya. Dia pun langsung tancap gas dengan kecepatan tinggi melaju ke arah utara. Sesampainya di Dusun Possumur, Desa Bengkak, pencuri tersebut mendahului mobil di depannya.

Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan melaju mobil pikap warna hitam yang dikemudikan oleh Andrean Prasetyo, 23, warga Desa Banjar, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Karena jarak yang terlalu dekat, kecelakaan pun tidak dapat terhindari. Motor yang dikendarai pelaku oleng hingga terpelanting ke kanan. Setelah jatuh ke aspal, kepala pria tersebut terlindas pikap yang disopiri Andrean.

Pelaku mengalami luka serius di bagian kepala dan langsung tewas di lokasi kejadian. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melarikan jasad Mr X ke RSUD Blambangan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/