alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Ramai-Ramai Keluhkan Tiket Masuk Marina Boom yang Terlalu Mahal

JawaPos.com – Bagi yang hendak berwisata ke Pantai Marina Boom, sepertinya perlu bersiap merogoh kocek lebih dalam. Sejak tanggal 1 Oktober, harga tiket masuk ke pantai yang berlokasi di jantung kota Banyuwangi tersebut naik dari Rp 5.000 per orang untuk weekdays menjadi Rp 10.000.

Kenaikan juga terjadi pada tiket masuk pada saat weekend. Jika biasanya pengunjung hanya membayar Rp 10 ribu per orang, kini mereka harus merogoh kocek Rp 15.000. Khusus weekend, para pengunjung mendapat tambahan voucher senilai Rp 4.000 yang digunakan untuk membeli makanan di food court yang ada di area Marina Boom.

Perubahan harga tiket tersebut memancing respons masyarakat, terutama yang selama ini sering berlibur ke Pantai Marina Boom. Pengunjung mengaku keberatan karena kenaikan tersebut terlalu mahal. ”Kenaikan harga tiket tidak tepat. Pada saat beban ekonomi masih berat akibat dampak pandemi korona, kenapa tempat liburan malah menaikkan harga tiket,” keluh Alfian, salah seorang pengunjung asal Kalipuro.

PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) tampaknya tetap berusaha mempertahankan kenaikan tiket. Mereka berdalih tengah berbenah untuk menambah fasilitas yang ada di Pantai Marina Boom. Kenaikan bukan tanpa sebab. Ada kajian yang dilakukan PPI, terutama untuk menambah sarana keamanan. ”Selama ini parkir kita tidak tertata. Kenaikan itu juga untuk menambah peluang kerja bagi masyarakat sekitar,” kata Supervisor Marketing PT PPI Nuri Ilma Septanti.

Wanita yang akrab disapa Tanti itu mengatakan, dengan kenaikan tiket, salah satu yang menjadi fasilitas tambahan di Marina Boom adalah keamanan parkir. Ada tambahan tiga orang petugas parkir yang akan menjaga kendaraan di Marina Boom. Selain itu, ada juga penambahan dua sekuriti dan tambahan waktu kerja petugas penjaga tiket.

Kemudian tiket weekend seharga Rp 15.000, sudah termasuk voucher senilai Rp 4.000 yang bisa digunakan untuk membeli makanan yang dijual di dalam area Boom. ”Para pedagang yang ada di dalam juga ikut merasakan imbas kenaikan tiket. Misalnya pengunjung membeli makanan seharga Rp 5.000, tinggal menggunakan voucher jadi membayarnya tinggal sisanya Rp 1.000 saja. Selain menambah peluang kerja untuk masyarakat sekitar, pedagang juga mendapat imbas,” jelasnya.

Tanti menambahkan, kenaikan harga tiket yang diterapkan sebenarnya masih uji coba PT PPI untuk mengukur investasi ke depan. Terkait kritik yang dilontarkan masyarakat, PPI akan tetap menampungnya untuk berbenah.

Namun, Tanti tak bisa memastikan apakah akan ada perubahan atau penurunan harga tiket seperti sebelumnya. ”Kami sedang mengkaji, kalaupun mungkin tidak bisa diturunkan karena sudah ada Perdir-nya atau istilahnya sudah ada tarif khusus dari kantor pusat,” kata Tanti. 

JawaPos.com – Bagi yang hendak berwisata ke Pantai Marina Boom, sepertinya perlu bersiap merogoh kocek lebih dalam. Sejak tanggal 1 Oktober, harga tiket masuk ke pantai yang berlokasi di jantung kota Banyuwangi tersebut naik dari Rp 5.000 per orang untuk weekdays menjadi Rp 10.000.

Kenaikan juga terjadi pada tiket masuk pada saat weekend. Jika biasanya pengunjung hanya membayar Rp 10 ribu per orang, kini mereka harus merogoh kocek Rp 15.000. Khusus weekend, para pengunjung mendapat tambahan voucher senilai Rp 4.000 yang digunakan untuk membeli makanan di food court yang ada di area Marina Boom.

Perubahan harga tiket tersebut memancing respons masyarakat, terutama yang selama ini sering berlibur ke Pantai Marina Boom. Pengunjung mengaku keberatan karena kenaikan tersebut terlalu mahal. ”Kenaikan harga tiket tidak tepat. Pada saat beban ekonomi masih berat akibat dampak pandemi korona, kenapa tempat liburan malah menaikkan harga tiket,” keluh Alfian, salah seorang pengunjung asal Kalipuro.

PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) tampaknya tetap berusaha mempertahankan kenaikan tiket. Mereka berdalih tengah berbenah untuk menambah fasilitas yang ada di Pantai Marina Boom. Kenaikan bukan tanpa sebab. Ada kajian yang dilakukan PPI, terutama untuk menambah sarana keamanan. ”Selama ini parkir kita tidak tertata. Kenaikan itu juga untuk menambah peluang kerja bagi masyarakat sekitar,” kata Supervisor Marketing PT PPI Nuri Ilma Septanti.

Wanita yang akrab disapa Tanti itu mengatakan, dengan kenaikan tiket, salah satu yang menjadi fasilitas tambahan di Marina Boom adalah keamanan parkir. Ada tambahan tiga orang petugas parkir yang akan menjaga kendaraan di Marina Boom. Selain itu, ada juga penambahan dua sekuriti dan tambahan waktu kerja petugas penjaga tiket.

Kemudian tiket weekend seharga Rp 15.000, sudah termasuk voucher senilai Rp 4.000 yang bisa digunakan untuk membeli makanan yang dijual di dalam area Boom. ”Para pedagang yang ada di dalam juga ikut merasakan imbas kenaikan tiket. Misalnya pengunjung membeli makanan seharga Rp 5.000, tinggal menggunakan voucher jadi membayarnya tinggal sisanya Rp 1.000 saja. Selain menambah peluang kerja untuk masyarakat sekitar, pedagang juga mendapat imbas,” jelasnya.

Tanti menambahkan, kenaikan harga tiket yang diterapkan sebenarnya masih uji coba PT PPI untuk mengukur investasi ke depan. Terkait kritik yang dilontarkan masyarakat, PPI akan tetap menampungnya untuk berbenah.

Namun, Tanti tak bisa memastikan apakah akan ada perubahan atau penurunan harga tiket seperti sebelumnya. ”Kami sedang mengkaji, kalaupun mungkin tidak bisa diturunkan karena sudah ada Perdir-nya atau istilahnya sudah ada tarif khusus dari kantor pusat,” kata Tanti. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/