alexametrics
24.1 C
Banyuwangi
Tuesday, July 5, 2022

Masuk Polresta Wajib Scan Barcode PeduliLindungi

BANYUWANGI – Makin banyak instansi pemerintah yang menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Setelah Pemkab Banyuwangi mewajibkan tamu dan pegawai menggunakan aplikasi tersebut, kali ini Polresta menerapkan hal serupa.

Sebelum masuk kantor Polresta, setiap anggota polisi maupun pengunjung wajib melakukan scan QR Code yang dipasang di pos penjagaan. Penerapan tersebut diberlakukan untuk meminimalkan potensi penularan Covid-19 di Bumi Blambangan.

Selain mengintensifkan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) dengan menggandeng lintas elemen, Polresta juga mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi. ”Awal kami berlakukan kepada seluruh anggota yang keluar masuk kantor, selanjutnya dikembangkan kepada masyarakat yang berkunjung ke Polresta,” ujar Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu.

Nasrun mengatakan, masyarakat memang wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi. Tujuannya untuk mengetahui tamu yang datang sudah menjalani vaksinasi atau belum. ”Untuk sementara waktu, petugas penjagaan memberikan toleransi kepada masyarakat yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi. Tahap awal kita sosialisasikan dulu kepada masyarakat yang datang ke Polresta,” katanya.

Pemberlakuan aplikasi PeduliLindungi, jelas Nasrun, sebenarnya masih langkah awal dalam upaya menekan angka penularan Covid-19. Tujuannya untuk menekan penyebaran Covid-19 di Banyuwangi. ”Jika masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi, mereka bisa mendatangi gerai-gerai pelayanan vaksinasi,” tuturnya.

Penerapan aplikasi PeduliLindungi tersebut akan dilakukan juga di jajaran Polsek. ”Kita akan terapkan ke seluruh polsek jajaran hingga tempat pelayanan seperti Samsat dan Satpas Banyuwangi secara bertahap,” jelasnya.

Nasrun menambahkan, penerapan aplikasi PeduliLindungi di Polresta menjadi contoh terhadap kantor, lembaga, dan instansi lain, termasuk tempat-tempat pelayanan di  Banyuwangi. ”Semoga dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi, seluruh masyarakat Banyuwangi bisa ikut juga menyukseskan pelaksanaan vaksinasi,” tegasnya.

BANYUWANGI – Makin banyak instansi pemerintah yang menerapkan aplikasi PeduliLindungi. Setelah Pemkab Banyuwangi mewajibkan tamu dan pegawai menggunakan aplikasi tersebut, kali ini Polresta menerapkan hal serupa.

Sebelum masuk kantor Polresta, setiap anggota polisi maupun pengunjung wajib melakukan scan QR Code yang dipasang di pos penjagaan. Penerapan tersebut diberlakukan untuk meminimalkan potensi penularan Covid-19 di Bumi Blambangan.

Selain mengintensifkan sosialisasi protokol kesehatan (prokes) dengan menggandeng lintas elemen, Polresta juga mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi PeduliLindungi. ”Awal kami berlakukan kepada seluruh anggota yang keluar masuk kantor, selanjutnya dikembangkan kepada masyarakat yang berkunjung ke Polresta,” ujar Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu.

Nasrun mengatakan, masyarakat memang wajib memiliki aplikasi PeduliLindungi. Tujuannya untuk mengetahui tamu yang datang sudah menjalani vaksinasi atau belum. ”Untuk sementara waktu, petugas penjagaan memberikan toleransi kepada masyarakat yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi. Tahap awal kita sosialisasikan dulu kepada masyarakat yang datang ke Polresta,” katanya.

Pemberlakuan aplikasi PeduliLindungi, jelas Nasrun, sebenarnya masih langkah awal dalam upaya menekan angka penularan Covid-19. Tujuannya untuk menekan penyebaran Covid-19 di Banyuwangi. ”Jika masyarakat yang belum mendapatkan vaksinasi, mereka bisa mendatangi gerai-gerai pelayanan vaksinasi,” tuturnya.

Penerapan aplikasi PeduliLindungi tersebut akan dilakukan juga di jajaran Polsek. ”Kita akan terapkan ke seluruh polsek jajaran hingga tempat pelayanan seperti Samsat dan Satpas Banyuwangi secara bertahap,” jelasnya.

Nasrun menambahkan, penerapan aplikasi PeduliLindungi di Polresta menjadi contoh terhadap kantor, lembaga, dan instansi lain, termasuk tempat-tempat pelayanan di  Banyuwangi. ”Semoga dengan penerapan aplikasi PeduliLindungi, seluruh masyarakat Banyuwangi bisa ikut juga menyukseskan pelaksanaan vaksinasi,” tegasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Diprediksi Bebas Sebelum Lebaran

Edukasi Petani Tembakau Tentang Cukai

Tiga Pelajar SMP Teler Miras

Artikel Terbaru

/