alexametrics
27.5 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Selamat Tinggal Pusat Onderdil Motor Lawas, Semuanya Ludes Terbakar

JawaPos.com – Api berkobar. Sejurus kemudian, terdengar ledakan cukup keras. Duaaarrr! Belum berhenti sampai di situ, lima-enam kali ledakan lain menyusul, bersahutan.

Sontak, suasana di tengah permukiman padat penduduk di Lingkungan Krajan, RT 02 RW 2, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, menjadi riuh. Mereka ramai-ramai menuju sumber suara. Rupanya, kobaran api dan suara ledakan berasal dari rumah sekaligus toko sepeda motor bekas milik H Asmui, 60, warga setempat.

Asmu’i dikenal sebagai juragan onderdil sepeda motor lawas. Apa saja jenis motor Anda, kalau usianya sudah agak tua, akan sulit menemukan spare part-nya. Tapi cobalah berburu di Boyolangu, di gudang Asmui, dengan bekal telaten mencari, kemungkinan bisa ditemukan onderdilnya. 

Nah, peristiwa yang terjadi sejak sekitar pukul 10.30 kemarin (14/9), nyaris meluluhlantakkan rumah-gudang milik Asmui. Bukan hanya rumah dan gudang, ratusan sepeda motor bekas yang ada di lokasi juga ikut terbakar. Hangus.

Belum diketahui pasti penyebab kejadian. Namun, diduga kuat api berasal dari kompor. Sebab, sesaat sebelumnya Asmu’i tengah memasak. Belum selesai memasak, dia keluar rumah dan pergi ke rumah anaknya. Lokasi rumah sang anak tidak jauh dari kediamannya.

Saksi mata, Subari, 57, mengatakan api kali pertama diketahui dari plafon gudang sepeda motor bekas yang berimpitan dengan rumah utama Asmu’i. ”Warga langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beberapa menit kemudian, mobil pemadam kebakaran (damkar) datang,” ujarnya.

Subari menuturkan, saat mengetahui kediamannya terbakar, Asmu’i justru masuk ke rumah tersebut. Entah ingin mengevakuasi barang-barang berharga miliknya, atau ingin berusaha memadamkan api.

Mengetahui hal itu, Subari berusaha meminta Asmu’i keluar rumah. Namun, permintaan itu tidak dihiraukan. ”Kami khawatir dengan keselamatan Pak Asmu’i. Setelah dipaksa oleh lima orang, dia baru mau keluar rumah,” kata Subari.

Suwali, 63, tetangga yang rumahnya tepat berada di sebelah selatan rumah Asmui mengaku dirinya mendengar satu kali suara ledakan. Setelah ledakan utama tersebut, terdengar beberapa kali ledakan kecil. ”Ledakan pertama kemungkinan dari tabung gas elpiji. Sedangkan ledakan yang kecil-kecil bisa jadi dari tangki sepeda motor yang masih terisi sisa bahan bakar minyak (BBM),” duganya.

Akibat kebakaran tersebut, atap sebelah utara rumah Suwali, mulai ruang tamu hingga dapur, ikut terbakar. Namun beruntung, mobil damkar cepat tiba. ”Seandainya mobil telat setengah jam lagi, bisa-bisa banyak rumah ikut terbakar seluruhnya,” akunya.

Sementara itu, pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, sedikitnya dua unit truk damkar dikerahkan ke lokasi kejadian. Selain itu, sejumlah truk tangki pemasok air juga dikerahkan. Meski tim dan truk damkar telah tiba, warga terus berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, mulai ember, timba, dan lain-lain.

Hingga akhirnya, api berhasil dijinakkan sekitar satu jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kali ini.

JawaPos.com – Api berkobar. Sejurus kemudian, terdengar ledakan cukup keras. Duaaarrr! Belum berhenti sampai di situ, lima-enam kali ledakan lain menyusul, bersahutan.

Sontak, suasana di tengah permukiman padat penduduk di Lingkungan Krajan, RT 02 RW 2, Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi, menjadi riuh. Mereka ramai-ramai menuju sumber suara. Rupanya, kobaran api dan suara ledakan berasal dari rumah sekaligus toko sepeda motor bekas milik H Asmui, 60, warga setempat.

Asmu’i dikenal sebagai juragan onderdil sepeda motor lawas. Apa saja jenis motor Anda, kalau usianya sudah agak tua, akan sulit menemukan spare part-nya. Tapi cobalah berburu di Boyolangu, di gudang Asmui, dengan bekal telaten mencari, kemungkinan bisa ditemukan onderdilnya. 

Nah, peristiwa yang terjadi sejak sekitar pukul 10.30 kemarin (14/9), nyaris meluluhlantakkan rumah-gudang milik Asmui. Bukan hanya rumah dan gudang, ratusan sepeda motor bekas yang ada di lokasi juga ikut terbakar. Hangus.

Belum diketahui pasti penyebab kejadian. Namun, diduga kuat api berasal dari kompor. Sebab, sesaat sebelumnya Asmu’i tengah memasak. Belum selesai memasak, dia keluar rumah dan pergi ke rumah anaknya. Lokasi rumah sang anak tidak jauh dari kediamannya.

Saksi mata, Subari, 57, mengatakan api kali pertama diketahui dari plafon gudang sepeda motor bekas yang berimpitan dengan rumah utama Asmu’i. ”Warga langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya. Beberapa menit kemudian, mobil pemadam kebakaran (damkar) datang,” ujarnya.

Subari menuturkan, saat mengetahui kediamannya terbakar, Asmu’i justru masuk ke rumah tersebut. Entah ingin mengevakuasi barang-barang berharga miliknya, atau ingin berusaha memadamkan api.

Mengetahui hal itu, Subari berusaha meminta Asmu’i keluar rumah. Namun, permintaan itu tidak dihiraukan. ”Kami khawatir dengan keselamatan Pak Asmu’i. Setelah dipaksa oleh lima orang, dia baru mau keluar rumah,” kata Subari.

Suwali, 63, tetangga yang rumahnya tepat berada di sebelah selatan rumah Asmui mengaku dirinya mendengar satu kali suara ledakan. Setelah ledakan utama tersebut, terdengar beberapa kali ledakan kecil. ”Ledakan pertama kemungkinan dari tabung gas elpiji. Sedangkan ledakan yang kecil-kecil bisa jadi dari tangki sepeda motor yang masih terisi sisa bahan bakar minyak (BBM),” duganya.

Akibat kebakaran tersebut, atap sebelah utara rumah Suwali, mulai ruang tamu hingga dapur, ikut terbakar. Namun beruntung, mobil damkar cepat tiba. ”Seandainya mobil telat setengah jam lagi, bisa-bisa banyak rumah ikut terbakar seluruhnya,” akunya.

Sementara itu, pantauan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi, sedikitnya dua unit truk damkar dikerahkan ke lokasi kejadian. Selain itu, sejumlah truk tangki pemasok air juga dikerahkan. Meski tim dan truk damkar telah tiba, warga terus berusaha membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya, mulai ember, timba, dan lain-lain.

Hingga akhirnya, api berhasil dijinakkan sekitar satu jam kemudian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kali ini.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/