alexametrics
28.7 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Dua Warga Amerika Nyabu

Sepasang kekasih dari Amerika Serikat disergap polisi saat pesta sabu-sabu di sebuah hotel di Pulau Merah, Pesanggaran kemarin. Keduanya digerebek ketika asyik nyabu bersama tiga warga Indonesia, salah satunya pecatan polisi.

        Dua warga Amerika yang kesandung kasus narkoba itu adalah Christopher Alan, 31 dan pacarnya Michelle Justine, 30. Sesuai dokumen paspor yang dibawa, keduanya tinggal di 6325 Olohena Road Kapaa, Hawai.

        Tiga tersangka lainnya adalah Sunariyo alias Jack, 40, warga Dusun Mulyo Asri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran; Hendrix Artrino Nugroho, 36, warga Dusun Genitri, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu; dan Nanang Qosim, 35, warga Dusun Jogaran, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Kabupaten, Jember.

        Penggerebekan lima orang yang sedang nyabu itu terjadi Kamis lalu (12/4). Namun, baru kemarin lima tersangka diekpos pihak Polres Banyuwangi di hadapan wartawan. Penangkapan bermula ketika Nanang Qosim menjemput tamunya Christopher Alan dan pacarnya Michelle Justine. Kedatangan dua warga Amerika itu sebagai wisatawan.

        Mereka tiba di Bandara Blimbingsari setelah menempuh perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta. Selanjutnya dari Bandara Blimbingsari ketiganya melakukan perjalanan menuju rumah Hendrix Artrino Nugroho, 36, seorang pecatan polisi asal Dusun Genitri, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu.

        Sesampainya di rumah Hendrix, Nanang Qosim meminta Hendrix untuk mengantarkannya ke Jesse’s Place Hotel di Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran sekaligus minta dicarikan narkotika jenis sabu untuk tamunya tersebut.

        Hendrix memesan sabu dengan menelepon Sunariyo alias Jack. Mereka sepakat bertemu di rumah Sunariyo di Dusun Mulyo Asri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran. Selanjutnya, mereka pergi ke rumah Sunariyo untuk mengambil narkotika jenis sabu tersebut sekaligus melangsungkan pesta sabu di kamar milik Sunariyo.

        Saat asyik pesta sabu-sabu itulah, polisi  yang mengendus adanya pesta sabu  tersebut langsung melakukan penggerebekan. ”Saat kami tangkap, mereka asyik pesta sabu. Mereka tidak melakukan perlawanan,” ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman kemarin.

        Dari lokasi pesta sabu itu, polisi mengamankan barang bukti berupa dua paket sabu berat kotor 0,53 gram (berat bersih 0,13 gram), dua buah double tape warna hitam, tiga buah korek gas, dan satu buah bong lengkap dengan pipet kaca terdapat sisa sabu.

        Barang bukti lainnya berupa satu buah sedotan terdapat sisa sabu, satu buah kalender meja, satu buah HP Samsung warna hitam, dan satu unit motor Honda Beat warna hitam P 3866 UY. ”Barang bukti tersebut disita dari tersangka Sunariyo alias Jack,” imbuh Donny.

        Polisi juga menyita sebuah HP Samsung warna hitam yang disita dari tersangka Hendrix Artrino Nugroho, dan satu buah HP iPhone warna hitam disita dari tersangka Christopher Alan. Para tersangka langsung digelandang ke Mapolres Banyuwangi.

        Kasatnarkoba  AKP Muhammad Indra Nadjib mengatakan, untuk pemeriksaan dua WNA tersebut, pihaknya memanggil konsulat Amerika Serikat di Surabaya. Selain itu, penyidik juga dibantu oleh penerjemah selama melakukan pemeriksaan kepada dua WNA tersebut.  Status dan perlakuan sama saja dengan tersangka lain. Hanya sewaktu dimintai keterangannya kami dibantu penerjemah dan memberitahukan dan memanggil konsulat WNA tersebut berasal,” tandasnya.

        Kelima tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Sepasang kekasih dari Amerika Serikat disergap polisi saat pesta sabu-sabu di sebuah hotel di Pulau Merah, Pesanggaran kemarin. Keduanya digerebek ketika asyik nyabu bersama tiga warga Indonesia, salah satunya pecatan polisi.

        Dua warga Amerika yang kesandung kasus narkoba itu adalah Christopher Alan, 31 dan pacarnya Michelle Justine, 30. Sesuai dokumen paspor yang dibawa, keduanya tinggal di 6325 Olohena Road Kapaa, Hawai.

        Tiga tersangka lainnya adalah Sunariyo alias Jack, 40, warga Dusun Mulyo Asri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran; Hendrix Artrino Nugroho, 36, warga Dusun Genitri, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu; dan Nanang Qosim, 35, warga Dusun Jogaran, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, Kabupaten, Jember.

        Penggerebekan lima orang yang sedang nyabu itu terjadi Kamis lalu (12/4). Namun, baru kemarin lima tersangka diekpos pihak Polres Banyuwangi di hadapan wartawan. Penangkapan bermula ketika Nanang Qosim menjemput tamunya Christopher Alan dan pacarnya Michelle Justine. Kedatangan dua warga Amerika itu sebagai wisatawan.

        Mereka tiba di Bandara Blimbingsari setelah menempuh perjalanan dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Jakarta. Selanjutnya dari Bandara Blimbingsari ketiganya melakukan perjalanan menuju rumah Hendrix Artrino Nugroho, 36, seorang pecatan polisi asal Dusun Genitri, Desa Gendoh, Kecamatan Sempu.

        Sesampainya di rumah Hendrix, Nanang Qosim meminta Hendrix untuk mengantarkannya ke Jesse’s Place Hotel di Pulau Merah di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran sekaligus minta dicarikan narkotika jenis sabu untuk tamunya tersebut.

        Hendrix memesan sabu dengan menelepon Sunariyo alias Jack. Mereka sepakat bertemu di rumah Sunariyo di Dusun Mulyo Asri, Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran. Selanjutnya, mereka pergi ke rumah Sunariyo untuk mengambil narkotika jenis sabu tersebut sekaligus melangsungkan pesta sabu di kamar milik Sunariyo.

        Saat asyik pesta sabu-sabu itulah, polisi  yang mengendus adanya pesta sabu  tersebut langsung melakukan penggerebekan. ”Saat kami tangkap, mereka asyik pesta sabu. Mereka tidak melakukan perlawanan,” ujar Kapolres Banyuwangi AKBP Donny Adityawarman kemarin.

        Dari lokasi pesta sabu itu, polisi mengamankan barang bukti berupa dua paket sabu berat kotor 0,53 gram (berat bersih 0,13 gram), dua buah double tape warna hitam, tiga buah korek gas, dan satu buah bong lengkap dengan pipet kaca terdapat sisa sabu.

        Barang bukti lainnya berupa satu buah sedotan terdapat sisa sabu, satu buah kalender meja, satu buah HP Samsung warna hitam, dan satu unit motor Honda Beat warna hitam P 3866 UY. ”Barang bukti tersebut disita dari tersangka Sunariyo alias Jack,” imbuh Donny.

        Polisi juga menyita sebuah HP Samsung warna hitam yang disita dari tersangka Hendrix Artrino Nugroho, dan satu buah HP iPhone warna hitam disita dari tersangka Christopher Alan. Para tersangka langsung digelandang ke Mapolres Banyuwangi.

        Kasatnarkoba  AKP Muhammad Indra Nadjib mengatakan, untuk pemeriksaan dua WNA tersebut, pihaknya memanggil konsulat Amerika Serikat di Surabaya. Selain itu, penyidik juga dibantu oleh penerjemah selama melakukan pemeriksaan kepada dua WNA tersebut.  Status dan perlakuan sama saja dengan tersangka lain. Hanya sewaktu dimintai keterangannya kami dibantu penerjemah dan memberitahukan dan memanggil konsulat WNA tersebut berasal,” tandasnya.

        Kelima tersangka akan dijerat dengan pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/