alexametrics
24.5 C
Banyuwangi
Sunday, June 26, 2022

Reskrim Patroli Siber Antisipasi Informasi Gubab, Ipuk: KIta Saudara

BANYUWANGI – Bupati Ipuk Fiestiandani merespons cepat situasi yang memanas imbas bentrok dua perguruan silat di Banyuwangi. Dia turun langsung menemui perwakilan dua organisasi yang sempat bersitegang sekaligus meninjau lokasi kejadian.

Ipuk dan perwakilan pengurus dua perguruan silat bertemu di Mapolsek Bangorejo. Pertemuan juga dihadiri Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadhan, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Letkol Laut (P) Ansori, Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Wakapolresta) Banyuwangi AKBP Didiek Harianto, dan Wakil Bupati (Wabup) Sugirah.

Usai bertemu dua perwakilan perguruan silat, Ipuk juga meninjau lokasi kejadian. Di sana Ipuk menemui Kades Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, yakni Samsudin dan warga setempat. Ipuk mengatakan, atas nama Pemkab Banyuwangi, pihaknya mengajak seluruh warga tetap menjaga persatuan. ”Karena kita semua bersaudara,” ujarnya.

Ipuk juga mengimbau agar bentrok yang melibatkan massa dari dua perguruan silat tersebut menjadi pelajaran agar ke depan peristiwa serupa tidak terulang. ”Mari semuanya menjaga wilayah kita agar terhindar dari provokasi-provokasi yang memecah belah antarwarga,” tambah Ipuk. 

Ipuk mengaku sudah bertemu kedua belah pihak. ”Mari kita semua menahan diri, menjaga persaudaraan. Saya minta semua saling menjaga kondusivitas di internal masing-masing. Kami nantinya juga akan silaturahmi dengan perguruan silat yang ada di Banyuwangi,” kata dia. 

Ipuk juga meminta agar seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi dan termakan informasi-informasi yang tidak benar. ”Karena itu kami minta semua pihak untuk tidak termakan isu-isu yang tidak benar. Kita berharap kejadian ini tidak terjadi lagi,” harapnya.

Bupati juga telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk meningkatkan keamanan di wilayah tersebut.  Wakapolresta Banyuwangi AKBP Didiek Harianto mengatakan, tim gabungan keamanan Polri dibantu TNI telah ditempatkan di lokasi. Bahkan, satu peleton Brimob juga telah diluncurkan ke lokasi. Demikian juga personel TNI AD dan TNI AL. Aparat keamanan juga melakukan penyekatan-penyekatan di beberapa titik. 

Selain itu, Satreskrim juga melakukan patroli siber untuk mengantisipasi informasi-informasi gubab (hoaks) terkait kasus ini. Wakapolresta Didiek menjelaskan kedua belah pihak dan forum pimpinan daerah (Forpimda) telah bertemu. ”Semua telah sepakat untuk melakukan konsolidasi ke dalam dan mendinginkan suasana. Kedua pihak juga sepakat menyerahkan proses hukum pada kepolisian,” pungkasnya. 

BANYUWANGI – Bupati Ipuk Fiestiandani merespons cepat situasi yang memanas imbas bentrok dua perguruan silat di Banyuwangi. Dia turun langsung menemui perwakilan dua organisasi yang sempat bersitegang sekaligus meninjau lokasi kejadian.

Ipuk dan perwakilan pengurus dua perguruan silat bertemu di Mapolsek Bangorejo. Pertemuan juga dihadiri Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0825 Banyuwangi Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadhan, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Letkol Laut (P) Ansori, Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Wakapolresta) Banyuwangi AKBP Didiek Harianto, dan Wakil Bupati (Wabup) Sugirah.

Usai bertemu dua perwakilan perguruan silat, Ipuk juga meninjau lokasi kejadian. Di sana Ipuk menemui Kades Sukorejo, Kecamatan Bangorejo, yakni Samsudin dan warga setempat. Ipuk mengatakan, atas nama Pemkab Banyuwangi, pihaknya mengajak seluruh warga tetap menjaga persatuan. ”Karena kita semua bersaudara,” ujarnya.

Ipuk juga mengimbau agar bentrok yang melibatkan massa dari dua perguruan silat tersebut menjadi pelajaran agar ke depan peristiwa serupa tidak terulang. ”Mari semuanya menjaga wilayah kita agar terhindar dari provokasi-provokasi yang memecah belah antarwarga,” tambah Ipuk. 

Ipuk mengaku sudah bertemu kedua belah pihak. ”Mari kita semua menahan diri, menjaga persaudaraan. Saya minta semua saling menjaga kondusivitas di internal masing-masing. Kami nantinya juga akan silaturahmi dengan perguruan silat yang ada di Banyuwangi,” kata dia. 

Ipuk juga meminta agar seluruh masyarakat untuk tidak terprovokasi dan termakan informasi-informasi yang tidak benar. ”Karena itu kami minta semua pihak untuk tidak termakan isu-isu yang tidak benar. Kita berharap kejadian ini tidak terjadi lagi,” harapnya.

Bupati juga telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk meningkatkan keamanan di wilayah tersebut.  Wakapolresta Banyuwangi AKBP Didiek Harianto mengatakan, tim gabungan keamanan Polri dibantu TNI telah ditempatkan di lokasi. Bahkan, satu peleton Brimob juga telah diluncurkan ke lokasi. Demikian juga personel TNI AD dan TNI AL. Aparat keamanan juga melakukan penyekatan-penyekatan di beberapa titik. 

Selain itu, Satreskrim juga melakukan patroli siber untuk mengantisipasi informasi-informasi gubab (hoaks) terkait kasus ini. Wakapolresta Didiek menjelaskan kedua belah pihak dan forum pimpinan daerah (Forpimda) telah bertemu. ”Semua telah sepakat untuk melakukan konsolidasi ke dalam dan mendinginkan suasana. Kedua pihak juga sepakat menyerahkan proses hukum pada kepolisian,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Peminat Belalang Jati Berkurang

Awasi Kampus Berpaham Radikal

Tas dan Dompet dari Bahan Bekas

Artikel Terbaru

/