alexametrics
25.3 C
Banyuwangi
Thursday, July 7, 2022

Tabung Elpiji Meledak, Satu Pekerja Meninggal

SINGOJURUH – Ledakan keras terjadi di bengkel pemeliharaan tabung gas elpiji di Dusun Padangbulan, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Kamis (7/4/2022). Satu orang karyawan tewas dan dua orang pekerja lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan di PT Mitra Blambangan Jaya Abadi tersebut.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Nur Kholis, 22, warga Dusun Krajan, Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat. Sementara dua korban luka-luka masih dirawat intensif di rumah sakit. Belum diketahui penyebab pasti ledakan tabung gas 50 kilogram tersebut. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan. ”Korban meninggal di lokasi kejadian, lukanya cukup parah di sekujur tubuh, kepalanya bolong,” ujar Kanitreskrim Polsek Singojuruh Iptu I Made Suwena.

Menurut Made, kecelakaan kerja itu terjadi saat korban memeriksa tabung gas elpiji. Selama ini, korban bertugas di bagian pemeriksaan dan pengisian. ”Korban memeriksa tabung gas elpiji di atas peralatan leak test,” jelasnya.

Saat tengah memeriksa tabung gas elpiji berukuran 50 kilogram tersebut, tiba-tiba tabung gas itu meledak. Karyawan langsung mendatangi asal suara ledakan. Saat para karyawan tiba di lokasi kejadian, korban sudah tewas dengan posisi tengkurap. Sekujur tubuhnya terluka parah. ”Karyawan itu langsung lapor ke manajer bengkel, juga ada yang lapor ke polsek,” beber Made.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu langsung datang ke lokasi kejadian bersama dengan anggota Satreskrim. ”Kronologi persisnya kami masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan petugas di lapangan,” tegas Nasrun.

Dari informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, korban bersama dua rekannya bekerja di bengkel pemeliharaan tabung elpiji di Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh di bagian pembersihan tabung gas. Nahas, saat tabung gas hendak dikosongkan dan dibersihkan, tiba-tiba terjadi ledakan. ”Makanya untuk persisnya kenapa bisa meledak, lokasi kejadian kita pasang police line dan akan kita terjunkan tim Labfor untuk menindaklanjuti kejadian  ini,” imbuh Nasrun.

Dari kronologi singkat yang diperoleh aparat kepolisian, tabung itu meledak ketika dalam proses pembersihan untuk dikosongkan. Suara ledakan terdengar cukup keras. Saking kerasnya, ledakannya mirip suara bom yang terdengar hingga radius 500 meter, yakni sampai ke eks lokalisasi Sumberloh Dusun Padangbulan dan Dusun Gebang, Desa Benelan Kidul.

Warga sempat heboh usai mendengar suara ledakan tabung gas 50 kg tersebut. Warga yang penasaran mencoba mencari sumber suara ledakan. Ternyata, sumber ledakan itu berasal dari area PT Mitra Blambangan Jaya Abadi, bengkel pemeliharaan tabung elpiji ukuran 12 kg dan 50 kg.

”Saya dengar ada ledakan cukup keras, informasi awal kebakaran. Begitu sampai lokasi, pintu gerbang sudah dikunci, ternyata ada kabar pekerja yang meninggal akibat kena ledakan gas elpiji,” ujar Ahmad, salah seorang warga setempat. (ddy/sas/abi/aif/c1)

SINGOJURUH – Ledakan keras terjadi di bengkel pemeliharaan tabung gas elpiji di Dusun Padangbulan, Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Kamis (7/4/2022). Satu orang karyawan tewas dan dua orang pekerja lainnya mengalami luka-luka akibat ledakan di PT Mitra Blambangan Jaya Abadi tersebut.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Nur Kholis, 22, warga Dusun Krajan, Desa Benelan Lor, Kecamatan Kabat. Sementara dua korban luka-luka masih dirawat intensif di rumah sakit. Belum diketahui penyebab pasti ledakan tabung gas 50 kilogram tersebut. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan. ”Korban meninggal di lokasi kejadian, lukanya cukup parah di sekujur tubuh, kepalanya bolong,” ujar Kanitreskrim Polsek Singojuruh Iptu I Made Suwena.

Menurut Made, kecelakaan kerja itu terjadi saat korban memeriksa tabung gas elpiji. Selama ini, korban bertugas di bagian pemeriksaan dan pengisian. ”Korban memeriksa tabung gas elpiji di atas peralatan leak test,” jelasnya.

Saat tengah memeriksa tabung gas elpiji berukuran 50 kilogram tersebut, tiba-tiba tabung gas itu meledak. Karyawan langsung mendatangi asal suara ledakan. Saat para karyawan tiba di lokasi kejadian, korban sudah tewas dengan posisi tengkurap. Sekujur tubuhnya terluka parah. ”Karyawan itu langsung lapor ke manajer bengkel, juga ada yang lapor ke polsek,” beber Made.

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu langsung datang ke lokasi kejadian bersama dengan anggota Satreskrim. ”Kronologi persisnya kami masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan petugas di lapangan,” tegas Nasrun.

Dari informasi yang diperoleh di lokasi kejadian menyebutkan, korban bersama dua rekannya bekerja di bengkel pemeliharaan tabung elpiji di Desa Benelan Kidul, Kecamatan Singojuruh di bagian pembersihan tabung gas. Nahas, saat tabung gas hendak dikosongkan dan dibersihkan, tiba-tiba terjadi ledakan. ”Makanya untuk persisnya kenapa bisa meledak, lokasi kejadian kita pasang police line dan akan kita terjunkan tim Labfor untuk menindaklanjuti kejadian  ini,” imbuh Nasrun.

Dari kronologi singkat yang diperoleh aparat kepolisian, tabung itu meledak ketika dalam proses pembersihan untuk dikosongkan. Suara ledakan terdengar cukup keras. Saking kerasnya, ledakannya mirip suara bom yang terdengar hingga radius 500 meter, yakni sampai ke eks lokalisasi Sumberloh Dusun Padangbulan dan Dusun Gebang, Desa Benelan Kidul.

Warga sempat heboh usai mendengar suara ledakan tabung gas 50 kg tersebut. Warga yang penasaran mencoba mencari sumber suara ledakan. Ternyata, sumber ledakan itu berasal dari area PT Mitra Blambangan Jaya Abadi, bengkel pemeliharaan tabung elpiji ukuran 12 kg dan 50 kg.

”Saya dengar ada ledakan cukup keras, informasi awal kebakaran. Begitu sampai lokasi, pintu gerbang sudah dikunci, ternyata ada kabar pekerja yang meninggal akibat kena ledakan gas elpiji,” ujar Ahmad, salah seorang warga setempat. (ddy/sas/abi/aif/c1)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/