alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Wednesday, June 29, 2022

Penilaian Kinerja Polri Libatkan Masyarakat

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Mulai tahun ini, Kepolisian Republik Indonesia melibatkan responden untuk memberikan penilaian kinerja internal dan eksternal Indeks Tata Kelola (ITK) secara online.

Responden yang dilibatkan dalam penilaian tersebut meliputi berbagai elemen, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan media massa yang dinilai sebagai Peneliti Lokal Polresta Banyuwangi. Hal itu tertuang dalam peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2018 tanggal 24 September 2018 tentang Pengukuran Tata Kelola Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sebelum memberikan survei, masing-masing responden harus masuk ke laman itkonline.polri.go.id. Selanjutnya, klik kuesioner eksternal. Di sini, responden bisa memilih kolom Polda Jawa Timur lalu Polresta Banyuwangi. Berlanjut ke form berikutnya adalah wajib menulis usia responden saat ini.

Setelah semua permintaan isian terpenuhi, selanjutnya responden wajib mengisi 31 pertanyaan mengenai penilaian terhadap berbagai kinerja Polresta Banyuwangi, baik dalam pelayanan publik maupun dalam penanganan hukum. Seperti kecepatan petugas dalam melakukan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), juga saat menerima adanya laporan kasus kriminal. Termasuk kinerja Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Semua jawaban responden sangat menentukan kinerja kepolisian Polresta Banyuwangi di mata masyarakat, apakah memuaskan atau tidak. ”Dari kuesioner responden itulah, kepolisian akan mengetahui rapor kinerja penilaian dari masyarakat,” ungkap Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro.

Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, Polresta Banyuwangi mengajak para responden eksternal untuk memberikan penilaian kinerja kepolisian dalam Indeks Tata Kelola (ITK) online, yang tentunya sangat bermanfaat bagi kepolisian untuk memperbaiki sistem manajemen ke depan. ”Meski demikian, kami minta para responden mengisi semua pertanyaan dengan jawaban yang objektif,” terangnya.

Lebih lanjut AKBP Kusumo mengatakan, Polresta Banyuwangi mengharapkan adanya saran dan kritik dari masyarakat baik negatif maupun positif secara terbuka, demi keberlangsungan kinerja aparat kepolisian ke depan.

”Memang banyak kekurangan terhadap kinerja Polresta Banyuwangi. Sehingga dengan adanya penilaian dari para responden ini, kami berharap bisa memperbaiki jenis layanan apa pun yang belum terpenuhi,” pungkasnya. (*)

BANYUWANGI, Jawa Pos Radar Banyuwangi – Mulai tahun ini, Kepolisian Republik Indonesia melibatkan responden untuk memberikan penilaian kinerja internal dan eksternal Indeks Tata Kelola (ITK) secara online.

Responden yang dilibatkan dalam penilaian tersebut meliputi berbagai elemen, seperti tokoh masyarakat, tokoh agama, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan media massa yang dinilai sebagai Peneliti Lokal Polresta Banyuwangi. Hal itu tertuang dalam peraturan Kapolri Nomor 5 Tahun 2018 tanggal 24 September 2018 tentang Pengukuran Tata Kelola Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sebelum memberikan survei, masing-masing responden harus masuk ke laman itkonline.polri.go.id. Selanjutnya, klik kuesioner eksternal. Di sini, responden bisa memilih kolom Polda Jawa Timur lalu Polresta Banyuwangi. Berlanjut ke form berikutnya adalah wajib menulis usia responden saat ini.

Setelah semua permintaan isian terpenuhi, selanjutnya responden wajib mengisi 31 pertanyaan mengenai penilaian terhadap berbagai kinerja Polresta Banyuwangi, baik dalam pelayanan publik maupun dalam penanganan hukum. Seperti kecepatan petugas dalam melakukan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM), Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), juga saat menerima adanya laporan kasus kriminal. Termasuk kinerja Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Semua jawaban responden sangat menentukan kinerja kepolisian Polresta Banyuwangi di mata masyarakat, apakah memuaskan atau tidak. ”Dari kuesioner responden itulah, kepolisian akan mengetahui rapor kinerja penilaian dari masyarakat,” ungkap Wakapolresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro.

Oleh karena itu, dalam kesempatan tersebut, Polresta Banyuwangi mengajak para responden eksternal untuk memberikan penilaian kinerja kepolisian dalam Indeks Tata Kelola (ITK) online, yang tentunya sangat bermanfaat bagi kepolisian untuk memperbaiki sistem manajemen ke depan. ”Meski demikian, kami minta para responden mengisi semua pertanyaan dengan jawaban yang objektif,” terangnya.

Lebih lanjut AKBP Kusumo mengatakan, Polresta Banyuwangi mengharapkan adanya saran dan kritik dari masyarakat baik negatif maupun positif secara terbuka, demi keberlangsungan kinerja aparat kepolisian ke depan.

”Memang banyak kekurangan terhadap kinerja Polresta Banyuwangi. Sehingga dengan adanya penilaian dari para responden ini, kami berharap bisa memperbaiki jenis layanan apa pun yang belum terpenuhi,” pungkasnya. (*)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/