alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Polisi Bagi-Bagi Mawar, Mahasiswa Bakar Ban Bekas

BANYUWANGI – Untuk mengamankan aksi demo di kantor DPRD,  Polresta menyiagakan 250 personel dari sejumlah unsur. Aksi demo yang memenuhi ruas Jalan Adi Sucipto dan Jalan Brigjen Katamso tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas. Untuk mengantisipasi kemacetan, jalur ke arah kota ditutup.

Aksi demo mahasiswa kemarin berlangsung damai dan tertib. Meski massa sempat membakar ban di tengah jalan, demo tak sampai ricuh. Demi menjaga keharmonisan dan kondusivitas, apparat kepolisian membagikan bunga mawar kepada para mahasiswa.

Pemberian bunga tersebut sebagai apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyampaikan orasinya dengan tertib dan damai. ”Kami menyiagakan 250 personel untuk pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu.

Nasrun mengapresiasi aksi para mahasiswa yang melakukan demo berjalan tertib dan damai. Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya memberikan bunga kepada peserta aksi. ”Bunga mawar ini sebagai pertanda kasih sayang kami kepada adik-adik mahasiswa,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, ada empat poin yang menjadi tuntutan mahasiswa. Dua poin yang menjadi sorotan adalah kelangkaan minyak goreng dan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Menanggapi tuntutan tersebut, Nasrun mengatakan stok minyak goreng dan ketersediaan BBM di Banyuwangi masih aman. ”Tidak ada kelangkaan di Banyuwangi, hanya terjadi keterlambatan pengiriman saja. Khusus untuk distribusi BBM masih lancar dan stoknya sudah dipastikan aman,” tegasnya. 

BANYUWANGI – Untuk mengamankan aksi demo di kantor DPRD,  Polresta menyiagakan 250 personel dari sejumlah unsur. Aksi demo yang memenuhi ruas Jalan Adi Sucipto dan Jalan Brigjen Katamso tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas. Untuk mengantisipasi kemacetan, jalur ke arah kota ditutup.

Aksi demo mahasiswa kemarin berlangsung damai dan tertib. Meski massa sempat membakar ban di tengah jalan, demo tak sampai ricuh. Demi menjaga keharmonisan dan kondusivitas, apparat kepolisian membagikan bunga mawar kepada para mahasiswa.

Pemberian bunga tersebut sebagai apresiasi kepada mahasiswa yang telah menyampaikan orasinya dengan tertib dan damai. ”Kami menyiagakan 250 personel untuk pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu.

Nasrun mengapresiasi aksi para mahasiswa yang melakukan demo berjalan tertib dan damai. Sebagai bentuk apresiasi, pihaknya memberikan bunga kepada peserta aksi. ”Bunga mawar ini sebagai pertanda kasih sayang kami kepada adik-adik mahasiswa,” ungkapnya.

Dalam aksi tersebut, ada empat poin yang menjadi tuntutan mahasiswa. Dua poin yang menjadi sorotan adalah kelangkaan minyak goreng dan naiknya harga bahan bakar minyak (BBM). Menanggapi tuntutan tersebut, Nasrun mengatakan stok minyak goreng dan ketersediaan BBM di Banyuwangi masih aman. ”Tidak ada kelangkaan di Banyuwangi, hanya terjadi keterlambatan pengiriman saja. Khusus untuk distribusi BBM masih lancar dan stoknya sudah dipastikan aman,” tegasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/