alexametrics
26.6 C
Banyuwangi
Friday, July 1, 2022

Wisata Waru Doyong Diterjang Rob

JawaPos.com – Banjir rob meluluhlantakkan Pantai Wisata Waru Doyong di Lingkungan Krajan, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin (19/5). Sejumlah fasilitas wisata yang mengandalkan kuliner hasil laut itu hancur.

Hasil pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, belasan perahu milik nelayan tampak rusak. Air rob juga merobohkan ratusan meter pagar milik PT Indocement yang berada di tepi laut.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Selat Bali Asri, Jarno, 51, mengatakan, banjir rob menerjang kawasan wisata waru doyong sejak tiga hari terakhir. Akibat terjangan pasang air laut tersebut, sejumlah fasilitas wisata rusak parah.

Fasilitas berupa sumur, musala, dan toilet yang berada di kawasan Wisata Waru Doyong tak bisa diselamatkan. Selain tertimbun pasir, pintu  musala dan toilet jebol. Tidak hanya itu, perahu milik nelayan setempat juga banyak yang rusak. ”Dua perahu pecah, sepuluh perahu lain katirnya patah,” ungkap Jarno.

Pasang air laut juga merusak warung-warung yang berada di wisata waru doyong. Sedikitnya 12 warung nelayan jebol diterjang ganasnya banjir rob. Air rob juga menggenangi rumah milik warga yang berada di sekitar pesisir. Dua rumah yang tergenang banjir rob itu yakni milik Sapii dan Suyitno. ”Tidak sampai rusak parah, hanya saja air laut menggenangi seluruh ruangan. Tempat perbaikan perahu juga rusak. Sumur juga tertimbun pasir. Pokoknya semua mulai dari nol lagi,” jelasnya.

Saat ini warga bersama-sama mulai memperbaiki kembali fasilitas tersebut. Namun, masih menunggu cuaca kembali normal. Dia memprediksi, cuaca buruk masih terus berlangsung hingga dua pekan mendatang. Dampak lain dari cuaca buruk itu nelayan setempat juga berhenti melaut. ”Sementara nelayan masih libur melaut, menunggu cuaca kembali normal,” tandasnya.

JawaPos.com – Banjir rob meluluhlantakkan Pantai Wisata Waru Doyong di Lingkungan Krajan, Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, kemarin (19/5). Sejumlah fasilitas wisata yang mengandalkan kuliner hasil laut itu hancur.

Hasil pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi kemarin, belasan perahu milik nelayan tampak rusak. Air rob juga merobohkan ratusan meter pagar milik PT Indocement yang berada di tepi laut.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Selat Bali Asri, Jarno, 51, mengatakan, banjir rob menerjang kawasan wisata waru doyong sejak tiga hari terakhir. Akibat terjangan pasang air laut tersebut, sejumlah fasilitas wisata rusak parah.

Fasilitas berupa sumur, musala, dan toilet yang berada di kawasan Wisata Waru Doyong tak bisa diselamatkan. Selain tertimbun pasir, pintu  musala dan toilet jebol. Tidak hanya itu, perahu milik nelayan setempat juga banyak yang rusak. ”Dua perahu pecah, sepuluh perahu lain katirnya patah,” ungkap Jarno.

Pasang air laut juga merusak warung-warung yang berada di wisata waru doyong. Sedikitnya 12 warung nelayan jebol diterjang ganasnya banjir rob. Air rob juga menggenangi rumah milik warga yang berada di sekitar pesisir. Dua rumah yang tergenang banjir rob itu yakni milik Sapii dan Suyitno. ”Tidak sampai rusak parah, hanya saja air laut menggenangi seluruh ruangan. Tempat perbaikan perahu juga rusak. Sumur juga tertimbun pasir. Pokoknya semua mulai dari nol lagi,” jelasnya.

Saat ini warga bersama-sama mulai memperbaiki kembali fasilitas tersebut. Namun, masih menunggu cuaca kembali normal. Dia memprediksi, cuaca buruk masih terus berlangsung hingga dua pekan mendatang. Dampak lain dari cuaca buruk itu nelayan setempat juga berhenti melaut. ”Sementara nelayan masih libur melaut, menunggu cuaca kembali normal,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/