alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Akhirnya Satu Wakil Banyuwangi Lolos ke Istana

JawaPos.com – Pejuangan berat Ananda Micola, siswa asal Banyuwangi yang mengikuti seleksi Paskibra Nasional membuahkan hasil. Sulung dari dua bersaudara itu akhirnya berhasil meraih tiket untuk mewakili Jawa Timur sebagai Paskibra Nasional. Micola pun harus segera menyiapkan diri sebelum diberangkatkan mengikuti karantina di Jakarta sebelum pelaksanaan upacara hari kemerdekaan RI di Istana Negara 17 Agustus mendatang.

Perjuangan Micola terbilang berat. Karena seminggu sebelumnya, ibu kandungnya, Kholifah, meninggal dunia. Namun, siswa SMK 17 Cluring itu tetap mampu menjaga konsentrasinya. Sehingga mampu lolos ke fase nasional.

Sedangkan Paskibra putri asal Banyuwangi lainnya, Ella Zuhairina Firdauz otomatis masuk Paskibra Provinsi Jatim setelah gugur di fase nasional. Sama seperti Micola, siswi asal MA Mambaul Huda Tegalsari itu akan dikarantina oleh Dispora Jatim sampai pelaksanaan upacara hari Kemerdekaan RI nanti.

Kasi Pembinaan dan Pemberdayaan Pemuda Dispora Banyuwangi, Sofyan Suryana mengatakan, Banyuwangi bersama Tuban mewakili Jatim di paskibra nasional. Sedangkan untuk cadangan Banyuwangi sudah disiapkan Paskibra asal Lumajang. Prestasi ini menurutnya cukup membanggakan karena terakhir Banyuwangi mengirimkan Paskibranya sekitar 14 tahun lalu. Yaitu ketika masih di bawah naungan Bangkesbangpol. Sedangkan di bawah Dispora, baru berjalan dua tahun ini. 

“Nanti sudah tinggal masuk karantina saja. Kita menunggu surat panggilannya saja. Kalau di fase nasional, Micola kemungkinan masuk pasukan delapan atau tujuh belas karena pasukan empat lima diisi Paspampres. Ini cukup membangggakan. Karena bisa meletakkan satu wakil di nasional dan satu wakil di provinsi,” terang Sofyan.

JawaPos.com – Pejuangan berat Ananda Micola, siswa asal Banyuwangi yang mengikuti seleksi Paskibra Nasional membuahkan hasil. Sulung dari dua bersaudara itu akhirnya berhasil meraih tiket untuk mewakili Jawa Timur sebagai Paskibra Nasional. Micola pun harus segera menyiapkan diri sebelum diberangkatkan mengikuti karantina di Jakarta sebelum pelaksanaan upacara hari kemerdekaan RI di Istana Negara 17 Agustus mendatang.

Perjuangan Micola terbilang berat. Karena seminggu sebelumnya, ibu kandungnya, Kholifah, meninggal dunia. Namun, siswa SMK 17 Cluring itu tetap mampu menjaga konsentrasinya. Sehingga mampu lolos ke fase nasional.

Sedangkan Paskibra putri asal Banyuwangi lainnya, Ella Zuhairina Firdauz otomatis masuk Paskibra Provinsi Jatim setelah gugur di fase nasional. Sama seperti Micola, siswi asal MA Mambaul Huda Tegalsari itu akan dikarantina oleh Dispora Jatim sampai pelaksanaan upacara hari Kemerdekaan RI nanti.

Kasi Pembinaan dan Pemberdayaan Pemuda Dispora Banyuwangi, Sofyan Suryana mengatakan, Banyuwangi bersama Tuban mewakili Jatim di paskibra nasional. Sedangkan untuk cadangan Banyuwangi sudah disiapkan Paskibra asal Lumajang. Prestasi ini menurutnya cukup membanggakan karena terakhir Banyuwangi mengirimkan Paskibranya sekitar 14 tahun lalu. Yaitu ketika masih di bawah naungan Bangkesbangpol. Sedangkan di bawah Dispora, baru berjalan dua tahun ini. 

“Nanti sudah tinggal masuk karantina saja. Kita menunggu surat panggilannya saja. Kalau di fase nasional, Micola kemungkinan masuk pasukan delapan atau tujuh belas karena pasukan empat lima diisi Paspampres. Ini cukup membangggakan. Karena bisa meletakkan satu wakil di nasional dan satu wakil di provinsi,” terang Sofyan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/