alexametrics
27.6 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Setelah Panglima TNI dan Kapolri, Giliran Wapres yang Datang

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Setelah dikunjungi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pekan lalu, Banyuwangi bakal kedatangan tamu istimewa lagi. Kali ini Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang akan menginjakkan kaki di Bumi Blambangan.

Orang nomor dua di Indonesia itu dijadwalkan berkunjung ke Banyuwangi hari ini. Wapres akan melihat langsung inovasi pelayanan publik dan UMKM yang ada di kabupaten the Sunrise of Java ini. ”Berdasarkan jadwal dari protokol Kepresidenan, selama di Banyuwangi Wapres akan mengunjungi beberapa lokasi,” kata Sekkab Banyuwangi Mujiono.

Pertama Wapres akan mengunjungi Lounge Pemkab Banyuwangi untuk melihat inovasi tata kelola pemerintahan kabupaten ini. Di lounge, Wapres akan disuguhkan data kependudukan dan sistem pengawasan yang semuanya terintegrasi secara digital. Seperti Unit Gawat Darurat (UGD) Kemiskinan yang berisi data warga miskin lengkap dengan jenis program bantuan sosial yang telah mereka peroleh secara real time.

Wapres juga melihat program e-village budgeting dan e-monitoring system. Dua program tersebut adalah sistem penganggaran desa yang terintegrasi dalam jaringan (daring) untuk meningkatkan akuntabilitas anggaran desa.

Lewat sistem tersebut, pengawasan program dilakukan melalui sistem lengkap dengan titik koordinat dan gambar perkembangan proyek pembangunan, sehingga menutup celah adanya proyek ganda atau fiktif.

Selanjutnya, Wapres juga dijadwalkan mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk melihat langsung pusat pelayanan di Banyuwangi. Di Mal Pelayanan Publik kabupaten pertama di Indonesia itu, terdapat banyak entitas yang bergabung di sini. Terdapat 24 entitas yang melayani 237 layanan. Ini mempermudah warga yang hendak mengurus administrasi. ”Setelah dari Mal Pelayanan Publik, Wapres dijadwalkan melihat Rumah Kreatif Banyuwangi,” kata Mujiono.

Banyuwangi memiliki satu kantor khusus yang memfasilitasi para pelaku UMKM. Namanya, Rumah Kreatif. Lokasinya dibedakan dengan kantor dinas dan pemerintahan dan lebih terkesan informal, sehingga para pelaku UMKM bisa merasa lebih nyaman.

Rumah Kreatif tidak hanya untuk mendampingi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk mereka, tapi juga mengantarkan para pelaku UMKM ke dunia marketplace. ”Di Rumah Kreatif, Wapres akan melihat display program-program pengembangan UMKM yang telah dijalankan Pemkab Banyuwangi selama ini. Mulai dari program Warung Naik Kelas (Wenak), Teman Usaha Rakyat sebagai pendamping UMKM, para pemenang kompetisi kewirausahaan anak muda lewat pendekatan digital. Juga akan melihat pelatihan marketplace bagi eks pekerja migran,” pungkas Mujiono.

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Setelah dikunjungi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo pekan lalu, Banyuwangi bakal kedatangan tamu istimewa lagi. Kali ini Wakil Presiden Ma’ruf Amin yang akan menginjakkan kaki di Bumi Blambangan.

Orang nomor dua di Indonesia itu dijadwalkan berkunjung ke Banyuwangi hari ini. Wapres akan melihat langsung inovasi pelayanan publik dan UMKM yang ada di kabupaten the Sunrise of Java ini. ”Berdasarkan jadwal dari protokol Kepresidenan, selama di Banyuwangi Wapres akan mengunjungi beberapa lokasi,” kata Sekkab Banyuwangi Mujiono.

Pertama Wapres akan mengunjungi Lounge Pemkab Banyuwangi untuk melihat inovasi tata kelola pemerintahan kabupaten ini. Di lounge, Wapres akan disuguhkan data kependudukan dan sistem pengawasan yang semuanya terintegrasi secara digital. Seperti Unit Gawat Darurat (UGD) Kemiskinan yang berisi data warga miskin lengkap dengan jenis program bantuan sosial yang telah mereka peroleh secara real time.

Wapres juga melihat program e-village budgeting dan e-monitoring system. Dua program tersebut adalah sistem penganggaran desa yang terintegrasi dalam jaringan (daring) untuk meningkatkan akuntabilitas anggaran desa.

Lewat sistem tersebut, pengawasan program dilakukan melalui sistem lengkap dengan titik koordinat dan gambar perkembangan proyek pembangunan, sehingga menutup celah adanya proyek ganda atau fiktif.

Selanjutnya, Wapres juga dijadwalkan mengunjungi Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk melihat langsung pusat pelayanan di Banyuwangi. Di Mal Pelayanan Publik kabupaten pertama di Indonesia itu, terdapat banyak entitas yang bergabung di sini. Terdapat 24 entitas yang melayani 237 layanan. Ini mempermudah warga yang hendak mengurus administrasi. ”Setelah dari Mal Pelayanan Publik, Wapres dijadwalkan melihat Rumah Kreatif Banyuwangi,” kata Mujiono.

Banyuwangi memiliki satu kantor khusus yang memfasilitasi para pelaku UMKM. Namanya, Rumah Kreatif. Lokasinya dibedakan dengan kantor dinas dan pemerintahan dan lebih terkesan informal, sehingga para pelaku UMKM bisa merasa lebih nyaman.

Rumah Kreatif tidak hanya untuk mendampingi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk mereka, tapi juga mengantarkan para pelaku UMKM ke dunia marketplace. ”Di Rumah Kreatif, Wapres akan melihat display program-program pengembangan UMKM yang telah dijalankan Pemkab Banyuwangi selama ini. Mulai dari program Warung Naik Kelas (Wenak), Teman Usaha Rakyat sebagai pendamping UMKM, para pemenang kompetisi kewirausahaan anak muda lewat pendekatan digital. Juga akan melihat pelatihan marketplace bagi eks pekerja migran,” pungkas Mujiono.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/