Selasa, 25 Jan 2022
Radar Banyuwangi
Home / Banyuwangi
icon featured
Banyuwangi

Sudah Lapuk, Rumah di Bakungan Ambruk

14 Januari 2022, 16: 00: 59 WIB | editor : Ali Sodiqin

Sudah Lapuk, Rumah di Bakungan Ambruk

RATA TANAH: Rumah milik Warisan yang berada di Lingkungan Watu Ulo, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, ambruk hingga rata dengan tanah, Kamis (13/1). (Polsek Glagah for RadarBanyuwangi.id)

Share this      

BANYUWANGI – Satu rumah warga di Lingkungan Watu Ulo, RT 03 RW 01, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, ambruk, Kamis (13/1). Rumah milik Warisan, 91, tersebut roboh akibat tanah yang menjadi tumpuan bangunan tersebut ambles.

Diduga tanah di sekitar rumah tergerus akibat guyuran hujan deras yang sering terjadi akhir-akhir ini. Ditambah lagi, bangunan rumah yang terbuat dari bambu itu sudah lapuk dimakan usia.

Beruntung, peristiwa yang terjadi pukul 14.00 itu tidak sampai menelan korban jiwa. Pemilik rumah selamat lantaran saat kejadian dia sedang berada di luar rumah. Meski begitu, kerugian material yang dialami korban ditaksir mencapai Rp 20 juta.

Baca juga: Jualan di Trotoar, Enam Lapak PKL Ditertibkan

Warga dan Forpimka Glagah memberikan bantuan untuk meringankan beban ekonomi korban. Mereka juga bergotong royong membangun kembali rumah Warisan yang kini rata dengan tanah. ”Bangunan rumah korban memang sudah terbilang agak tua, ditambah lagi bangunannya hanya terbuat dari bambu saja. Sehingga ketika tanah amblas, rumah korban langsung ambruk,” ujar Kapolsek Glagah AKP Maskur.

Selain bangunan rumah, imbuh Maskur, bangunan bekas kandang sapi yang berada di sekitar rumah korban juga ambruk. ”Bangunan rumah korban yang terbuat dari kayu dan bambu tersebut memang sudah tua, kayu dan bambunya sudah lapuk,” jelasnya.

Maskur menyebut, Warisan tinggal seorang diri. Rumah yang selama ini ditempatinya berdiri di atas lahan milik orang lain. Saat ini pihaknya bersama seluruh warga dan Forpimka Glagah membantu korban dengan mendirikan rumah baru yang layak agar bisa ditempati kembali. ”Kita bersama-sama membangun rumah korban kembali agar dapat ditempati. Untuk sementara korban tinggal di rumah ketua RT 03,” pungkasnya. 

(bw/*/als/JPR)

©2022 PT. JawaPos Group Multimedia