alexametrics
22.3 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Asupan Vitamin Tingkatkan Angka Kesembuhan Pasien Covid-19

JawaPos.com – Angka rata-rata kesembuhan pasien Covid-19 di Banyuwangi meningkat. Dari data yang diunggah Satgas Covid-19 Banyuwangi, angka recovery rate saat ini mencapai 80,24 persen. Tingkat kesembuhan di angka tersebut bertahan selama lima hari terakhir.

Saat ini 1.332 orang sudah sembuh dari total 1.660 pasien positif selama pandemi di Banyuwangi. Untuk kasus aktif tersisa 192 setelah ada tambahan 25 kasus baru. Pasien meninggal dunia berjumlah 136 orang setelah ada penambahan dua pasien meninggal dunia.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, pihaknya terus men-support para pasien Covid. Salah satunya dengan memberikan bantuan vitamin. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada mereka yang menjalani isolasi di Balai Diklat PNS Licin. ”Dukungan kita berikan dalam bentuk minuman nutrisi. Baik itu probiotik, madu, maupun minuman berlabel,” kata Arman.

Dia berharap bantuan tersebut bisa mempercepat tingkat kesembuhan para pasien korona. Sebab, sejak awal Oktober lalu Satgas memindahkan pasien Covid yang masuk kategori OTG ke Balai Diklat Licin. Sedangkan untuk yang komorbid, tetap diarahkan menjalani perawatan dan isolasi di enam rumah sakit yang ditunjuk untuk menjadi tempat rujukan Covid-19. ”Kami berharap adanya karantina bisa mengurangi penyebaran virus dan angka kematian. Saat ini masyarakat yang melakukan isolasi mandiri minta dibawa ke balai diklat,” kata Arman.

Sayangnya, dari total pasien OTG, hanya 70 persen saja yang mau dirawat di Licin. Sisanya memilih tetap isolasi mandiri di rumah. Padahal, Satgas memindahkan pasien OTG ke balai diklat dengan tujuan meminimalisasi angka penularan korona di tengah masyarakat. ”Di balai diklat setiap hari ada 5 sampai 7 pasien yang sembuh. Kami berharap masyarakat mau ikut mendorong mereka yang OTG untuk dirawat di tempat karantina. Masyarakat bisa melaporkan jika ada temuan OTG yang masih berkeliaran,” pinta Arman. 

JawaPos.com – Angka rata-rata kesembuhan pasien Covid-19 di Banyuwangi meningkat. Dari data yang diunggah Satgas Covid-19 Banyuwangi, angka recovery rate saat ini mencapai 80,24 persen. Tingkat kesembuhan di angka tersebut bertahan selama lima hari terakhir.

Saat ini 1.332 orang sudah sembuh dari total 1.660 pasien positif selama pandemi di Banyuwangi. Untuk kasus aktif tersisa 192 setelah ada tambahan 25 kasus baru. Pasien meninggal dunia berjumlah 136 orang setelah ada penambahan dua pasien meninggal dunia.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, pihaknya terus men-support para pasien Covid. Salah satunya dengan memberikan bantuan vitamin. Bantuan tersebut diperuntukkan kepada mereka yang menjalani isolasi di Balai Diklat PNS Licin. ”Dukungan kita berikan dalam bentuk minuman nutrisi. Baik itu probiotik, madu, maupun minuman berlabel,” kata Arman.

Dia berharap bantuan tersebut bisa mempercepat tingkat kesembuhan para pasien korona. Sebab, sejak awal Oktober lalu Satgas memindahkan pasien Covid yang masuk kategori OTG ke Balai Diklat Licin. Sedangkan untuk yang komorbid, tetap diarahkan menjalani perawatan dan isolasi di enam rumah sakit yang ditunjuk untuk menjadi tempat rujukan Covid-19. ”Kami berharap adanya karantina bisa mengurangi penyebaran virus dan angka kematian. Saat ini masyarakat yang melakukan isolasi mandiri minta dibawa ke balai diklat,” kata Arman.

Sayangnya, dari total pasien OTG, hanya 70 persen saja yang mau dirawat di Licin. Sisanya memilih tetap isolasi mandiri di rumah. Padahal, Satgas memindahkan pasien OTG ke balai diklat dengan tujuan meminimalisasi angka penularan korona di tengah masyarakat. ”Di balai diklat setiap hari ada 5 sampai 7 pasien yang sembuh. Kami berharap masyarakat mau ikut mendorong mereka yang OTG untuk dirawat di tempat karantina. Masyarakat bisa melaporkan jika ada temuan OTG yang masih berkeliaran,” pinta Arman. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/