alexametrics
28.1 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Tempat Isoter di Sekolah Pindah ke Rumdin Camat

RadarBanyuwangi.id – Sejumlah tempat isolasi terpusat (isoter) yang menggunakan fasilitas gedung sekolah mulai dipindah. Pasalnya, gedung sekolah akan segera digunakan untuk pembelajaran tatap muka (PTM).

Sebut saja tempat isolasi terpusat di Kecamatan Rogojampi. Isoter yang sebelumnya ditempatkan di SDN 1 Rogojampi ini akan dipindahkan ke Rumah Dinas Camat yang berada di Jalan Raya Genteng atau sebelah barat lampu merah Lincing, Dusun Lugonto, Desa/Kecamatan Rogojampi. ”Untuk isoter di SDN 1 Rogojampi akan kita pindahkan ke Rumah Dinas Camat besok (hari ini),” ungkap Camat Rogojampi Nanik Machrufi kemarin (19/8).

Tidak hanya di Kecamatan Rogojampi, hal yang sama juga dilakukan di Kecamatan Blimbingsari. Ruang isoter yang sebelumnya berlokasi di SDN 1 Watukebo juga dipindahkan ke ruang Badan permusyawaratan Desa  (BPD) Watukebo, Kecamatan Blimbingsari.

Camat Blimbingsari Abdul Latief mengatakan, sebelumnya Kecamatan Blimbingsari membuka tiga tempat isoter, yakni di lokasi sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Sukojati untuk warga di dua desa yakni Desa Sukojati dan Badean. Isoter kedua di gedung SDN 1 Watukebo yang akan menampung pasien asal empat desa, yakni Desa Watukebo, Blimbingsari, Kaotan, dan Desa Patoman.

Sementara isoter ketiga menempati SDN 1 Bomo untuk pasien yang berasal dari empat desa, yakni Desa Bomo, Karangrejo, Kaligung, dan Desa Gintangan. ”Sementara ini kita tutup semua. Karena gedung sekolah akan digunakan untuk pembelajaran, maka kita pindah ke area Balai Desa Watukebo,” jelas Latief.

Nantinya, isoter di Kecamatan Blimbingsari akan disentralkan di satu tempat, yakni di Kantor BPD Desa Watukebo. Ada dua lokal ruangan, satu ruangan berkapasitas tiga kasur dan kamar mandi dalam.

Sementara itu, untuk ruang isoter di Kecamatan Kabat masih bertempat di eks Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di SDN 3 Kabat. ”Kami sudah berkoordinasi dengan koordinator wilayah kerja satuan pendidikan (Korwilkersatdik) bahwa dalam penggunaan isoter ini bisa digunakan sampai 2 September 2021,” jelas Camat Kabat Susanto Wibowo.

Selama pelaksanaan isoter, lanjut Susanto, sudah ada satu pasien yang sembuh dan pulang. Sementara datang lagi dua pasien yang hingga kini masih menjalani perawatan di ruang isoter eks kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Kabat tersebut. (ddy/afi/c1)

RadarBanyuwangi.id – Sejumlah tempat isolasi terpusat (isoter) yang menggunakan fasilitas gedung sekolah mulai dipindah. Pasalnya, gedung sekolah akan segera digunakan untuk pembelajaran tatap muka (PTM).

Sebut saja tempat isolasi terpusat di Kecamatan Rogojampi. Isoter yang sebelumnya ditempatkan di SDN 1 Rogojampi ini akan dipindahkan ke Rumah Dinas Camat yang berada di Jalan Raya Genteng atau sebelah barat lampu merah Lincing, Dusun Lugonto, Desa/Kecamatan Rogojampi. ”Untuk isoter di SDN 1 Rogojampi akan kita pindahkan ke Rumah Dinas Camat besok (hari ini),” ungkap Camat Rogojampi Nanik Machrufi kemarin (19/8).

Tidak hanya di Kecamatan Rogojampi, hal yang sama juga dilakukan di Kecamatan Blimbingsari. Ruang isoter yang sebelumnya berlokasi di SDN 1 Watukebo juga dipindahkan ke ruang Badan permusyawaratan Desa  (BPD) Watukebo, Kecamatan Blimbingsari.

Camat Blimbingsari Abdul Latief mengatakan, sebelumnya Kecamatan Blimbingsari membuka tiga tempat isoter, yakni di lokasi sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Desa Sukojati untuk warga di dua desa yakni Desa Sukojati dan Badean. Isoter kedua di gedung SDN 1 Watukebo yang akan menampung pasien asal empat desa, yakni Desa Watukebo, Blimbingsari, Kaotan, dan Desa Patoman.

Sementara isoter ketiga menempati SDN 1 Bomo untuk pasien yang berasal dari empat desa, yakni Desa Bomo, Karangrejo, Kaligung, dan Desa Gintangan. ”Sementara ini kita tutup semua. Karena gedung sekolah akan digunakan untuk pembelajaran, maka kita pindah ke area Balai Desa Watukebo,” jelas Latief.

Nantinya, isoter di Kecamatan Blimbingsari akan disentralkan di satu tempat, yakni di Kantor BPD Desa Watukebo. Ada dua lokal ruangan, satu ruangan berkapasitas tiga kasur dan kamar mandi dalam.

Sementara itu, untuk ruang isoter di Kecamatan Kabat masih bertempat di eks Kantor Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di SDN 3 Kabat. ”Kami sudah berkoordinasi dengan koordinator wilayah kerja satuan pendidikan (Korwilkersatdik) bahwa dalam penggunaan isoter ini bisa digunakan sampai 2 September 2021,” jelas Camat Kabat Susanto Wibowo.

Selama pelaksanaan isoter, lanjut Susanto, sudah ada satu pasien yang sembuh dan pulang. Sementara datang lagi dua pasien yang hingga kini masih menjalani perawatan di ruang isoter eks kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Kabat tersebut. (ddy/afi/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/