alexametrics
23.8 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Panglima TNI-Kapolri Apresiasi Capaian Vaksinasi

BANYUWANGI – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hadir di Banyuwangi kemarin (14/10). Keduanya meninjau serbuan Vaksinasi Maritim di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Mangir.

Tiba di RSNU, Panglima TNI dan Kapolri yang juga didampingi KSAL Laksamana TNI Yudo Margono disambut oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Ketua PCNU Ali Makki Zaini. Panglima TNI dan Kapolri mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi yang terus meningkat berkat kekompakan para pemangku kepentingan.

”Saya sangat berterima kasih dan bangga kepada masyarakat Banyuwangi yang sangat antusias untuk melaksanakan vaksinasi. Hari ini sebenarnya targetnya adalah 15 ribu orang, tapi tercapai 17 ribu orang yang divaksin,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Serbuan Vaksinasi Maritim ini digelar serentak di RSNU dan 45 titik lain se-Banyuwangi. Hadi juga mengapresiasi capaian vaksinasi di Banyuwangi yang telah mencapai hampir 60 persen per 14 Oktober 2021. Menurutnya, ini menunjukkan sinergi antar-stakeholder di Banyuwangi berjalan dengan baik.

”Saya juga mendengar dari Ibu Bupati, di Banyuwangi juga terdapat banyak relawan yang turut membantu percepatan vaksinasi. Terima kasih atas kerja sama dan kerja keras seluruh pihak, TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat,” ucap Hadi.

Dia berharap sasaran vaksinasi baik dosis pertama dan kedua harus sesuai target, sehingga tentunya akan diikuti oleh pemulihan ekonomi. ”Saat ini tren kasus Covid-19 sudah turun, kita patut bersyukur. Namun, saya ingatkan kita tetap harus waspada. Bersyukur, tapi waspada. Seperti yang disampaikan Bapak Presiden kita harus selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker,” pesan Hadi.

Pujian yang sama disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, penurunan laju kasus Covid-19 tercipta berkat kerja keras seluruh pihak. Sehingga, saat ini Indonesia berada di urutan pertama negara yang berhasil menahan laju Covid-19 di Asia Tenggara. ”Ini harus dipertahankan. Jangan sampai naik lagi. Karena itu, kuncinya cuma satu tetap patuhi protokol kesehatan. Terima kasih kepada masyarakat Banyuwangi,” kata Jenderal Listyo Sigit.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI dan Kapolri berdialog secara virtual dengan sejumlah puskesmas terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat, Panglima TNI, dan Kapolri yang terus mendukung Banyuwangi. ”Kerja gotong royong digalang menyukseskan vaksinasi Covid-19. Mulai para ulama, tokoh agama, tenaga kesehatan, TNI, Polri, ormas, partai politik, komunitas, organisasi, hingga relawan bekerja bersama,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan, Pemkab Banyuwangi sangat terbantu dengan berbagai kerja keras TNI dan Polri, mulai menjemput warga untuk vaksinasi, door to door vaksinasi, menjemput warga yang isolasi mandiri menuju isolasi terpusat, hingga menjaga pelaksanaan PPKM.

Ipuk menjelaskan, Pemkab Banyuwangi akan mempercepat vaksinasi dengan sejumlah inovasi berbasis RT/RW/dusun. ”Kalau dulu vaksinasi berbasis desa, sekarang kami perkecil skalanya, dan akan dilaksanakan sore atau malam hari sehingga warga yang pagi hari harus bekerja, kita vaksin sore atau malam hari. Ini semua akan dilaksanakan atas dukungan TNI dan Polri. Terima kasih TNI dan Polri,” ujarnya.

Pendataan terkait hal itu, lanjut Ipuk, bakal tuntas pekan ini. ”Jadi kita tahu detail warga yang belum divaksin by name by address. Nanti kita lakukan strategi jemput bola melakukan vaksinasi pada sore dan malam hari,” jelasnya.

Dengan semua strategi seperti itu, pihaknya menargetkan akhir Oktober ini capaian vaksinasi dosis 1 telah mencapai 70 persen dan lansia di atas 60 persen. 

BANYUWANGI – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo hadir di Banyuwangi kemarin (14/10). Keduanya meninjau serbuan Vaksinasi Maritim di Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (RSNU) Mangir.

Tiba di RSNU, Panglima TNI dan Kapolri yang juga didampingi KSAL Laksamana TNI Yudo Margono disambut oleh Bupati Ipuk Fiestiandani Azwar Anas dan Ketua PCNU Ali Makki Zaini. Panglima TNI dan Kapolri mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Banyuwangi yang terus meningkat berkat kekompakan para pemangku kepentingan.

”Saya sangat berterima kasih dan bangga kepada masyarakat Banyuwangi yang sangat antusias untuk melaksanakan vaksinasi. Hari ini sebenarnya targetnya adalah 15 ribu orang, tapi tercapai 17 ribu orang yang divaksin,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Serbuan Vaksinasi Maritim ini digelar serentak di RSNU dan 45 titik lain se-Banyuwangi. Hadi juga mengapresiasi capaian vaksinasi di Banyuwangi yang telah mencapai hampir 60 persen per 14 Oktober 2021. Menurutnya, ini menunjukkan sinergi antar-stakeholder di Banyuwangi berjalan dengan baik.

”Saya juga mendengar dari Ibu Bupati, di Banyuwangi juga terdapat banyak relawan yang turut membantu percepatan vaksinasi. Terima kasih atas kerja sama dan kerja keras seluruh pihak, TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, relawan, dan seluruh pihak yang terlibat,” ucap Hadi.

Dia berharap sasaran vaksinasi baik dosis pertama dan kedua harus sesuai target, sehingga tentunya akan diikuti oleh pemulihan ekonomi. ”Saat ini tren kasus Covid-19 sudah turun, kita patut bersyukur. Namun, saya ingatkan kita tetap harus waspada. Bersyukur, tapi waspada. Seperti yang disampaikan Bapak Presiden kita harus selalu melaksanakan protokol kesehatan dengan menggunakan masker,” pesan Hadi.

Pujian yang sama disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Menurutnya, penurunan laju kasus Covid-19 tercipta berkat kerja keras seluruh pihak. Sehingga, saat ini Indonesia berada di urutan pertama negara yang berhasil menahan laju Covid-19 di Asia Tenggara. ”Ini harus dipertahankan. Jangan sampai naik lagi. Karena itu, kuncinya cuma satu tetap patuhi protokol kesehatan. Terima kasih kepada masyarakat Banyuwangi,” kata Jenderal Listyo Sigit.

Dalam kesempatan itu, Panglima TNI dan Kapolri berdialog secara virtual dengan sejumlah puskesmas terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani berterima kasih atas perhatian dan dukungan pemerintah pusat, Panglima TNI, dan Kapolri yang terus mendukung Banyuwangi. ”Kerja gotong royong digalang menyukseskan vaksinasi Covid-19. Mulai para ulama, tokoh agama, tenaga kesehatan, TNI, Polri, ormas, partai politik, komunitas, organisasi, hingga relawan bekerja bersama,” kata Ipuk.

Ipuk mengatakan, Pemkab Banyuwangi sangat terbantu dengan berbagai kerja keras TNI dan Polri, mulai menjemput warga untuk vaksinasi, door to door vaksinasi, menjemput warga yang isolasi mandiri menuju isolasi terpusat, hingga menjaga pelaksanaan PPKM.

Ipuk menjelaskan, Pemkab Banyuwangi akan mempercepat vaksinasi dengan sejumlah inovasi berbasis RT/RW/dusun. ”Kalau dulu vaksinasi berbasis desa, sekarang kami perkecil skalanya, dan akan dilaksanakan sore atau malam hari sehingga warga yang pagi hari harus bekerja, kita vaksin sore atau malam hari. Ini semua akan dilaksanakan atas dukungan TNI dan Polri. Terima kasih TNI dan Polri,” ujarnya.

Pendataan terkait hal itu, lanjut Ipuk, bakal tuntas pekan ini. ”Jadi kita tahu detail warga yang belum divaksin by name by address. Nanti kita lakukan strategi jemput bola melakukan vaksinasi pada sore dan malam hari,” jelasnya.

Dengan semua strategi seperti itu, pihaknya menargetkan akhir Oktober ini capaian vaksinasi dosis 1 telah mencapai 70 persen dan lansia di atas 60 persen. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/