alexametrics
27.8 C
Banyuwangi
Monday, July 4, 2022

Tiga Polisi Banyuwangi Masuk Tim Patwal MotoGP Mandalika

KALIPURO – Jelang gelaran MotoGP, ratusan bus dan mobil mewah diseberangkan ke Lombok lewat Pelabuhan Tanjung Wangi dan ASDP Ketapang. Selain bus dan mobil, puluhan kendaraan patwal dari kepolisian juga ikut diseberangkan untuk mengawal tamu-tamu VVIP selama balapan MotoGP berlangsung nanti.

Dari catatan PT ALP yang menyediakan kapal-kapal dengan tujuan Pelabuhan Gili Mas, Lombok, kloter kedua ada 104 bus dan 29 unit kendaraan VVIP jenis Alphard berangkat dengan naik KM Mutiara Sentosa III dan KM Mutiara Timur pada Rabu malam (16/3). Jumlah ini sedikit berkurang dari semalam sebelumnya. Ada 201 bus yang sudah diseberangkan, termasuk puluhan kendaraan patroli milik Polri.

Kepala Cabang PT ALP Agus Rani mengatakan, meski puncak arus kendaraan menuju Lombok terjadi kemarin (16/3), kemungkinan masih ada beberapa kendaraan yang akan menyeberang pagi ini (17/3). ”Kendaraan-kendaraan besar rata-rata semuanya berangkat melalui Tanjung Wangi. Untuk kendaraan pribadi kemungkinan melalui jalur Ketapang,” imbuh Agus.

Setelah menyeberangkan bus, mobil mewah, dan patwal selesai, selanjutnya giliran kendaraan logistik atau truk bergantian naik kapal. Selama tiga hari terakhir, kapal-kapal menuju Gili Mas lebih memprioritaskan kendaraan bus dan VIP, termasuk kendaraan dari kepolisian.

Terkait arus balik, Agus memprediksi akan terjadi mulai tanggal 20 Maret, tepatnya setelah pelaksanaan MotoGP usai. ”Ada kemungkinan nanti kita akan kembali menyediakan dua trip kapal per hari, untuk mempercepat distribusi kendaraan ke Jawa,” kata Agus.

Ketua DPD Gapasdap Jawa Timur Sunaryo mengatakan, kendaraan pribadi dengan tujuan Lembar dan Bali tampak meningkat dalam dua hari terakhir. Kemungkinan kendaraan-kendaraan tersebut seluruhnya menuju Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan gelaran MotoGP yang akan dimulai besok (18/3). ”Kendaraan yang akan menuju Bali dan Lembar terlihat memenuhi pelabuhan sejak dua hari terakhir. Sepertinya tujuannya sama karena mereka datang mendekati waktu pelaksanaan MotoGP,” tandasnya.

Sementara itu, dari 52 rombongan mobil patwal yang menyeberang lewat Tanjung Wangi, ada tiga personel Satlantas Polresta Banyuwangi. Mereka adalah Bripka Rudi Wicahyono, Bripka Aritonang, dan Brigadir Sigit Arisandi. Mereka ditugaskan ke Mandalika selama enam hari. ”Saya dan Sigit mendapat tugas jadi driver mobil patwal. Sedangkan Rudi untuk kendaraan motor gede (moge),” ujar Aritonang dihubungi tadi malam.

Dikatakan Aritonang, jumlah mobil patwal yang dikirim ke Mandalika ada 52 unit. Kendaraan tersebut berasal dari Polda Jatim, Jateng, dan Daerah Istimewa Jogjakarta. ”Kalau mobil patwal akan mengawal perjalanan tamu VVIP setingkat menteri dari hotel menuju arena balapan,” kata Aritonang yang sehari-hari ngepos di KTL Karangente.

Kapolresta Kombespol Nasrun Pasaribu melalui Kasatlantas Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan, pengiriman personel beserta kendaraan dinas ini untuk mem-back up kelancaran gelaran balap MotoGP di Mandalika. ”NTB perlu back-up dari Polda, Polres atau Polresta jajaran untuk event internasional tersebut,” kata Fani.

Tugas yang dijalankan adalah pengaturan arus lalu lintas, pengawalan peserta, pengawalan VVIP, dan lain-lain. Pengawalan dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dinas kepolisian. ”Intinya kita siap membantu amankan gelaran MotoGP di Mandalika,” jelasnya.

Fani mengingatkan anggotanya bertugas sesuai standar operasional dengan baik. ”Kita tekankan kepada anggota yang berada di Mandalika untuk bisa bekerja dengan baik dan sesuai tugasnya masing-masing,” pesannya. 

KALIPURO – Jelang gelaran MotoGP, ratusan bus dan mobil mewah diseberangkan ke Lombok lewat Pelabuhan Tanjung Wangi dan ASDP Ketapang. Selain bus dan mobil, puluhan kendaraan patwal dari kepolisian juga ikut diseberangkan untuk mengawal tamu-tamu VVIP selama balapan MotoGP berlangsung nanti.

Dari catatan PT ALP yang menyediakan kapal-kapal dengan tujuan Pelabuhan Gili Mas, Lombok, kloter kedua ada 104 bus dan 29 unit kendaraan VVIP jenis Alphard berangkat dengan naik KM Mutiara Sentosa III dan KM Mutiara Timur pada Rabu malam (16/3). Jumlah ini sedikit berkurang dari semalam sebelumnya. Ada 201 bus yang sudah diseberangkan, termasuk puluhan kendaraan patroli milik Polri.

Kepala Cabang PT ALP Agus Rani mengatakan, meski puncak arus kendaraan menuju Lombok terjadi kemarin (16/3), kemungkinan masih ada beberapa kendaraan yang akan menyeberang pagi ini (17/3). ”Kendaraan-kendaraan besar rata-rata semuanya berangkat melalui Tanjung Wangi. Untuk kendaraan pribadi kemungkinan melalui jalur Ketapang,” imbuh Agus.

Setelah menyeberangkan bus, mobil mewah, dan patwal selesai, selanjutnya giliran kendaraan logistik atau truk bergantian naik kapal. Selama tiga hari terakhir, kapal-kapal menuju Gili Mas lebih memprioritaskan kendaraan bus dan VIP, termasuk kendaraan dari kepolisian.

Terkait arus balik, Agus memprediksi akan terjadi mulai tanggal 20 Maret, tepatnya setelah pelaksanaan MotoGP usai. ”Ada kemungkinan nanti kita akan kembali menyediakan dua trip kapal per hari, untuk mempercepat distribusi kendaraan ke Jawa,” kata Agus.

Ketua DPD Gapasdap Jawa Timur Sunaryo mengatakan, kendaraan pribadi dengan tujuan Lembar dan Bali tampak meningkat dalam dua hari terakhir. Kemungkinan kendaraan-kendaraan tersebut seluruhnya menuju Sirkuit Mandalika untuk menyaksikan gelaran MotoGP yang akan dimulai besok (18/3). ”Kendaraan yang akan menuju Bali dan Lembar terlihat memenuhi pelabuhan sejak dua hari terakhir. Sepertinya tujuannya sama karena mereka datang mendekati waktu pelaksanaan MotoGP,” tandasnya.

Sementara itu, dari 52 rombongan mobil patwal yang menyeberang lewat Tanjung Wangi, ada tiga personel Satlantas Polresta Banyuwangi. Mereka adalah Bripka Rudi Wicahyono, Bripka Aritonang, dan Brigadir Sigit Arisandi. Mereka ditugaskan ke Mandalika selama enam hari. ”Saya dan Sigit mendapat tugas jadi driver mobil patwal. Sedangkan Rudi untuk kendaraan motor gede (moge),” ujar Aritonang dihubungi tadi malam.

Dikatakan Aritonang, jumlah mobil patwal yang dikirim ke Mandalika ada 52 unit. Kendaraan tersebut berasal dari Polda Jatim, Jateng, dan Daerah Istimewa Jogjakarta. ”Kalau mobil patwal akan mengawal perjalanan tamu VVIP setingkat menteri dari hotel menuju arena balapan,” kata Aritonang yang sehari-hari ngepos di KTL Karangente.

Kapolresta Kombespol Nasrun Pasaribu melalui Kasatlantas Kompol Akhmad Fani Rakhim mengatakan, pengiriman personel beserta kendaraan dinas ini untuk mem-back up kelancaran gelaran balap MotoGP di Mandalika. ”NTB perlu back-up dari Polda, Polres atau Polresta jajaran untuk event internasional tersebut,” kata Fani.

Tugas yang dijalankan adalah pengaturan arus lalu lintas, pengawalan peserta, pengawalan VVIP, dan lain-lain. Pengawalan dengan menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat dinas kepolisian. ”Intinya kita siap membantu amankan gelaran MotoGP di Mandalika,” jelasnya.

Fani mengingatkan anggotanya bertugas sesuai standar operasional dengan baik. ”Kita tekankan kepada anggota yang berada di Mandalika untuk bisa bekerja dengan baik dan sesuai tugasnya masing-masing,” pesannya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/