alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Bersihkan Puing-Puing, Pedagang Mulai Bangkit

WONGSOREJO – Puing-puing kebakaran di Pasar Galekan mulai dibersihkan. Sejumlah alat berat telah didatangkan sejak Selasa (18/1) lalu. Lokasi Pasar Galekan yang ludes terbakar mulai ditata kembali oleh sejumlah pedagang.

Sebagian pedagang yang kiosnya terbakar mencoba bangkit dengan melakukan perbaikan kecil-kecilan. Ada yang memasang kayu beratap asbes, ada pula yang mulai memperbaiki lantai dan dinding yang terbakar dengan campuran pasir dan semen.  Bahkan, ada pedagang yang mulai mengukur rolling door yang sudah terbakar untuk dipasang kembali.

Kapolsek Wongsorejo AKP Sudarso mengaku sudah berkomunikasi dengan Camat dan Danramil Wongsorejo terkait nasib para pedagang. ”Rencananya besok (hari ini) akan ada kegiatan bersih-bersih massal di lokasi Pasar Galekan yang terbakar,” kata Sudarso.

Pembersihan lokasi kebakaran diharapkan bisa memberi semangat pada para pedagang. Pasalnya, mereka sudah menanti-nantikan pasar tersebut dibersihkan. ”Jangan sampai lokasi yang terbakar ini terkesan dibiarkan dan justru akan menimbulkan kesah kumuh,” ujar Sudarso.

Dari hasil komunikasi dan koordinasi dengan Forpimka Wongsorejo, pasar tersebut akan segera dibersihkan. Satu alat berat juga sudah disiagakan di sekitar lokasi. ”Semoga dengan dibersihkan, pedagang akan mulai bangkit untuk berjualan kembali. Mengingat sebentar lagi Ramadan dan Lebaran. Itu yang ditunggu-tunggu para pedagang pasar untuk jualan,” katanya.

Terkait lokasi titik api yang hingga kini masih di-police line, imbuh Sudarso, pihaknya masih akan terus berkoordinasi dengan Reskrim Polresta Banyuwangi. ”Jika memang tidak ada pertimbangan lain, garis polisi akan kami lepas karena lokasinya akan kami bersihkan. Kepastiannya masih kami koordinasikan dengan Kasatreskrim,” terangnya.

Setelah bersih-bersih massal nanti, Forpimka Wongsorejo berencana mengumpulkan seluruh pedagang yang menjadi korban kebakaran. Ada banyak pembahasan dalam pertemuan yang rencananya dilangsungkan di Balai Desa Bajulmati tersebut.

Selain membahas nominal kerugian pedagang, dalam pertemuan itu juga akan dibicarakan terkait rencana relokasi pedagang pasar yang lokasinya di lahan Perhutani. ”Semoga lekas ada solusi terbaik bagi saudara kita para pedagang yang menjadi korban kebakaran,” pungkas Sudarso. 

WONGSOREJO – Puing-puing kebakaran di Pasar Galekan mulai dibersihkan. Sejumlah alat berat telah didatangkan sejak Selasa (18/1) lalu. Lokasi Pasar Galekan yang ludes terbakar mulai ditata kembali oleh sejumlah pedagang.

Sebagian pedagang yang kiosnya terbakar mencoba bangkit dengan melakukan perbaikan kecil-kecilan. Ada yang memasang kayu beratap asbes, ada pula yang mulai memperbaiki lantai dan dinding yang terbakar dengan campuran pasir dan semen.  Bahkan, ada pedagang yang mulai mengukur rolling door yang sudah terbakar untuk dipasang kembali.

Kapolsek Wongsorejo AKP Sudarso mengaku sudah berkomunikasi dengan Camat dan Danramil Wongsorejo terkait nasib para pedagang. ”Rencananya besok (hari ini) akan ada kegiatan bersih-bersih massal di lokasi Pasar Galekan yang terbakar,” kata Sudarso.

Pembersihan lokasi kebakaran diharapkan bisa memberi semangat pada para pedagang. Pasalnya, mereka sudah menanti-nantikan pasar tersebut dibersihkan. ”Jangan sampai lokasi yang terbakar ini terkesan dibiarkan dan justru akan menimbulkan kesah kumuh,” ujar Sudarso.

Dari hasil komunikasi dan koordinasi dengan Forpimka Wongsorejo, pasar tersebut akan segera dibersihkan. Satu alat berat juga sudah disiagakan di sekitar lokasi. ”Semoga dengan dibersihkan, pedagang akan mulai bangkit untuk berjualan kembali. Mengingat sebentar lagi Ramadan dan Lebaran. Itu yang ditunggu-tunggu para pedagang pasar untuk jualan,” katanya.

Terkait lokasi titik api yang hingga kini masih di-police line, imbuh Sudarso, pihaknya masih akan terus berkoordinasi dengan Reskrim Polresta Banyuwangi. ”Jika memang tidak ada pertimbangan lain, garis polisi akan kami lepas karena lokasinya akan kami bersihkan. Kepastiannya masih kami koordinasikan dengan Kasatreskrim,” terangnya.

Setelah bersih-bersih massal nanti, Forpimka Wongsorejo berencana mengumpulkan seluruh pedagang yang menjadi korban kebakaran. Ada banyak pembahasan dalam pertemuan yang rencananya dilangsungkan di Balai Desa Bajulmati tersebut.

Selain membahas nominal kerugian pedagang, dalam pertemuan itu juga akan dibicarakan terkait rencana relokasi pedagang pasar yang lokasinya di lahan Perhutani. ”Semoga lekas ada solusi terbaik bagi saudara kita para pedagang yang menjadi korban kebakaran,” pungkas Sudarso. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/