alexametrics
25.6 C
Banyuwangi
Thursday, June 30, 2022

Nelayan Pulau Santen Panen Ikan Sempenit

RadarBanyuwangi.id – Para nelayan yang berburu ikan di sekitar Pulau Santen dalam sepekan terakhir ini ketiban berkah. Tanpa harus repot melaut hingga ke tengah, mereka bisa mendapatkan ribuan ikan yang bergerombol di pinggir.

Supeno, 41, salah seorang nelayan Pulau Santen mengatakan, melimpahnya ikan sudah dirasakan dalam sepekan terakhir. Awalnya, gerombolan ikan sempenit yang muncul dalam jumlah besar. Sejak Selasa pagi (10/8) mulai bermunculan ikan-ikan tongkol berukuran kecil di pinggir pantai. ”Tidak usah ke tengah, di pinggir banyak ikan,” kata Supeno.

Muhamad Hamidin, warga Pulau Santen menambahkan, kemunculan ikan-ikan tersebut menjadi berkah tersendiri bagi warga. Mereka yang biasanya harus menunggu para nelayan yang melaut ke tengah, kini tak perlu repot-repot. Ikan datang dengan jumlah banyak ke pinggir pantai.

Selain dijual, beberapa nelayan bahkan membagikan ikan-ikan tersebut kepada tetangga yang sedang tidak melaut atau tidak kebagian ikan. ”Sekilo ikan tongkol dijual dengan harga Rp 20 ribu. Kalau sempenit sekitar Rp 5.000, tapi kalau sudah di pasar harganya lebih mahal lagi,” kata Hamidin.

Gerombolan ikan datang pukul 06.00. Ikan tersebut baru menghilang pukul 11.00. Jika melihat siklusnya, kemungkinan memang sedang musim panen ikan. ”Kalau seperti ini ikut senang, tidak perlu ke tengah,” pungkas Hamidin. (fre/aif/c1)

RadarBanyuwangi.id – Para nelayan yang berburu ikan di sekitar Pulau Santen dalam sepekan terakhir ini ketiban berkah. Tanpa harus repot melaut hingga ke tengah, mereka bisa mendapatkan ribuan ikan yang bergerombol di pinggir.

Supeno, 41, salah seorang nelayan Pulau Santen mengatakan, melimpahnya ikan sudah dirasakan dalam sepekan terakhir. Awalnya, gerombolan ikan sempenit yang muncul dalam jumlah besar. Sejak Selasa pagi (10/8) mulai bermunculan ikan-ikan tongkol berukuran kecil di pinggir pantai. ”Tidak usah ke tengah, di pinggir banyak ikan,” kata Supeno.

Muhamad Hamidin, warga Pulau Santen menambahkan, kemunculan ikan-ikan tersebut menjadi berkah tersendiri bagi warga. Mereka yang biasanya harus menunggu para nelayan yang melaut ke tengah, kini tak perlu repot-repot. Ikan datang dengan jumlah banyak ke pinggir pantai.

Selain dijual, beberapa nelayan bahkan membagikan ikan-ikan tersebut kepada tetangga yang sedang tidak melaut atau tidak kebagian ikan. ”Sekilo ikan tongkol dijual dengan harga Rp 20 ribu. Kalau sempenit sekitar Rp 5.000, tapi kalau sudah di pasar harganya lebih mahal lagi,” kata Hamidin.

Gerombolan ikan datang pukul 06.00. Ikan tersebut baru menghilang pukul 11.00. Jika melihat siklusnya, kemungkinan memang sedang musim panen ikan. ”Kalau seperti ini ikut senang, tidak perlu ke tengah,” pungkas Hamidin. (fre/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/