Rabu, 27 Oct 2021
Radar Banyuwangi
Home / Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Satpol PP Tebang Bando Tak Berizin

17 September 2021, 08: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Satpol PP Tebang Bando Tak Berizin

SIKAT HABIS: Personel Satpol PP menertibkan papan reklame tak berizin di wilayah Rogojampi kemarin (15/9). (Dedy Jumhardiyanto/RadarBanyuwangi.id)

Share this      

ROGOJAMPI– Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menertibkanspanduk dan baliho kedaluwarsa maupun tak berizin di Jalan Raya Rogojampikemarin (15/9).

Penertiban dipimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Banyuwangi Adian Darmauli Sinaga. Sasaran penertiban di seputar Kecamatan Rogojampi. ”Hari ini kami fokus menertibkan papan reklame bando di depan Pos Lantas Rogojampi,” tegas  Adian.

Dalam penertiban kali ini, sasarannya adalah papan reklame komersial yang tidak berizin. Yang ditertibkan adalah papan reklame yang sifatnya komersial. Selain tidak memiliki izin, papan reklame ukuran 4 meter x 6 meter tersebut juga dinilai mengganggu ketertiban.

Baca juga: Antisipasi Kebakaran, Lapas Koordinasi dengan PLN

Plt Kepala Satpol PP Banyuwangi Wawan Yadmadi mengatakan, pelaksanaan penertiban tersebut bukan kali ini saja. Penertiban papan baliho, spanduk, dan banner merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh tim Satpol PP Banyuwangi. ”Kita memang rutin melakukan patroli wilayah. Jika kami temukan baliho, banner, dan spanduk yang izinnya sudah habis langsung kami turunkan,” jelasnya.

Selain menertibkan reklame, jika ada pelanggaran terhadap ketentuan peraturan daerah lainnya juga akan langsung ditindak. ”Tenaga kami terbatas dan secara bertahap papan baliho yang tidak berizin dan melanggar ketentuan Perda Nomor 10 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Reklame juga akan kita tertibkan,” terangnya.

Penertiban reklame tersebut tak lain merupakan implementasi Peraturan Daerah (Perda) Banyuwangi Nomor 10 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Reklame serta Perda Nomor 11 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat. ”Banyuwangi adalah daerah yang menjadi tujuan wisata, tentu kawasannya harus tertata, bersih, dan indah dari papan reklame yang sudah usang, tidak berizin, maupun izinnya sudah kedaluwarsa,” tandasnya. 

(bw/ddy/aif/als/JPR)

©2021 PT. JawaPos Group Multimedia