alexametrics
28 C
Banyuwangi
Wednesday, May 25, 2022

Hujan Dua Jam, Jalanan Kota Banjir, Pohon RTH Sritanjung Tumbang

BANYUWANGI –  Hujan deras selama dua jam yang mengguyur kota Banyuwangi, Selasa (18/1) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Jalanan kota Banyuwangi tergenang. Hujan disertai angin kencang tersebut juga menumbangkan sejumlah pohon besar.

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut terjadi pukul 14.00 hingga pukul 16.00. Sejumlah ruas jalan protokol seperti Jalan A. Yani, Jalan Kol Sugiono, dan Jalan MT Haryono tergenang. Air yang menggenangi jalan cukup tinggi, sekitar 30 centimeter (cm). Tak sedikit pengendara sepeda motor yang menuntun kendaraannya saat melewati jalan kota yang mirip sungai.    

Hujan disertai angin juga menumbangkan tiga pohon besar dengan diameter 50 cm. Tiga pohon tersebut berada di Lingkungan Jogolatri, Kelurahan Sumberejo; RTH Sritanjung; dan Lingkungan Kramat, Kelurahan Kertosari. Pohon yang tumbang juga menimpa kabel listrik di sebuah warung milik pedagang kaki lima (PKL) dan fasilitas umum.

Baca Juga :  Kampung Mandar Dua Kali Diterjang Rob

Beruntung, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi bergerak cepat. Mereka menerjunkan sejumlah tim dan beberapa unit kendaraan untuk mengevakuasi pohon tumbang. Setidaknya ada lima unit peralatan yang dikerahkan, yaitu mobil station, pikap, serta chainsaw sedang dan besar.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi Rahmat Ari Pranata mengatakan, pohon tumbang disebabkan hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah kota Banyuwangi. ”Setidaknya ada tiga pohon berukuran besar yang tumbang, ukurannya berdiameter sekitar 50 cm,” katanya.

Rahmat mengatakan, pohon yang tumbang secara bergiliran langsung ditangani TRC BPBD Banyuwangi. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan serius akibat pohon tumbang. Hanya, pohon yang tumbang sempat menimpa sejumlah warung dan fasilitas umum di RTH Sritanjung. ”Semua pohon sudah berhasil dievakuasi oleh tim TRC,” jelasnya.

Baca Juga :  Dua Pelaku Pengeroyokan Diciduk

Selain pohon tumbang, imbuh Rahmat, sejumlah ruas jalan di pusat kota tergenang air yang meluap dari saluran air. ”Hujan dengan itensitas tinggi tersebut disertai angin kencang. Gorong-gorong tidak mampu menampung air hingga meluap ke jalan,” kata Rahmat.

Beruntung, luapan air tidak sampai masuk ke rumah atau permukiman warga. Hingga tadi malam belum ada laporan warga yang rumhanya kebanjiran. ”Ketika hujan reda, air yang menggenang di jalan langsung surut. Tidak sampai dilakukan penanganan oleh tim BPBD Banyuwangi,” ujarnya.

Rahmat menambahkan, ruas jalan yang tergenang air memang biasa jadi langganan banjir, terutama di Jalan A. Yani. ”Kita hanya mengantisipasi agar luapan air tidak sampai menggenang ke rumah warga. Sampah yang menyumbat gorong-gorong harus rutin dibersihkan,” jelasnya. 

BANYUWANGI –  Hujan deras selama dua jam yang mengguyur kota Banyuwangi, Selasa (18/1) menyebabkan banjir di sejumlah wilayah. Jalanan kota Banyuwangi tergenang. Hujan disertai angin kencang tersebut juga menumbangkan sejumlah pohon besar.

Hujan dengan intensitas tinggi tersebut terjadi pukul 14.00 hingga pukul 16.00. Sejumlah ruas jalan protokol seperti Jalan A. Yani, Jalan Kol Sugiono, dan Jalan MT Haryono tergenang. Air yang menggenangi jalan cukup tinggi, sekitar 30 centimeter (cm). Tak sedikit pengendara sepeda motor yang menuntun kendaraannya saat melewati jalan kota yang mirip sungai.    

Hujan disertai angin juga menumbangkan tiga pohon besar dengan diameter 50 cm. Tiga pohon tersebut berada di Lingkungan Jogolatri, Kelurahan Sumberejo; RTH Sritanjung; dan Lingkungan Kramat, Kelurahan Kertosari. Pohon yang tumbang juga menimpa kabel listrik di sebuah warung milik pedagang kaki lima (PKL) dan fasilitas umum.

Baca Juga :  Ilira Menyongsong Grand Opening

Beruntung, Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi bergerak cepat. Mereka menerjunkan sejumlah tim dan beberapa unit kendaraan untuk mengevakuasi pohon tumbang. Setidaknya ada lima unit peralatan yang dikerahkan, yaitu mobil station, pikap, serta chainsaw sedang dan besar.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi Rahmat Ari Pranata mengatakan, pohon tumbang disebabkan hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah kota Banyuwangi. ”Setidaknya ada tiga pohon berukuran besar yang tumbang, ukurannya berdiameter sekitar 50 cm,” katanya.

Rahmat mengatakan, pohon yang tumbang secara bergiliran langsung ditangani TRC BPBD Banyuwangi. Tidak ada korban jiwa dan kerusakan serius akibat pohon tumbang. Hanya, pohon yang tumbang sempat menimpa sejumlah warung dan fasilitas umum di RTH Sritanjung. ”Semua pohon sudah berhasil dievakuasi oleh tim TRC,” jelasnya.

Baca Juga :  Diterjang Hujan Angin, Rumah Warga Cangaan Ambruk

Selain pohon tumbang, imbuh Rahmat, sejumlah ruas jalan di pusat kota tergenang air yang meluap dari saluran air. ”Hujan dengan itensitas tinggi tersebut disertai angin kencang. Gorong-gorong tidak mampu menampung air hingga meluap ke jalan,” kata Rahmat.

Beruntung, luapan air tidak sampai masuk ke rumah atau permukiman warga. Hingga tadi malam belum ada laporan warga yang rumhanya kebanjiran. ”Ketika hujan reda, air yang menggenang di jalan langsung surut. Tidak sampai dilakukan penanganan oleh tim BPBD Banyuwangi,” ujarnya.

Rahmat menambahkan, ruas jalan yang tergenang air memang biasa jadi langganan banjir, terutama di Jalan A. Yani. ”Kita hanya mengantisipasi agar luapan air tidak sampai menggenang ke rumah warga. Sampah yang menyumbat gorong-gorong harus rutin dibersihkan,” jelasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/